Inilah Masjid Liberal Jerman dengan Perempuan Sebagai Imamnya

Discussion in 'Sosial dan Budaya' started by anakhilang77, Jun 18, 2017.

  1. anakhilang77

    anakhilang77 Member

    Inilah Masjid Liberal di Jerman dengan Perempuan Sebagai Imamnya
    Tak seperti biasanya, Imam pada sebuah Masjid biasanya dipimpin oleh seorang Pria, namun tampaknya hal ini sedikit berbeda dengan sebuah Masjid Liberal di Jerman.

    Masjid dengan nama Ibnu Rusyd- Goethe, berada di atas sebuah gereja, tepatnya di lantai 3. Anehnya Masjid ini , Kaum hawa tidak diperbolehkan mengunakan jilbab dan mukena, Saf antara pria dan wanita boleh sejajar.


    [​IMG]

    Nampak seorang Pria sedang masuk melewati pintu gerbang yang terletak di Gereja Protestan St,Johannis Berlin, Jerman. Didirikan oleh Seorang wanita bernama Seyran Ates.

    Seyran Ates pun meresmikan pendirian pertama Masjid Liberal pertama di Jerman, dan menjadi Imamnya.


    [​IMG]
    Seyran Ates sebelah kanan

    Seyran Ates dikatakan memiliki darah campuran Jerman Turki, Sejak kecil dia sudah memiliki kepercayaan agama Islam yang kuat dan berniat membangun sebuah Masjid Serta menyebarkan ajaran Islam di Jerman.

    Masjid Ibnu Rusyd-Goerthe terbuka untuk umum namun ajaran Islam disini lebih kearah pendekatan historis kritis. Sebuah Metode dalam penafsiran berdasarkan teks-teks kuno dan berlaku, jadi mereka lebih menekankan kedalam pembacaan berdasarkan isi Alquran itu sendiri

    Walaupun sedikit berbeda cara dan aturan, Seyran Ates menyakinkan Ajaran Islam yang berada pada Masjid Ibnu Rusyd- Goerthe tidaklah menyimpang dari ajaran agama Islam.
    SUMBER
     

Share This Page