Bagaimana Cara Mengurus Surat Keterangan Ahli Waris yang Benar?

Discussion in 'Pidana dan Perdata' started by finansialku.com, Apr 19, 2017 at 2:26 PM.

  1. finansialku.com

    finansialku.com Perencana Keuangan Finansialku.com

    [​IMG]

    Apakah Anda tahu, apa itu surat keterangan ahli waris? Dan bagaimana cara mengurus surat keterangan ahli waris yang benar? Sebelum bicara mengenai surat wasiat, selesaikan dulu surat keterangan ahli warisnya.

    [​IMG]

    Urus Dulu Surat Keterangan Ahli Waris, agar Tidak Ada yang Ngaku-Ngaku
    Surat Keterangan Ahli Waris atau Surat Keterangan Waris (SKW) adalah surat yang dibutuhkan untuk melengkapi persyaratan atau kelengkapan administratif dalam urusan tertentu, seperti: pengajukan pinjaman ke bank, pengambilan barang atau uang yang masih atas nama orang yang sudah meninggal.

    Contoh: jika seorang istri atau anak ingin mengambil uang di bank atas nama rekening suami atau ayah yang sudah meninggal pada umumnya harus dilengkapi surat ahli waris. Surat Keterangan Ahli waris juga berguna bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan misalnya pengusuran atau pengakuan hak milik oleh saudara. Surat Keterangan Ahli Waris juga disebut Surat Keterangan Hak Waris (SKHW).

    Bagaimana Cara Mengurus Surat Keterangan Ahli Waris untuk Ahli Waris Pribumi?
    Agar lebih mudah dan aman dalam pengurusannya, ada beberapa tahapan yang dapat dilakukan dalam mengurus Surat Keterangan Hak Waris (SKHW) khusus untuk ahli waris pribumi sebagai berikut:

    #1 Perhatikan dokumen prasyarat yang digunakan untuk registrasi SKHW di kantor kelurahan
    Sebelum mendaftar SKHW, siapkan dulu berkas surat keterangan ahli waris dari kelurahan dilengkapi dengan dokumen fotocopy KK dan KTP semua ahli waris, fotocopy Surat Nikah orang tua di legalisir oleh KUA setempat (jika yang mengurus anak), dan surat kematian dari kelurahan.

    #2 Membuat surat pengantar dan surat keterangan waris
    Surat pengantar dapat dibuat setelah semua dokumen lengkap. RT dan RW akan membuat surat pengantar dan Surat Keterangan Waris bermaterai minimal 6.000 yang ditanda tangani para ahli waris dan diketahui serta di tanda tangani oleh para saksi yaitu Ketua RT / RW setempat.

    [​IMG]

    #3 Pengajuan pemohon ke kantor kelurahan ke bagian pelayanan umum
    Dengan persyaratan dokumen yang telah ditentukan diatas, pemohon hanya perlu datang ke Kantor Kelurahan ke Bagian Pelayanan Umum. Disana kelengkapan formulir telah disediakan dan bisa dibawa kerumah terlebih dahulu untuk dilengkapi jika ada syarat yang belum siap dikumpulkan.

    #4 Mendapatkan fatwa waris
    Apabila Surat Keterangan Hak Waris (SKHW) dan pernyataan dua orang saksi telah selesai dibuat, selanjutnya tinggal menuju Pemerintah Kota setempat untuk mendapatkan Fatwa Waris yang dikeluarkan dan disahkan oleh Bagian Pemerintahan atau dinas yang berwenang. Produk hukum berupa ‘penetapan’ merupakan produk hukum yang hanya dapat dihasilkan oleh lembaga Pengadilan.

    [​IMG]

    #5 Jangka waktu proses dan biaya
    Jangka waktu proses dan besar biaya yang diperlukan, proses pengadilan berpijak pada asas peradilan yaitu cepat, sederhana, dan biaya ringan. Berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 3 Tahun 1998 tentang Penyelesaian Perkara maka segala jenis perkara yang berada di Pengadilan harus sudah diputus atau diselesaikan dalam jangka waktu 6 (enam) bulan.

    Mengenai biaya, pemohon hanya akan dikenakan biaya administrasi ketika mendaftarkan permohonan serta biaya perkara di Pengadilan. Nominal biaya perkara tersebut berdasarkan ketentuan Pasal 90 ayat (2) UU Peradilan Agama ditentukan oleh Mahkamah Agung.

    Biaya perkara berdasarkan ketentuan Pasal 90 ayat (1) UU Peradilan Agama meliputi:
    1. Biaya materai dan biaya kepaniteraan
    2. Biaya untuk para saksi, saksi ahli, penerjemah
    3. Biaya pengambilan sumpah yang diperlukan dalam perkara tersebut
    4. Biaya yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan setempat dan tindakan-tindakan lain yang diperlukan pengadilan dalam perkara tersebut
    5. Biaya pemanggilan, pemberitahuan, dan lain-lain atas perintah pengadilan yang terkait dengan perkara tersebut
    #6 Jika ada kelengkapan dokumen yang hilang
    Jika ada salah satu dokumen yang hilang, maka sebelum mengurus lebih lanjut pihak pemohon harus melapor dan membuat surat kehilangan pada polisi. Selain untuk melanjutkan proses administratif, surat kehilangan juga sangat penting agar dokumen tidak disalahgunakan pihak lain.

    Bagaimana Cara Mengurus Surat Keterangan Ahli Waris untuk Ahli Waris Non-Pribumi?
    Untuk penentuan ahli waris selain WNI pribumi yang tidak memiliki riwayat keturunan campuran etnis Tionghoa dan ras lainnya, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi sebagai berikut

    WNI keturunan Tionghoa dan Eropa
    Jika ahli waris memiliki riwayat keturunan etnis Tionghoa dan Eropa, pembuatan Surat Keterangan Ahli Waris dilakukan oleh notaris dengan didahului pengecekan wasiat ke Pusat Daftar Wasiat di Kemenkumham. Anda dapat melakukan cek melalui website resmi: www.kemenkumham.go.id

    [​IMG]

    Untuk WNI keturunan Timur Asing
    Jika ahli waris memiliki riwayat keturunan Arab atau India, Surat Keterangan Ahli Waris dibuat di Balai Harta Peninggalan (BHP).

    Bagaimana Cara Mengurus Surat Keterangan Ahli Waris untuk Ahli Waris Non-Pribumi?
    Untuk memproses Surat Keterangan Ahli Waris (SKW) perkawinan campur antar WNI seperti pembagian golongan di atas, maka pembuatan SKW disesuaikan dengan pihak yang meninggal.

    Sebagai contoh, SKW yang akan dibuat adalah untuk pernikahan WNI pribumi dengan WNI keturunan Tionghoa. Jika yang meninggal adalah WNI pribumi, maka Surat Keterangan Ahli Warisnya dibuat di bawah tangan saja seperti pembuatan SKW pada penduduk pribumi biasa walaupun ahli warisnya ada yang WNI keturunan Tionghoa. Apabila yang meninggal adalah WNI keturunan Tionghoa maka pembuatan Surat Keterangan Warisnya adalah di hadapan notaris dengan didahului pengecekan wasiat.

    Untuk menetapkan ahli waris sebagaimana yang dikehendaki, prosedur yang harus ditempuh yaitu mengajukan Surat Permohonan Penetapan Ahli Waris ke Pengadilan. Untuk WNI beragama Islam, maka permohonan diajukan kepada Pengadilan Agama. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 49 huruf b UU No. 3 Tahun 2006 tentang Perubahan atas UU No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama (“UU Peradilan Agama”) yang berbunyi:

    “Pengadilan agama bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara di tingkat pertama antara orang-orang yang beragama Islam di bidang waris…”

    Apabila ahli waris beragama selain Islam, maka surat permohonan tersebut diajukan ke Pengadilan Negeri (lihat Pasal 833 KUHPerdata).

    Contoh Surat Keterangan Ahli Waris
    Berikut ini surat keterangan ahli waris:

    [​IMG]

    Surat Keterangan Ahli Waris, Sumber: https://goo.gl/F8tXIq

    Sebaiknya Urus dengan Baik
    Agar waris tidak menjadi musibah dan menjadi berkah, sebaiknya lakukan perencanaan waris dengan benar. Mulai dari menyiapkan surat wasiat, merencanakan distribusi kekayaan dan ketahui cara-cara untuk mengurus dokumen waris. Termasuk dokumen surat keterangan ahli waris. Semoga informasi ini dapat membantu Anda, agar terhindar dari sengketa atau masalah waris.

    Apakah Anda pernah mendengar kisah ada orang yang mengaku-ngaku menjadi ahli waris? Silahkan share atau bagikan cerita Anda pada kolom komentar, terima kasih.

    Sumber:
    Bagaimana Cara Mengurus Surat Keterangan Ahli Waris yang Benar?

    Baca Juga:
    Jangan Sampai Keluarga Hancur Hanya Karena Terlambat Merencanakan Warisan
    Apa Saja Syarat Ahli Waris dalam Hukum Waris?
    Mengenal Hukum Waris Islam
    Apa yang Dimaksud dengan Surat Wasiat dan Apa Isinya?

    [​IMG]

    Tentang Finansialku:
    Finansialku.com adalah portal perencanaan keuangan individu dan keluarga. Kunjungi kami di:
    Website: Finansialku.com
    Facebook: @Finansialku
    Twitter: @Finansialku
    Google+: +Finansialku
     

Share This Page