Orang Tua Yang Cerdas Tahu Bagaimana Mengembangkan Psikologi Anak

Discussion in 'Psikologi' started by Inspiring, Mar 6, 2017.

  1. Inspiring

    Inspiring Member

    [​IMG]
    Para psikolog anak sangat mengkhawatirkan perkembangan psikologi anak jika orang tuanya bercerai. Karena memang orang tua sangat mempengaruhi kondisi psikis anak. Dan peran ibu untuk perkembangan psikologi si kecil tidak bisa digantikan oleh ayah. Begitu juga sebaliknya.

    Jadi, bagi orang tua yang memiliki masalah apapun di keluarga, sebaiknya tidak sampai menjadikan mereka harus bercerai. Jika memahami bagaimana psikologi anak, maka perceraian bukanlah pilihan yang bijak untuk menyelesaikan masalah.

    Peran Ibu Dalam Perkembangan Psikologi Anak

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, setiap orang tua, ayah dan ibu memiliki peran yang berbeda-beda. Dan peran mereka tidak bisa digantikan atau ditukar.

    Contohnya saja peran seorang ibu untuk perkembangan psikis anak. Ibu mampu menanamkan cinta dan kasih di dalam diri anak. Hal ini disebabkan karena cara seorang ibu berinteraksi dengan anak jelas berbeda dengan bagaimana cara ayah berinteraksi dengan anak. Secara umum, ibu lebih lembut ketika mengasuh anak. Dan inilah yang membuat rasa kasih dan sayang tertanam pada diri si kecil.

    Perkembangan psikologi anak juga sangat berperan dalam proses belajar berbicara. Siapa sangka jika proses belajar bicara anak lebih optimal karena peran ibu lho. Walaupun jika dilihat dari sudut pandang ilmu linguistik, kemampuan berbahasa anak itu dipengaruhi oleh siapa saja asalkan ia selalu mendengar kata atau kalimat. Namun, ternyata yang sangat mempengaruhi adalah seorang ibu.

    Peran Ayah Dalam Perkembangan Psikologi Anak

    Tidak hanya ibu yang sangat berperan dalam tumbuh kembang anak, terutama pada psikologinya. Peran ayah juga tak kalah penting layaknya peran seorang ibu. Inilah yang membuat pengasuhan itu tidak hanya tugas ibu saja, tapi juga tugas seorang ayah.

    Ayah sangat berpengaruh pada munculnya rasa percaya diri pada anak. Hal ini bisa jadi disebabkan karena pola asuh yang berbeda dengan yang diterapkan oleh seorang ibu. Seorang ayah lebih suka mengajak anak bermain permainan yang sedikit lebih keras. Dan inilah yang berpengaruh pada rasa percaya diri anak.

    Selain itu, seorang ayah juga mampu membangkitkan jiwa berani. Dengan keberanian, maka anak tidak takut untuk mencoba dan belajar hal-hal yang baru.

    Jadi, jelas bukan peran kedua orang tua sangat berpengaruh terhadap psikis anak? Dan seharusnya ini menjadi alasan yang sangat kuat agar pasangan suami istri menghindari pertengkaran yang berujung pada perceraian. Perceraian jelas bukan cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Justru akan ada masalah baru yang dihadapi oleh sang anak.

    Terlepas dari peran ibu dan ayah yang berbeda dalam tumbuh kembang anak, setiap orang tua harus tahu bagaimana cara menerapkan pola asuh yang benar. Psikologi anak sangat tergantung pada apa yang ia lihat, apa yang ia dengar, dan apa yang ia rasakan. Lingkungan yang baik menjadi kunci utama jika ibu ingin melihat anak tumbuh dengan baik.

    Itulah mengapa orang tua harus tahu cara mengasuh anak yang baik. Orang tua juga harus menjadi role model yang tepat untuk anak. Jangan melakukan hal yang negatif karena anak akan menirunya. Usahakan agar ibu dan ayah selalu memberikan teladan yang baik untuk si kecil.

    Parenting menjadi ilmu yang harus dikuasai oleh setiap orang tua yang memiliki anak yang masih kecil. Dan ibu hanya bisa mengerti parenting jika ibu memahami tentang psikologi anak.

    Image Source: http://brisbanechildpsychologist.com
     
  2. Indah75

    Indah75 Well-Known Member

    anak akantumbuh dengan apayang dilihat, didengar dan di rasakan. saya kadang menyesal juga kalau marah dengan anak.
     

Share This Page