|
#1
|
||||
|
||||
|
Utang RI Tambah Rp 27,5 Triliun dalam 2 Pekan
Wahyu Daniel - detikFinance Foto: dok.detikFinance Jakarta - Dalam 2 pekan pertama di 2010 pemerintah sudah menambah utang sebesar Rp 27,5 triliun lewat penerbitan surat utang atau obligasi negara. Nilai tersebut berasal dari penerbitan Surat Utang Negara (SUN) Rp 7,5 triliun, dan penerbitan obligasi global US$ 2 miliar (Rp 20 triliun dengan asumsi nilai tukar pada APBN 2010 Rp 10.000/US$). Pada tahun 2010 ini pemerintah memang gencar menyerap dana lewat penerbitan surat utang baik konvensional maupun syariah di awal tahun, atau istilah ilmiahnya front loading strategy . Strategi ini dilakukan agar defisit anggaran dapat lebih cepat diamankan, apalagi defisit anggaran 2010 diperkirakan akan meningkat dari 2% (Rp 98 triliun) menjadi 2,2% (Rp 128,7 triliun). Target penerbitan surat utang pemerintah di tahun ini tercatat Rp 175,6 triliun, dan untuk memenuhinya akan ada beragam instrumen surat utang yang diterbitkan pemerintah. Di awal 2009 ini, instrumen surat utang pemerintah sangat diminati oleh investor asing. Ini terlihat dari terus meningkatnya porsi kepemilikan asing pada instrumen SUN. Dari data yang dikutip detikFinance dari Ditjen Pengelolaan Utang, Jumat (15/1/2010), sampai dengan 8 Januari 2010 kepemilikan asing di SUN mencapai Rp 109,53 triliun. Utang pemerintah pusat Indonesia hingga November 2009 tercatat sebesar US$ 170,73 miliar atau setara dengan Rp 1.618,54 triliun. Jumlah ini bertambah sekitar Rp 16 triliun dalam 1 bulan, karena jumlah utang RI posisi Oktober 2009 adalah US$ 167,86 miliar atau Rp 1.602,86 triliun. Utang itu terdiri dari pinjaman US$ 65,65 miliar dan surat berharga US$ 102,2 miliar. Mentang2 lagi ribut pansus diam2 nambah hutang ayoo komentarnya para pendukung sby? Last edited by AndreA; 17 January 2010 at 13:08. Reason: spam |
| The Following 2 Users Say Thank You to rajakuat For This Useful Post: | ||
Simon Sez (18 January 2010) | ||
|
#2
|
||||
|
||||
|
ah mungkin mas kuat ndak ngerti tentang perekonomian makro mungkin..apa sama definisi obligasi yang diterbitkan dengan orang biasa berhutang ke kawannya?
|
|
#3
|
||||
|
||||
|
prestasi yg sangat memalukan, gak beda jauh dgn gaya pemerintah sebelumnya
|
|
#4
|
|||
|
|||
|
yups,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
|
|
#5
|
||||
|
||||
|
Gali lubang.. tutup lubang...
minta utang.. emang gampang... tinggal bilang.. langsung datang... gak perlu izin sama banyak orang... yang penting semuanya ngerasa senang... kalo nanti ditagih, paling jual kutang.... HEHEHE!!!!!!! ![]() ![]()
|
|
#6
|
||||
|
||||
|
makin melarat aja d rakyat.....
utang anak cucu kita makin segunung.....mantep d...lama lama jual diri d INDONESIA.....kacau boooooooo..........:mulut dilakban::mulut dilakban: |
|
#7
|
||||
|
||||
|
santai aja bos..yang dimaksud utang disini gak sama dengan ngutang ke kawan..ada di teori ekonomi dan pondasi ekonomi kita lebih kokoh..
|
|
#8
|
||||
|
||||
|
Jadi Inget lagunye Bang Ben.. Tukang Kredit... Utang sih utang, tapi kalau sampai tergadai ke asing? gimana jadinya?
|
|
#9
|
|||
|
|||
|
ya emangh sudah tradisi bro,...............
|
|
#10
|
||||
|
||||
|
duh dulu dengar katanya yg ke IMF itu di lunasi eh baru beberapa bulan setelah pemilu usai kok hutang lagi .... kasihan rakyat dan presiden berikutnya nanti
|
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|