Bagaimana Cara Kerja AC?

Discussion in 'Hardware' started by agusnglurah, Nov 7, 2016.

  1. agusnglurah

    agusnglurah New Member

    Mengetahui Lebih Dalam Cara Kerja Mesin Pendingin AC/ Memahami Cara Kerja Mesin Penyejuk Ruangan/ Bagaimana Cara Kerja AC Split/ Kinerja Mesin Pendingin AC Split

    Pada kali ini kami akan mengulas masalah kinerja ac. Berikut ulasan lengkapnya, silahkan membaca.

    Siapa yang tidak mengetahui AC atau Air Conditioner? Bisa dikatakan AC sudah menjadi "kebutuhan primer" bagi kehidupan modern masa kini. Tiap keluarga terutama bagi yang hidup di perumahan real estate, hampir pasti semuanya mempunyai minimal 1 unit AC di rumahnya. Sebagai" mesin" yang bertugas memberikan kenyamanan bagi penghuninya, tentu sebuah AC dituntut harus selalu berfungsi dengan cara handal serta optimal. Pada biasanya peralatan elektronik rumah tangga semisal kulkas, dispenser, mesin cuci, TV, Home Theater, setrika dan lain sebagainya cenderung bebas dari pemeliharaan berkala dan hanya dilakukan service jika terdapat kerusakan. Tetapi tahukah anda jika AC membutuhkan perawatan rutin atau service ac butuh dilakukan rutin meskipun tidak rusak dan kalau tidak pernah dilakukan perawatan dapat berakibat AC lebih cepat rusak.

    Bagaimana Kinerja AC
    Secara prinsip, cara kerja AC hampir mirip dengan seluruh tipe mesin pendingin baik itu chiller, kulkas, freezer dan lain sebagainya. Pada biasanya jenis AC yang paling banyak digunakan adalah tipe split dimana terdapat unit indoor yang terpasang di dalam ruangan dan unit outdoor yang dipasang di luar ruangan. Cara kerja AC yaitu seperti alat tukar panas (Heat Exchanger) dengan memakai prinsip termodinamika. Yaitu siklus kinerja dengan cara sederhana, udara kamar yang hendak didinginkan tersirkulasi lewat kisi-kisi evaporator pada unit indoor. Udara yang dihisap akan mengalami pendinginan oleh evaporator yang berikutnya dihembuskan kembali oleh AC dengan temperature udara yang lebih dingin dibandingkan pada saat dihisap masuk.

    Media atau fluida pendinginnya (refrigerant) sering dikenal secara umum sebagai Freon (faktanya Freon sendiri merupakan merk dagang dari fluida refrigerant bikinan Du Pont). Sirkulasi Freon terjadi antara unit indoor serta unit outdoor dengan memakai 2 buah pipa tembaga. Suhu panas dari udara yang" ditarik" oleh Freon di evaporator akan merubah proses cair Freon menjadi fase uap (vapor) yang selanjutnya dikompresi oleh kompresor pada unit outdoor.

    Kompresi tersebut akan mengakibatkan Freon menjadi lebih panas serta bertekanan tinggi. Temperatur panas pada Freon tekanan tinggi ini selanjutnya akan" dibuang" lewat pipa condenser dengan menggunakan hembusan angin kipas outdoor. Tekanan tinggi terhadap Freon inilah yang berguna ketika diekspansi secara tiba-tiba dengan memakai pipa kapiler atau menggunakan expansion valve. Pada saat Freon diekspansi, tekanan akan turun lalu fasa Freon pun akan berubah menjadi campuran zat cair vapor yang bertemperatur dingin. Freon yang telah bersuhu dingin inilah yang selanjutnya mengalir kembali menuju unit indoor.

    Mengapa mesin penyejuk memerlukan perawatan secara rutin meskipun tidak rusak?
    Udara yang dihisap oleh unit indoor pastinya bukan udara yang bersih. Kotoran atau debu yang berada di udara akan difilter oleh filter udara yang terletak di depan kisi-kisi evaporator. Lambat laun debu tersebut akan menumpuk di filter udara dan sebagian kecil debu akan tetap dapat lolos menuju evaporator.
    Debu yang menempel di filter dan evaporator akan menghambat pergerakan sirkulasi udara yang akan masuk menuju evaporator, hal tersebut akan membuat proses pergantian suhu panas antara udara dan Freon dingin tidak sempurna. Dampak yang akan dirasakan secara signifikan ialah AC tidak akan terasa dingin. Selain itu, dengan berlalunya waktu, jamur serta lumut akan mulai tumbuh karena keadaan evaporator yang selalu basah serta bau yang tidak sedap akan muncul.

    Hal yang sama juga bisa terjadi pada unit outdoor. Bagian kisi-kisi condenser outdoor yang berdebu (letak outdoor yang berada di bagian luar rumah condong lebih mudah kotor) akan berdampak pelepasan panas Freon yang telah di kompresi tidak maksimal. Hal tersebut menjadikan kinerja kompresor lebih lambat (konsumsi arus listrik akan bertambah serta membuat penggunaan listrik berlebih) yang bisa membuat kompresor menjadi overheat. Pada akhirnya kinerja dari kompresor akan berkurang dan menjadi lebih cepat rusak.

    Secanggih apapun AC yang dimiliki, hal tersebut tidak akan dapat dihindari. Untuk itulah secara rutin AC harus di service atau dibersihkan dengan tujuan untuk menghilangkan kotoran pada filter dan evaporator indoor serta pada kisi-kisi condenser outdoor. Kadang kala Freon juga bisa berkurang dampak adanya resapan yang sangat halus dari sambungan koneksi ferrule pipa tembaga sehingga perlu di lakukan penambahan supaya performa dari AC tetap terjaga dinginya, normal dan maksimal.
    Selamat menghirup udara dingin yang sehat terbebas dari bakteri, virus dan debu, dengan selalu melakukan servis Ac anda, minimal tiga bulan sekali atau dua bulan sekali.

    Jika akan menginstal AC yang sudah anda beli, alangkah baiknya menggunakan jasa yang professional, terpercaya dan memang telah berpengalaman di bidang tersebut. Agar ketika pemasangan bisa bagus dan tepat, sehingga tidak akan mengakibatkan kerusakan di kemudian hari.
     
  2. rramadhan

    rramadhan New Member

    thanks informasinya, sangat bermanfaat nih.
    memang bener banget pada saat penginstalan AC kita harus menggunakan jasa teknisi yang preofesional agar pada saat pemasangan AC dapat dikerjakan dengan baik. Waktu dulu tante saya juga seperti itu, pada saat tante saya membeli AC GREE langsung dipasangkan oleh teknisi dari jasa AC yang telah disediakan.
     
  3. cengcengpho

    cengcengpho New Member

    berarti cara kerja AC beda dengan ducting spiral dalam instalasi sirkulasi udara, kalo pake AC sirkulasi udaranya kurang berarti.
     
    Last edited: May 24, 2017

Share This Page