Ilmuwan Meneliti Mumi Mirip Alien Yang Memiliki Tiga Jari Asal Peru

Discussion in 'Iptek' started by indraone, Jul 3, 2017.

  1. indraone

    indraone Well-Known Member

    [​IMG]
    Pada tanggal 20 Juni musim semi tahun 2017, situs web Gaia.com menerbitkan sebuah video yang menghebohkan jagat dunia, mereka menyatakan bahwa dalam sebuah penggalian di wilayah Nazca Peru, ditemukan sebuah mumi “alien” berjari tiga, maka dilakukanlah pemeriksaan mayat mumi asal Nazca di Peru tersebut.

    Pembuat film dokumentasi forensik besutan Gaia itu, bergabung dengan para periset dan ilmuwan di luar Nazca Peru, untuk menyelidiki tubuh mumi yang terkubur (unearthed mummified body).

    Mereka membuat sebuah video dokumentasi singkat yang tak boleh di upload (banned) ulang oleh siapapun alias tak boleh diakses dari seluruh penjuru dunia (banned worldwide), tentang penelitiannya yang berjudul “Special Report: Unearthing Nazca”.

    Penelitian yang melibatkan beberapa ilmuwan

    Para ilmuwan dan universitas independen saat itu terlihat sedang menganalisis temuan ini, dengan pemeriksaan awal yang menunjukkan kemungkinan bahwa materi ini tidak seperti apa pun yang pernah ditemukan dalam rekam jejak fosil sepanjang sejarah.

    Beberapa ilmuwan yang terlibat di dalamnya, diantaranya adalah peneliti Melissa Tittl,Director of Original Content dan Jay Weidner, Senior Director of Content, keduanya dari Gaia. Juga seorang ilmuwan Dr. Konstantin Korotkov PhD dari Prof. Saint-Petersburg University President, International Union of Medical and Applied Bioelectrography.

    Dan juga ahli analis tulang kepala atau head of image analysis Natalia Zaloznaja MD PhD, kedua ilmuwan ini dari Rusia.

    Selain itu ada ahli forensik Dr. José de Jésus Zalce Benitez dari National School of Forensic Medicine of Mexico. Juga seorangmuscoloskeletal radiologist atau radiologis tulang tengkorak asal Amerika M.K. Jessie dariUniversity of Colorado Hospital.

    Terlibat juga jurnalis senior terkenal tentang konspirasi UFO dan alien asal Mexico, Jaime Maussan pemenang Award-winning TV Investigative Journalist El Sol de Mexico, 60 Minutes, Televisa yang sudah bekerja dibidang itu selama lebih dari 45 tahun.

    Mungkinkah mumi ini adalah manusia primitif yang memiliki perkembangan fisik yang disengaja dibuat seperti itu, atau pertumbuhan fisik yang cacat, atau adalah bukti yang tak terbantahkan bahwa spesies non-manusia memang ada?

    [​IMG]

    Mumi Alien Berjari Tiga

    Mumi kali ini diklaim di dapat dari wilayah Gurun Nazca di Peru. Mumi berjari tiga pada kedua tangan dan kedua kakinya. Pada kulit terlihat seperti dilapisi oleh semacam semen berwarna coklat muda seperti debu.

    Menurut peneliti, mumi dikeringkan terlebih dahulu, kemudian dilapisi semacam lumpur agar dapat bertahan lama. Dari carbon-14 dating dan sampel DNA, umur mumi alien tersebut berasal dari tahun 245 sampai 410 Masehi.

    Posisi mumi sedang duduk dengan kaki menekuk, dan kedua tangan mendekap ke dada dengan posisi lengan tangan menyilang.

    Jadi posisi “mumi alien” ini seperti mumi asal Papua Barat yang seakan “dalam posisi duduk jongkok”.

    Leher mumi menekuk agak ke kanan dan membuat tengkorak mumi mengarah agak ke kanan juga.

    Mumi ini memiliki mata yang besar dan tertutup, namun mata yang sebelah kanan telah rusak, serta tidak memiliki daun telinga. Dalam film dokumentasinya, pada foto hasil CT-Scan terlihat pada lampirannya tertanggal 19 Mei 1997 pada kiri atasnya.

    Di dalam tubuh mumi terdapat tulang-tulang seperti manusia. Namun isi perut dan organ masih ada.


    Peneliti berpendapat bahwa ini bukan mumi, karena pada mumi biasanya seluruh organ dikeluarkan. Jadi ini sepertinya muni ini adalah mayat yang diawatkan dengan cara melumurinya dengan sejenis semen pada masa lalu.

    Dari beberapa artefak yang pernah ditemukan di Amerika Selatan sebelumnya, memang terdapat mitos adanya “makhluk berjari tiga” yang mereka lukis dan gambar pada beberapa media, termasuk lukisan petrolyph yang terdapat di batuan daerah itu, juga lukisan atau gambar pada kain kuno, dan pada media lainnya.

    Namun jika memang keberadaan “makhluk” aneh itu ada, kemudian mereka lukis di beberapa media, ilmuwan masih belum dapat memahami apakah atau siapakah makhluk yang memiliki tiga jari itu.

    Bisa jadi itu hanya khayalan mereka, bisa jadi makhluk itu memang ada lalu mereka gambar, atau bisa jadi hal itu hanya tradisi atau kepercayaan atau suatu agama bagi peradaban masa kuno itu, kemudian mereka abadikan melalui lukisan.

    Situs web Disclose.tv secara definitif telah melaporkan dalam berita utamanya: “New Alien Mummy Discovered in Peru Near Nazca Lines”(Mummy Alien Baru Ditemukan di Peru Dekat Garis Nazca).

    Meskipun pihak Gaia mengemukakan bahwa mumi itu adalah alien dan bukan manusia kuno, tapi masih banyak hal yang harus dipertanyakan dan butuh penjelasan serta pembuktian kongkrit yang lebih mendalam.

    Untuk dapat meyakinkan hasil penelitian agar dapat diakui keasliannya oleh banyak pihak, maka mereka harus melibatkan lebih banyak ilmuwan dari berbagai latar belakang untuk ikut meneliti mumi alien yang menggemparkan ini.

    Mumi Alien yang diklaim berasal dari Gurun Nazca, Peru

    Garis Nazca adalah kawasan yang masih misterius dan memiliki banyak geoglyph, yaitu pola garis-garis yang lebih terlihat jelas jika dilihat dari atas, dibuat dengan cara menyusun bebatuan, atau menderetkan batu-batu, atau dengan cara menggali tanah hingga membentuk sebuah garis atau pola, dan berada di daerah Nazca, Peru.

    Dari banyaknya pola berupa garis-garis di gurun Nazca itu, ada pula beberapa diantaranya yang berupa bentuk binatang (biomorph), bahkan ada juga garis-garis yang membentuk makhluk humanoid aneh, mirip “astronot”.

    Menurut National Geographic luas tiap biomorpantara 50 hingga 1.200 kaki atau antara 15 – 350 meter. Sedangkan pada pola garis-garis lurusnya ada yang panjangnya hingga ukuran kilometer.

    Tidak adanya satu penjelasan definitif mengenai asal-usul, maksud dan tujuan mereka membuat garis-garis dan pola-pola ini.

    Hal ini akhirnya telah menyimpulkan spekulasi ekstrim, bahwa makhluk asing atau alien terlibat dalam penciptaan garis-garis di Nazca yang dikenal juga dengan sebutan “Nazca Lines”.

    Namun, tidak ada bukti terdapatnya peradaban atau teknologi alien secara pasti tentang adanya campur tangan makhluk alien dalam pembuatan garis-garis dan pola-pola di gurun Nazca.

    Ilmuwan forensik José de Jésus Zalce Benitez juga mengambil bagian dalam proyek Nazca Gaia pada kali ini, dan dapat dilihat di video yang mengklaim bahwa mumi dengan tiga jari tersebut “membuat kita berpikir bahwa ini bukan spesies manusia.”

    [​IMG]
     
  2. indraone

    indraone Well-Known Member

    Penemuan-penemuan “Alien” di Amerika Selatan sebelumnya

    Pada tahun 2015 lalu, jurnalis Meksiko Jaime Maussan, yang pernah melaporkan adanya mumi di wilayah Nazca kepada Gaia, ikut tampil dalam video tersebut. Saat itu ia menjadi pemandu acara atau anchor sebuah acara televisi bernama Be Witness, dimana mayat mumi yang diduga adalah alien mulai disingkap.

    Ilmuwan forensik José de Jésus Zalce Benitez adalah salah satu peneliti utama dibalik penemuan mumi di tahun 2015 lalu, dan menayangkan temuannya itu di acara Be Witness. Kini ia kembali lagi menjadi salah-satu ilmuwan dalam tim “mumi alien” ini.

    Penemuan mumi sebelumnya juga pernah terjadi, yaitu penemuan tengkorak memanjang di Peru yang disebut sebagai “Paracas Skull”, seperti yang ditunjukkan pada video Gaia sebelumnya, dan telah memicu spekulasi liar serupa tentang spesies alien.

    Juga pernah ditemukan tengkorak kristal atau disebut sebagai “Crystal Skull” yang misterius pada masa sebelumnya. Selain itu ada pula tengkorak yang disebut sebagai “anak bintang” atau “Star Child” yang tak kalah misterius. Semuanya mengarah kepada eksistensi alien di muka Bumi pada masa lalu.

    Pada penemuan kali ini, salah satu ilmuwan dari Rusia, Dr Konstantin Korotkov, mengatakan dengan pasti di video Gaia, bahwa mumi Nazca kali ini adalah “makhluk lain” dan istimewa.

    Ia juga mengklaim telah menemukan sesuatu dengan kameranya, yang bisa memotret jiwa mumi tersebut dan sudah membuat serangkaian pernyataan ilmiah semu (pseudo-scientific) tentang pengukuran “Aura” mumi, yaitu, “Jika kita mengirim emosi positif, jika kita saling mencintai, maka kita tidak hanya menambah medan energi orang lain, tapi bidang energi kita sendiri.”

    Real or Hoax?

    Pada masa lalu hingga kini penemuam-penemuan “mumi alien” atau “tengkorak alien” di daerah Amerika Tengah dan Amerika Selatan memang pernah terjadi. Namun dalam kasus yang dipublikasikan oleh Gaia, semuanya terbukti palsu.

    Penemuan yang diakui sebagai “alien” yang di klaim pada tahun 2015 silam itu akhirnya ditolak, dan mayat yang diduga mumi itu adalah anak manusia biasa.

    Tapi antropolog telah menjelaskan bahwa tengkorak yang memanjang adalah hasil dari praktik kuno yang disebut sebagai “deformasi kranial buatan” atau artificial cranial deformation, dimana anak-anak pada budaya di sana pada masa kuno, sudah memiliki kepala yang mulai lonjong.

    Hal ini bisa terjadi karena mereka sejak kecil kepalanya sudah diikat dengan kuat oleh kain, tali, atau bahkan papan kayu oleh orang tuanya, yang diduga mungkin sebagai bagian dari sebuah ritual keagamaan bagi tradisi kuno mereka pada masa lalu.

    Video penelitian mumi alien ini juga telah di banned untuk dapat diakses di semua negara di dunia oleh Youtube, kecuali jika video itu sudah di edit sedemikian rupa dan berbeda dari aslinya.

    Apakah mumi alien ini memang buatan atau pabrikasi? Mengingat situs tersebut selalu berupaya untuk menuai keuntungan dari riwayat yang telah terjadi pada masa sebelumnya.

    Akhirnya, situs web Gaia (yang sebelumnya dikenal sebagai Gaiam) memang memiliki sejarah panjang dalam menyediakan platform untuk pseudo-scientific, dan mengklaim alien, UFO dan fenomena paranormal lainnya.

    Memang hal ini akan banyak menarik perhatian pada paradaban manusia di masa kini, akibat banyaknya artefak-artefak masa lalu yang belum dapat dijelaskan itu, ternyata tersebar di seluruh dunia.

    Padahal teknologi saat ini diakui sudah sangat maju, namun ratusan misteri tersebut belum juga dapat dipecahkan oleh para ilmuwan.

    Semua situs-situs prasejarah, yang berbuntut ditemukannya artefak-artefak yang masih misterius sangat banyak jumlahnya, dan sebagian besarnya belum dapat dijelaskan.

    Sejarah peradaban manusia pada masa lalu memang masih abu-abu, bahkan bisa dikatakan masih gelap. Hanya sebagian saja yang sudah terungkap, namun masih ada yang belum terhubung alias “missing link”.

    Jadi masih harus dapat dipastikan apakah “mumi” Nazca sebenarnya adalah mayat yang digali, atau hanya tipuan, dari mana asal-usulnya, dan bagaimana kelainan bentuk fisiknya bisa terjadi, masih harus diteliti.


    Sumber : https://indocropcircles.wordpress.com
     
  3. Indah75

    Indah75 Well-Known Member

    Umur muminya berata ratus tahun ya?
     

Share This Page