|
#1
|
||||
|
||||
|
Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan beraksi lagi dengan sikap tanpa komprominya. Kali ini, seorang komisaris BUMN bakal jadi korban.
Untuk sebuah disiplin dan kepatuhan, Dahlan Iskan akan mencopot seorang Komisaris BUMN. Alasannya, pejabat yang lebih dulu menjadi komisaris ketimbang Dahlan menjadi menteri, menolak melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keputusan ini diambil setelah Dahlan bertemu dengan Direktur LHKPN KPK Cahya Hardianto Harefa di Gedung KPK, Selasa (19/6/2012). Berdasarkan informasi KPK, komisaris tersebut menolak melaporkan harta kekayaan meski diwajibkan Undang-Undang. ![]() "Dia (Komisaris BUMN) bilang memang tidak mau, dan dia bilang kalau diminta untuk mengirim laporan kekayaan, dia lebih baik mengundurkan diri. Tapi sampai hari ini enggak mundur-mundur," kata Dahlan. Dahlan masih menolak menyebut nama komisaris yang bakal dicopot itu. Hanya dia menjelaskan, KPK telah memberikan dua peringatan kepada komisaris tersebut untuk melaporkan kekayaannya. Tapi komisaris yang lebih dulu berada di BUMN sebelum Dahlan menjadi menteri ini, tetap menolak. "Saya langsung ganti saja. KPK sudah memperingatkan dua kali," tegas Dahlan. Menurut Dahlan, ada dua kemungkinan komisaris BUMN tersebut enggan melaporkan kekayaannya. Pertama, merasa dirinya miskin sehingga tidak pantas melaporkan kekayaan. Kedua, komisaris tersebut merasa orang kaya dan tidak mau diketahui kekayaannya oleh publik. Sumber : Komisaris BUMN Jadi Korban Dahlan Iskan |
|
#2
|
||||
|
||||
|
keseringan banget tuh dia, ngerasa apa ya? pengen nolongin orang tapi kan ada prosedurnya juga.. hem, tapi bagus.. kalo negara milik dia, gak bakal ada yg miskin kali ya?
abis jiwa sosialnya tinggi banget..
|
|
#3
|
||||
|
||||
|
mantap jaya pol polan.....
Sikat aja pak dahlan.. |
|
#4
|
||||
|
||||
|
Pejabat publik ya harus ngasih laporan keuangan lah, apa lagi udah ada undang2nya
|
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|