Mengenal Contoh Laporan Keuangan dan Analisisnya

Discussion in 'Money Online Tips' started by wismacibanteng, Jun 19, 2017.

  1. wismacibanteng

    wismacibanteng New Member

    Bagaimana Cara Membaca Laporan Keuangan Perusahaan?
    Seperti yang Kamu ketahui bahwa Seorang investor Bisa mengetahui kondisi kesehatan keuangan perusahaan dengan menggunakan analisis keuangan. Dalam praktiknya analisis laporan keuangan perusahaan menggunakan rasio keuangan (financial ratio). Perbandingan yang Bisa dilakukan adalah:

    Perbandingan rasio keuangan tahun ini dibanding dengan tahun lalu.
    Perbandingan rasio keuangan perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain (dalam satu industri).
    Perbandingan rasio keuangan perusahaan dengan rata-rata industri.

    Diantaranya : PT Astra International Tbk termasuk dalam Manufaktur, sub sektor otomotif dan Komponen . Per tanggal 10 April 2017, perusahaan-perusahaan yang terBisa dalam Industri Manufaktur, sub sektor otomotif dan Komponen adalah:

    Astra International Tbk (ASII), IPO tanggal 4 April 1990
    Astra Otoparts Tbk (AUTO), IPO tanggal 15 Juni 1998
    Garuda Metalindo Tbk (BOLT), IPO tanggal 7 Juli 2015
    Indo Kordsa TBK (BRAM) dahulu PT Brantha Mulia Tbk, IPO tanggal 5 September 1990
    Goodyear Indonesia Tbk (GDYR), IPO tanggal 1 Desember 1980
    Gajah Tunggal Tbk (GJTL), IPO tanggal 8 Mei 1990
    Indomobil Sukses International (IMAS), IPO tanggal 15 September 1993
    Indospring Tbk (INDS), IPO tanggal 10 Agustus 1990
    Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN), IPO tanggal 5 Februari 1990
    Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA), IPO tanggal 9 Juni 2005
    Nipress Tbk (NIPS), IPO tanggal 24 Juli 1991
    Prima Alloy Steel Universal Tbk (PRAS), IPO tanggal 12 Juli 1990
    Selamat Sempurna Tbk (SMSM), IPO tanggal 9 September 1996

    Informasi mengenai sektor dan subsektor yang ada di Bursa Efek Indonesia

    Sektor Pertanian

    Sub sektor tanaman pangan
    Sub sektor perkebunan
    Sub sektor peternakan
    Sub sektor perikanan
    Sub sektor kehutanan
    Sub sektor lainnya


    Sektor Pertambangan

    Sub sektor pertambangan batubara
    Sub sektor pertambangan minyak dan gas bumi
    Sub sektor pertambangan logam dan mineral lainnya
    Sub sektor pertambangan batu-batuan
    Sub sektor pertambangan lainnya
    /fusion_tabfusion_tab title="Sektor Manufaktur" icon="fa-asterisk"

    Sektor Industri Dasar dan Kimia

    Sub sektor semen
    Sub sektor keramik, porselen dan kaca
    Sub sektor logam dan Setipe nya
    Sub sektor kimia
    Sub sektor plastik dan kemasan
    Sub sektor pakan ternak
    Sub sektor kayu dan pengolahannya
    Sub sektor pulp dan kertas
    Sub sektor lainnya


    Sektor Aneka Industri

    Sub sektor mesin dan alat berat
    Sub sektor otomotif dan Komponen nya
    Sub sektor tekstil dan garmen
    Sub sektor alas kaki
    Sub sektor kabel
    Sub sektor elektronika
    Sub sektor lainnya


    Sektor Industri Barang Konsumsi

    Sub sektor makanan dan minuman
    Sub sektor rokok
    Sub sektor farmasi
    Sub sektor kosmetik dan barang keperluan rumah tangga
    Sub sektor peralatan rumah tangga
    Sub sektor lainnya

    Sektor Properti, Real Estate dan Konstruksi Bangunan

    Sub sektor properti dan real estate
    Sub sektor konstruksi bangunan
    Sub sektor lainnya


    Sektor Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi

    Sub sektor energi
    Sub sektor jalan tol, pelabuhan, b Kalian ra dan Setipe nya
    Sub sektor telekomunikasi
    Sub sektor transportasi
    Sub sektor konstruksi non bangunan
    Sub sektor lainnya


    Sektor Keuangan

    Sub sektor bank
    Su b sektor lembaga pembiayaan
    Sub sektor perusahaan efek
    Sub sektor asuransi
    Sub sektor reksa dana
    Sub sektor lainnya


    Sektor Perdagangan, Jasa dan Investasi

    Sub sektor perdagangan besar (barang produksi dan barang konsumsi)
    Sub sektor perdagangan eceran
    Sub sektor restoran, hotel dan pariwisata
    Sub sektor advertising, printing dan media
    Sub sektor kesehatan
    Sub sektor jasa komputer dan perangkatnya
    Sub sektor perusahaan investasi
    Sub sektor lainnya


    Rasio-rasio keuangan yang Banyak digunakan dalam menganalisis laporan keuangan, adalah:



    Internal Liquidity

    Macam rasio terkait dengan internal liquidity:

    Current ratio
    Quick ratio
    Cash ratio
    Receivable turnover
    Average receivable collection period
    Inventory turnover
    Average inventory processing period
    Payables turnover
    Payables payment period
    Cash conversion cycle



    Operating Performance

    Beragam rasio terkait dengan operating performance:

    Gross profit margin
    Operating profit margin
    Net profit margin
    Return on equity (ROE)
    Return on asset (ROA)
    Total assets turnover
    Working capital turnover
    Working capital to total assets ratio
    Basic earning power


    Leverage

    Beragam rasio terkait dengan leverage:

    Debt to equity ratio
    Debt to asset ratio
    Long term debt to equity ratio
    Long term debt to total capital
    Interest coverage


    Growth

    Macam rasio terkait dengan growth:

    Net income
    Total assets
    Net sales
    Net worth
    Firm’s


    Per Share Data

    Beragam rasio terkait dengan per share data:

    Earning per share (EPS)
    EBITDA per share
    Book value per share (BVPS)
    Dividend per share
    Free cash flow per share



    Analisis Laporan Keuangan

    Beragam hal yang perlu Anda ketahui untuk melakukan analisis laporan keuangan perusahaan:

    Data laporan keuangan perusahaan ( Kita Dapat download dari Beragam sumber, salah satunya adalah website perusahaan).
    Lakukan analisis rasio dengan membandingkan rasio keuangan perusahaan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya.
     

Share This Page