|
#21
|
||||
|
||||
|
Quote:
bwt gan robert, ni aku bantuin cari fakta nya.. Mengapa Harus Timur Senin, 11 Oktober 2010 | 00:40 WIB PAGI berpangkat bintang dua, siang dihadiahi bintang tiga, dan malamnya--masih di hari yang sama--disiapkan untuk mendapat bintang empat. Inilah promosi luar biasa yang diberikan kepada Timur Pradopo, si kuda hitam kandidat tunggal Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Perjalanan Timur menuju calon kuat Kapolri yang melesat bagai kilat tentu saja menimbulkan tanda tanya besar--juga sinisme. Semula santer beredar nama Komisaris Jenderal Nanan Soekarna, Inspektur Pengawasan Umum; Inspektur Jenderal Imam Sudjarwo, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan; serta Komisaris Jenderal Ito Sumardi, Kepala Badan Reserse Kriminal. Ternyata dugaan itu meleset setelah muncul promosi luar biasa untuk Timur. Timbul pertanyaan: apa dasar SBY memilih Timur? Kapolri haruslah sosok yang berintegritas, prestasinya luar biasa dalam penegakan hukum, serta berani membenahi Kepolisian yang amburadul. Sesuai dengan Undang-Undang Kepolisian, Presiden memiliki hak prerogatif menetapkan calon Kepala Kepolisian, seorang atau lebih, untuk disodorkan ke Dewan Perwakilan Rakyat. Tapi dipilihnya Komisaris Jenderal Timur Pradopo sebagai calon tunggal tetap menimbulkan pertanyaan: adakah dia memenuhi kriteria itu? Kesan yang muncul, dipilihnya Timur tak lebih karena Presiden tak ingin calonnya dipersoalkan fraksi-fraksi di DPR. Artinya, terpilihnya Timur lebih karena pertimbangan politis. Kendati namanya ada di antara delapan calon Kepala Polri yang direkomendasi Komisi Kepolisian Nasional, Timur bukanlah unggulan. Mestinya, sebagai bentuk pertanggungjawaban, Presiden secara transparan memberi penjelasan perihal alasan ia memilih Timur. Secara ketatanegaraan, publik berhak tahu. Tanpa penjelasan ini--bukan sekadar pernyataan “dia calon terbaik”--akan muncul berbagai dugaan di masyarakat. Misalnya, penunjukan Timur, yang pernah bersama-sama SBY bertugas di Bosnia, tak lebih untuk kepentingan pemilihan presiden 2014. Apalagi, jika menilik daftar calon yang direkomendasi Komisi Kepolisian Nasional, ada sejumlah nama yang lebih senior sekaligus dipandang lebih cakap ketimbang Timur. Rekam jejak Timur sendiri tidaklah bersih-bersih amat. Ia, misalnya, dua kali mangkir dari panggilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia sebagai saksi kasus penembakan empat mahasiswa Trisakti pada 1998. Sebagai Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, prestasinya juga tak cemerlang. Ia tak bisa menangkap otak pelaku penganiayaan aktivis Indonesia Corruption Watch yang gencar mengungkap kasus “rekening gendut” polisi, Tama S. Langkun, tak dapat membongkar kasus pelemparan bom molotov ke kantor majalah Tempo, juga gagal mengantisipasi bentrokan berdarah antarpreman di Jalan Ampera Raya dua pekan silam. Pekan-pekan ini nama Timur dibahas di DPR. Melihat dukungan partai yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan Partai Koalisi, pemilihan Timur akan berjalan mulus. Ia akan segera memimpin Kepolisian. Tinggal publik akan menilai, berhasilkah Timur membenahi Kepolisian, institusi yang oleh Transparency International dimasukkan ke kategori lembaga yang sarat korupsi. Jika tidak, Presiden sebaiknya kelak mencopot Kapolri baru ini, tanpa keraguan sedikit pun. http://www.tempointeraktif.com/hg/op...214394.id.html
|
|
#22
|
||||
|
||||
|
mbah Robet, ada tanggapan tentang "Kapolri Karbitan"?
![]() mohon jangan pake bahasa Jawa lagi ya?
__________________
Wahai Robb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu Al-Qur'an dan Tragedi 11 September Batuk yg Menyebabkan Kematian Ribuan Nyawa Cara Jitu Menebak Tanggal Lahir ![]() |
|
#23
|
||||
|
||||
|
Quote:
![]() pa kbr mas BP? |
|
#24
|
||||
|
||||
|
Quote:
![]() ![]() kemana aja nih koq dh lama ga eksis?.. gw sih msh tetep baik2 aja walaupun nih forum dh menurun kualitasnya..
|
|
#25
|
||||
|
||||
|
Quote:
ternyata begitu doang............... ![]() ![]()
|
|
#26
|
||||
|
||||
|
Quote:
Gan, belum ada kamus tentang kapolri karbitan.... apa ada unsur RaZisme (TimuR)... ??? Ga nyambung ya... On line saja Gan... Ntar nyambung Xlalu. |
|
#27
|
||||
|
||||
|
Quote:
![]() makanya, apdet inpormasi biar nyambung kalo komeng
__________________
Wahai Robb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu Al-Qur'an dan Tragedi 11 September Batuk yg Menyebabkan Kematian Ribuan Nyawa Cara Jitu Menebak Tanggal Lahir ![]() |
|
#28
|
||||
|
||||
|
komen gak bobot, dan asbun......
|
|
#29
|
||||
|
||||
|
jd inget perdebatan kita di masa lalu nih..untungna dl gw ga prnh dikatain gini..
sabar mbak..
|
|
#30
|
||||
|
||||
|
Ha ha ha....
is normaly open .... gw mau liat apa komeng lo dapet point yang fair. W tau, masalah ini selalu personifikasi ...... Ga pp, is not important 2 mi Orang ga suka Kapolri baru kok W jadi pelampiasan kekesalan, pake akronim jawa lah, sunda lah, ini pasti pelampiasan orang yang ga suka Pak Tmur jadi Kapolri. Lo inget, siapapun Kapolrinya, gw dukung , asal mereka mau berbenah, bisa lebih baik dan tidak jadi preman berseragam. Pemberian Tanda Bintang ada Flow-nya kenapa dipermasalahin, toh internal mereka (Trunojoyo Building )fine-fine saja Gue yang suspect ke Lo, sebenarnya kenapa lo under-estimate ma Kapolri Baru. Terus apa C yang telah lo berikan ma Bangsa Indonesia ini ???? Ini Big Question W, Wong DPR aja approve. Last edited by Robert GedeQ; 11 October 2010 at 15:10. |
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|