Kasus Suap Pajak Mulai Terkuak, Fadli Zon Hingga Syahrini Terlibat

Discussion in 'Korupsi' started by silvi19891128, Mar 22, 2017.

  1. silvi19891128

    silvi19891128 New Member

    Majalah Online - Kasus suap pegawai pajak yang melibatkan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Handang Soekarno kini mulai menemukan titik terang. Pasalnya, Handang mulai membeberkan nama-nama sejumlah wajib pajak di sektor korporasi dan pribadi yang bermasalah.

    Handang dimintai keterangan sebagai saksi untuk terdakwa Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia, R Rajamohanan Nair. Mohan diduga menyuap Handang sebesar Rp 6 miliar.

    Majalah Online : Krasifikasi Mercy indonesia Soal Mobil Keprisidenan Jokowi Mogok

    Mohan dan Handang ditangkap dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Dari situlah diduga terjadi penyerahan uang sebesar Rp 1,9 miliar. Pihak jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan barang bukti dari tas Hadang yaitu nota dinas mengenai jumlah pajak yang tidak atau kurang bayar atau yang tidak seharusnya dikembalikan. Dari situlah ditemukan nota dinas atas nama Syahrini.

    Selain itu, jaksa juga membeberkan barang bukti lainnya, yaitu dokumen dan percakapan antara Handang dan ajudan Dirjen Pajak, Andreas Setiawan. Dalam bukti tersebut ada dua nama yang sudah taka sing lagi, yaitu nama Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dan Fahri Hamzah, dan pengacara Eggi Sudjana. Jaksa menduga bahwa nama-nama tersebut adalah wajib pajak yang persoalan pajaknya ditangani Handang.

    Fadli Zon membantah memiliki masalah pajak, Syahrini pilih bungkam
    [​IMG]
    Melihat namanya dicatut dalam kasus suap pajak, Fadli menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki persoalan dalam bidang pajak karena dirinya selalu membayar pajak secara rutin. Selain itu, dia juga mengikuti tax amnesty sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Majalah Online : Anies : Ada Percobaan Pembunuhan Oleh Ahok Terhadap Saya Dalam Kasus Jatuhnya Lift

    Sementara itu, Manajer Syahrini, Ita mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang cuti dan belum bisa menanggapi permintaan untuk bertemu atau wawancara dengan Syahrini. Ita juga lebih banyak diam dan tidak memberikan komentar apa pun terkait pencatutan nama Syahrini tersebut.

    Masalah dugaan keterlibatan Syahrini dan dua anggota DPR akan didalami nanti di persidangan.
    [​IMG]
    Jaksa Takdir mengatakan bahwa nama dua anggota DPR dan satu artis yang ditemukan dalam nota dinas Nomor ND 136 TA/PJ.051/2016 di tas Handang saat penggeledahan tersebut akan didalaminya di persidangan Handang sebagai terdakwa nanti.

    Majalah Online : Masih Ingat Denga Lagu Nasi Padang Kvitland Rostad, Ini Vidio Klipnya... !!!

    Di sisi lain, nota dinas yang berisikan pemberitahuan informasi tertulis mengenai jumlah pajak yang tidak atau kurang dibayar atau yang tidak seharusnya dibayarkan tersebut dibenarkan oleh Handang.

    Pengen Nonton Film Online ??? ===>> Bioskop Online
    Apa Itu Maxbet268 ??? ===>> Maxbet Indonesia
    Creat By : Majalah Online
    Sumber : Kompas
     

Share This Page