Selamat Ulang Tahun Ke-51 Pak Ahok

Discussion in 'Tokoh' started by gilabet88, Jun 29, 2017.

  1. gilabet88

    gilabet88 New Member

    Kamis 29 Juni 2017, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok merayakan ulang tahunnya yang ke 51. Ahok yang bergelar Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M memiliki nama Tionghoa Zhōng Wànxué / 鍾萬學 dikenal dengan panggilan Hakka Ahok (阿學) lahir di Manggar, Belitung Timur tahun 1966.
    Nama Ahok menjadi semakin fenomenal sejak dia dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta pengganti Joko Widodo yang terpilih menjadi Presiden RI ke-7.

    Kiprah Ahok sebagai Gubernur DKI bersama Djarot Saiful Hidayat sebagai Wakil Gubernur memang terlihat sangat berbeda dengan Gubernur-Gubernur sebelumnya. Kinerja Ahok banyak membawa perubahan positif pada DKI. Mulai dari membentuk pasukan oranye untuk membersihkan sungai-sungai di Jakarta yang tadinya sangat kotor dan selalu menyebabkan banjir ketika musim hujan, membangun taman-taman umum untuk warga. Contohnya di daerah Sunter, Plumpang dan Taman Waduk Pluit. Warga Jakarta termasuk anak-anak bisa mendapatkan hiburan gratis ditengah padatnya aktivitas Jakarta.
    Ahok juga sudah membebaskan daerah Kampung Pulo, sebuah kawasan tepat di bantaran kali Ciliwung, Jakarta Timur dekat kampung Melayu yang dikenal sebagai wilayah pemukiman padat. Daerah ini sebenarnya bukan untuk pemukiman penduduk karena seringnya dilanda banjir saat musim hujan. Dengan ketegasannya, Ahok berhasil membebaskan lahan bantaran sungai Kampung Pulo ini pada Agustus 2015.

    Ahok juga membebaskan lahan bantaran Kalijodo yang sudah lama menjadi legenda kurang baik di masa lalu, yang mana Gubernur sebelum-sebelumnya juga tak “bisa” membebaskan lahan prostitusi tersebut. Namun di masa pemerintahan Presiden Jokowi serta Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, daerah itu berhasil dibebaskan pada Februari 2016 dan penduduknya dipindahkan ke rumah susun yang layak. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan.

    Ahok juga membangun transportasi umum Jakarta yang layak. Diantaranya adalah Bus Trans Jakarta dengan kualitas dunia yang bukan hanya beroperasi di pusat ibukota, namun juga menghubungkan ibukota dengan kota-kota kecil pinggir Jakarta.

    Banyak kemajuan yang sudah diusahakan Ahok yang tidak bisa disebutkan satu persatu disini. Berbagai prestasi positif juga sudah ditorehkan Ahok sebagai Gubernur, mewakili Pemprov DKI tentunya. Diantaranya adalah:

    • WWF Award, Kategori National Earth Hour Capital 2015 and 2016. DKI Jakarta layak menjadi panutan bagi kota-kota lainnya di Indonesia dalam hal ambisi, upaya, rencana kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. DKI Jakarta disejajarkan dengan 16 kota di dunia lainnya yang memenangi penghargaan serupa yaitu Belo Horizonte (Brazil), Boulder (Amerika), Chiangrai (Thailand), Edmonton (Kanada), Hue City (Vietnam), Lappeenranta (Finlandia), Montería (Kolombia), Murcia (Spanyol), Petaling Jaya (Malaysia), Quito (Ekuador), Rajkot (India), Santa Rosa (Filipina), Shenzhen (China), City of Singapore (Singapura), Tshwane (Afrika Selatan), dan Umeå (Swedia).
    • PT Telkom Indonesia, Smart City Nusantara. DKI Jakarta telah memberikan aplikasi untuk berbagai kepentingan masyarakat, seperti internet akses berbasis Wifi layanan Social Media Analytic, layanan Pustaka Digital dan layanan Qbaca yang dianggap sebagai inisiatif pemerintah daerah dalam implementasi smart city.
    • Indonesia Green Award 2016, The Most Inspiring atas prestasi memperbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH) di DKI Jakarta.
    • 4 penghargaan terbaik dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yaitu Terbaik I Kategori Provinsi dengan Perencanaan Terbaik, Terbaik I Kategori Provinsi dengan Perencanaan Inovatif, Terbaik I Kategori Tingkat Pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) Tertinggi Tahun 2015, dan Terbaik I Kategori Tingkat Pencapaian Indikator MDGs Terbanyak pada Tahun 2013-2015.
    • Gus Dur Award 2016. Diberikan kepada sosok pejuang anti-korupsi yang selalu mengupayakan pelayanan publik yang baik, tegas, pemberani, bersih seperti sosok Gus Dur.
      • Bappenas dan LKPP, Kategori National Procurement Awards alias Kepemimpinan dalam Transformasi Pengadaan Secara Elektronik yang berdampak pada penghematan anggaran.
      • KPK, Kategori Penghargaan Anti Gratifikasi. Ahok dinilai berhasil mendorong pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
      • Basarnas, Kategori Warga Kehormatan Basarnas. DKI Jakarta mendapat izin menggunakan helikopter milik Basarnas bila keadaan genting di ibukota, khususnya di wilayah Kepulauan Seribu. Fasilitas ini juga dapat digunakan untuk evakuasi korban maupun kegiatan lainnya.
      • Alzheimers Disease International, Kategori Champion Alzheimer’s Disease atas dukungan dan kepeduliannya terhadap berbagai kegiatan peningkatan kesadaran penyakit alzheimer, demensia, dan peduli lansia.
      • Bung Hatta Anti Corruption Awards, Kategori Tokoh Anti Korupsi. Kinerja Ahok dinilai telah berhasil mewujudkan integritas serta inovasi dalam kampanye mewujudkan transparansi anggaran.
        • Democracy Awards. Diberikan kepada kepala daerah yang berhasil memainkan peranan memperkuat otonomi daerah dalam bingkai NKRI.
        • Penghargaan Serikat Perusahaan Pers (SPS), Kategori Tokoh Politik Pilihan SPS. Ahok dianggap telah memenuhi empat kriteria yakni dikenal masyarakat luas, memiliki karya dan kinerja yang bisa dilihat oleh masyarakat, tidak cacat hukum serta karyanya bermanfaat untuk masyarakat.
        • MURI, untuk kategori Rekor Layanan PTSP yang dalam setahun berhasil menerbitkan lebih dari 4 juta pelayanan perizinan, Rekor Sosialisasi Terorisme, sosialisasi pencegahan terorisme yang melibatkan 7.200 orang bersama BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme dan Rekor Merakit Robot dimana sebanyak 1.000 siswa siswi Taman Kanak-kanak se-Jakarta Barat ramai-ramai merakit robot pohon.
     
  2. Muhamad Romii

    Muhamad Romii Member

Share This Page