Misteri Kapal Hantu yang Berlayar Sendiri Selama 38 Tahun

Discussion in 'Misteri' started by indraone, Jul 17, 2017.

  1. indraone

    indraone Well-Known Member

    [​IMG]
    Kapal kargo bertenaga uap yang dibangun pada tahun 1914 ini menjadi bagian dari British Hudson Bay Company pada tahun 1921.

    Tetapi pada tahun 1931 kru kapal ini telah kehilangan kapal tersebut, seolah-olah kapal itu sedang menjalanai pelayaran solo seperti yang telah diatur.

    SS Baychimo dibangun pada tahun 1914 di Swedia, tetapi berada dalam misteri setelah hilang pada tahun 1931

    Pada awalnya kapal ini dikenal sebagai Ångermanelfven, kapal itu pertama kali beroperasi di Swedia dan turut memasuki jalur perdagangan ke Hamburg, Jerman.

    Setelah Perang Dunia Pertama, ia dipindahkan ke Skotlandia dan menjadi bagian dari kelompok Hudson Bay Company di bawah nama barunya.

    Kapal ini juga telah membawa barang seperti bulu, tembakau, gula, teh dan senjata di sepanjang pantai Kanada.

    [​IMG]

    Pada akhir 1931 dia terperangkap di dalam es di Pantai Alaska dan kru harus diselamatkan melalui udara demi keselamatan mereka.

    Beberapa pria yang kasar dikatakan tetap di situ untuk mengawasi kapal.

    Mereka membangun tempat perlindungan sementara pada jarak setengah kilometer dari pantai dan tinggal di situ selama musim dingin menunggu sampai musim panas.

    Mereka ditugaskan mengawasi kapal dan berlayar kembali rumahnya ketika es mencair, tetapi cuaca punya kehendak yang berbeda.

    Mereka harus menunggu sampai musim panas, mengawasi kapal dan berlayar ke tempat asalnya setelah es mencair , tetapi cuaca saat itu sangat sulit diprediksi.

    Terperangkap: SS Baychimo di dalam air es yang memisahkannya dari krewnya

    [​IMG]
    Suhu semakin tinggi dan es mulai mencair dan badai besar melanda. Mereka yang tinggal di pondok yang dibangun harus keluar untuk mendapatkan perlindungan selama tiga hari penuh.

    Ketika mereka kembali ke tempat itu, kapal itu sudah lenyap.

    Semua orang menganggap SS Baychimo tenggelam, tetapi beberapa hari kemudian seorang pemburu melihatnya terapung sekitar 45 mil jauhnya dari tempat semula.

    Kapten kapal, Sydney Cornwell, memutuskan untuk membongkar cerita di balik kargo itu karena dia merasa kapal kargo tersebut tidak lagi aman. Krew meninggalkannya mengambang di lautan Arktik.

    Penampakan berlangsung selama bertahun-tahun dan penampakan terakhir adalah pada tahun 1969 ketika dia terlihat terjebak sekali lagi di dalam es ketika menuju ke pantai Alaskan.

    Pemerintah Alaskan telah membuat upaya untuk menemukan kapal tersebut, tetapi tidak berhasil dan tidak ada bangkai yang pernah ditemukan, peluang masih ada di mana kapal tersebut masih berada di perairan es di Kutub Utara.

    Schooner Jenny juga terperangkap dalam es akibat peristiwa tragis yang terjadi

    Kapal lain yang menjadi korban akibat terperangkap di dalam es adalah Schooner Jenny. Kejadian itu dikatakan lebih buruk karena setelah terperangkap di Kutub Selatan, kru kapal tersebut tewas karena mereka kehabisan makanan.

    Kapal yang menyeramkan itu kemudian ditemukan pada tahun 1840 oleh kru kapal pemburu ikan paus.

    Saat menaiki kapal tersebut, mereka melihat sebuah pemandangan yang mengerikan. Mayat kapten kapal masih berada di mejanya dengan pena di tangannya.

    “4 Mei 1823. Tidak ada makanan selama 71 hari. Saya satu-satunya yang masih hidup. ”

    Semuanya masih belum terungkap dan diselebungi tanda tanya dan tetap misteri hingga sekarang


    Sumber
     
  2. Indah75

    Indah75 Well-Known Member

    Masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.
     
  3. tapalda

    tapalda New Member

Share This Page