VIVAnews Forums
Welcome to VIVAforum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 17 April 2012, 15:19
jenglot123's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Jan 2011
Posts: 708
Thanks: 0
Thanked 43 Times in 38 Posts
jenglot123 member hancur leburjenglot123 member hancur leburjenglot123 member hancur leburjenglot123 member hancur leburjenglot123 member hancur leburjenglot123 member hancur leburjenglot123 member hancur leburjenglot123 member hancur leburjenglot123 member hancur leburjenglot123 member hancur leburjenglot123 member hancur lebur
Default Mami penjual PSK SMA tertunduk lesu

berita-beritadotcom (Madiun, Jawa Timur): Lasmiyati (24 tahun), terdakwa kasus penjualan Pekerja Sex Komersial (PSK) anak SMA, tertunduk lesu di kursi terdakwa Pengadilan Negeri kota Madiun, Jawa Timur, saat mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Selasa (17/4/2012).

Dalam dakwaanya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Tunik Pariyanti, mendakwa Lasmiyati telah memperdagangkan anak dibawah umur sebagai pekerja seks komersial. Dari hasil menjual salah satu siswi SMA berinisial CP (17 tahun) kepada lelaki hidung belang, KT, Lasmiyati mendapatkan setoran dari CP sebesar 40 prosen dari nilai tarif. Sementara tarif CP, antara Rp.350 ribu hingga Rp.500 ribu.

Atas perbuatannya, terdakwa dijerat dengan dakwaan primer pasal 2 ayat 1 yunto pasal 11 Undang Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun dan maximal 15 tahun penjara serta denda minimal Rp.120 juta maximal Rp.600 juta.

Dakwaan subsider pasal 83 Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun maximal 15 tahun penjara, denda minimal Rp.60 juta maximal Rp.300 juta. Karena yang dijual terdakwa ke hidung belang, masih tergolong anak dibawah umur.

Usai Jaksa Penuntut Umum membacakan dakwaanya, ketua majelis hakim, Bhaskara Barata, mengetuk palu dan menunda sidang pada Selasa pekan depan untuk mendengarkan keterangan saksi korban, CP, serta saksi lainnya.

Diberitakan sebelumnya, Lasmiyati ditangkap oleh Polres Madiun Kota pada 16 Pebruari 2012 lalu, karena telah menjual CP, yang masih duduk dibangku salah satu SMA di Kecamatan Geger kabupaten Madiun, kepada lelaki hidung belang, KT. Walau sekolah di wilayah kabupaten Madiun, namun CP berasal dari desa Ngangket kecamatan Balong, Ponorogo, Jawa Timur.

Pasangan CP-KT, ditangkap oleh polisi di sebuah hotel di kawasan kota Madiun, saat asyik beradu 'gulat'. Dari pengakuan CP, terungkap jika ia mempunyai mami yang mengkoordinirnya. Yakni Lasmiyati. Dari pengakuan CP, kemudian Lasmiyati ditangkap polisi. Sementara CP, oleh polisi diposisikan sebagai korban.

sumber
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 09:03.