VIVAnews Forums
Welcome to VIVAforum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 7 August 2011, 21:09
idgscool's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Jan 2011
Location: www.fotoartis.biz
Posts: 17,855
Thanks: 5
Thanked 364 Times in 272 Posts
idgscool super top memberidgscool super top memberidgscool super top memberidgscool super top memberidgscool super top memberidgscool super top memberidgscool super top memberidgscool super top memberidgscool super top memberidgscool super top memberidgscool super top member
Default Sulitnya Bersedekah di Negeri Petro Dollar

Satu jam sebelum maghrib menjelang, Lobby Movenpick Hotel penuh dengan jamaah rombongan yang baru tiba. Para wanita berkacamata hitam besar , berseliweran diantara koper koper besar mencocokkan kartu tag dengan nama mereka, rombongan itu datang dari Kuala lumpur setelah menempuh perjalanan sepuluh jam lebih ke kota Madinah Al Munawaroh . Aroma yang menyebar beraneka macam , ada parfum made in Paris dan ada juga parfum khas Arab Saudi yang dijajakan di setiap sentra perdagangan disekitar masjidil haram dan masjid Nabawi, parfum yang terakhir itu nampaknya menyebar dari para mukimin yang bertugas mengatur perjalanan para jamaah selama prosesi Umroh.

Saya dan Pak Salam , seorang kepala sekolah sebuah SMP di kawasan Salemba, melintas diantara kesibukan itu yang juga kami alami malam sebelumnya ketika kami datang. Suhu udara saat itu cukup teduh , karena matahari sudah hampir condong ke barat. Kami berniat untuk bersiap menuju masiid Nabawi menyongsong saat berbuka puasa , membatalkan puasa dan sekaligus Shalat Maghrib untuk kemudian makan besar di Hotel. Ketika keluar dari pintu utama di sebelah barat, dan hendak menyeberang , seseorang dengan sedan buick hitam berhenti didepan kami. Seperti polisi yang hendak menyergap , si pengemudi membuka pintu dan berlari keluar menghalangi kami . Ia menahan kami di tepi jalan , lalu bergeser membuka bagasi belakang mobil . Ditangannya tertumpuk empat kotak berukuran kotak jeruk bewarna coklat muda. Dalam bahasa Arab yang kami tak paham ia menyodorkan ke dada kami kotak tersebut masing masing dua buah.

“Untuk berbuka , ambil ..ambil !” Ia berkali kali mengucapkan hal yang sama . Kami bilang kami mau ke masjid nabawi namun ia melebarkan tangannya lalu menyatukannya lagi dan mengayun ke arah masjid nabawi .

” Bawa saja ke masjid !” itu maksud dia. Kami menggeleng , lalu kami katakan dengan bahasa Inggris , meski tak tahu apakah ia mengerti , bahwa kami akan membawa kotak itu ke hotel. Ia mengangguk dan tersenyum senang ,

” Sukron ..Sukron,” Ucapnya

Kami terpaksa kembali ke dalam hotel karena tak mungkin membawa kotak besar tersebut ke masjid . Kami menaiki lift , membuka kamar , meletakkan kotak dan kembali turun ke pintu yang sama . Tak dinyana , kendaraan lain berhenti dengan pola yang sama , kali ini sebuah mercy S-class berhenti dihadapan dan memohon kami untuk menerima satu kotak masing masing . Kami menolak , tapi seperti anak kecil yang tak dituruti kemauannya ia sedikit merengek agar kami mau menerima . Apa mau dikata , kami pun kembali ke dalam hotel dan meletakkan kembali kotak tersebut didalam kamar lalu kembali lagi ke Lobby. Sebelum keluar , kami berunding agar tidak lewat pintu sebelah barat , kami mengambil pintu sebelah selatan yang berhubungan dengan jalan lebih kecil. Tapi lagi-lagi seseorang yang sedang menyandarkan tubuhnya di sebuah SUV GMC berlari menyeberang sambil membawa empat kotak berisi makanan , ia mencegat kami , menyodorkan kotak ke dada mirip seperti sebelumnya sambil berharap kami mau menerima . kami menolak dengan halus dengan kalimat bahasa Inggris campur arab , ” La…la..la ..Thank you !” , namun sama seperti sebelumnya ia tak mau menerimanya kembali . Kami kalah dan untuk ketiga kalinya kembali kedalam hotel dengan kotak ke empat dan kelima . Kamar penuh kotak , ketika kami buka isinya seragam : Sekerat roti perancis , mayonnaise , beberapa sayuran , buah jeruk serta apel dan satu kotak susu onta. Kami menggaruk garuk kepala , ” Siapa yang mau makan nanti?”.

Kembali ke Lobby, kami mengatur strategi bagaimana keluar tanpa pencegatan lagi. Pak Salam meminta saya berdiri di balik pintu sebalah barat dan ia akan berdiri dibalik pintu selatan , mana mana saja pintu yang tak ada potensi penyergapan akan kami gunakan untuk menuju masjid nabawi . Sulitnya , kita tak tahu orang di seberang jalan yang tengah memarkir mobilnya itu berniat apa , menunggu seseorang , sekedar parkir atau membagi makanan . Yang terakhir ini yang kami khawatirkan , di negeri kita orang akan menghindari orang yang akan meminta minta paksa pada kita , tapi di madinah , beberapa ratus meter dari masjid sang Nabi , kita ketakutan bertemu orang orang yang ingin bersedekah memberi makan orang musafir yang berpuasa dimana tak ada orang yang mau menerima. Saya bertanya pada Pak Salam ,

” Kenapa mereka memberinya kepada kita ya, kita kan tinggal dihotel dan pasti mampu untuk makan , kenapa tidak pergi saja mereka ke pasar atau lorong pertokoan , disana mungkin banyak orang yang lebih membutuhkan , saya hanya khawatir makanan yan dikamar adalah amanat sehingga harus mau tak mau tak boleh membiarkannya mubazir?”

Pak Salam menjawab , meskipun jawabannya belum tentu juga benar,

“Mereka tahu kita ini datang dari jauh , untuk Umroh dibulan suci , sebagai orang musafir yang hendak beribadah , mereka mengangap kita adalah ladang amal buat mereka dibanding para penduduk disini,” saya mengangguk , sedikit banyak setuju dengan pendapat itu.

Bagai detektif, Pak salam berdiri memantau pintu selatan , sedang saya berdiri di pintu barat . Saya melihat ada empat kendaraan yang sedang parkir , sedang pak Salam mengisyaratkan angka lima . Satu dua menit memantau, beberapa orang jamaah terjebak dengan peristiwa yang sama , lima menit kemudian saya berkesimpulan pintu barat aman karena hanya tersisa satu van putih, lalu saya panggil pak Salam untuk segera ke barat dan kami segera menyeberang jalan dengan cepat . Dari sudut mata , saya melihat pergerakan seseorang di van putih , namun saya tarik tangan pak Salam untuk segera berlari tanpa menengok lagi, sampailah kami dengan selamat di gerbang Masjid Nabawi.

Masjid Nabawi adalah masjid yang amat indah , pintunya terbagi dua , satu untuk para perempuan dan satunya untuk laki laki . Ketika masuk kedalamnya pilar pilar kokoh berdiri berdekatan dengan ukiran yang indah . Lantai dan karpetnya serba hijau , dan meski puluhan ribu orang masuk kedalam masjid ini suasana hening dan khusyuk begitu mendominasi, hanya terdengar suara alunan ayat suci dari orang orang yang mengaji dan suara gerakkan shalat saat sujud . Ditengah masjid terdapat satu area yang bernama raudah , tempat dimana cikal bakal majid nabawi berada , Disana tempat Rasul dan para sahabat melakukan shalat dan syiar agama . Allah menjanjikan Raudah adalah bagian dari sepenggal surga yang ada di dunia barang siapa yang shalat disana dan meminta sesuatu dengan doa yang tulus , maka dijamin akan dikabulkan doanya.

Agak kekiri sedikit , terdapat makam nabi Muhammad SAW yang senantiasa tertutup dan dijaga para askar , berkali-kali askar harus mengusir para jamaah yang menganggap makam nabi sebagai tempat keramat dan menjadikan tempat itu sebagai tempat meminta berkah, kepada makam rasul , bukan kepada Allah SWT.

Ketika sampai dibalik pintu gerbang luar , dihamparan pelataran beralas keramik tanpa atap kami melihat barisan orang sudah duduk masing masing mirip lapak orang berjualan . Berbagai macam penganan yang ada menunjukan asal Negara yang berbeda beda , para penyedia dari India menyiapkan makanan jenis kare dan makanan berkuah , para penyedia dari Eropa timur menyediakan makanan yang lebih simple dengan roti , mayonnaise , kopi hitam . Semua hidangan itu disiapkan gratis hingga memenuhi seluruh isi masjid yang luasnya entah berapa hektar.

Sadar bahwa kami belum berwudlu , kamipun bersuci dibawah masjid, ketika keluar dari tangga tempat mengambil wudlu dan menuju ke pelataran masjid kami dihadang oleh orang orang beraneka ras . Mirip seperti tanah abang di era delapan puluhan . Masing masing membujuk kami untuk duduk di lapak mereka dengan setengah memaksa . kami bingung , dan memang tak berniat makan , lalu kami menerobos orang orang itu meski harus melihat mereka kecewa.

Didalam masjid setali tiga uang , puluhan para pencari pahala berlomba lomba mencegat para jamaah untuk makan di shaft mereka . Lima menit sebelum maghrib , satu pria India atau Pakistan memeluk kami berdua , menyandera dan memaksa kami duduk di shaft yang ia tempati . Disana terhampar makanan kare , sup dan mie goreng berwarna keemasan . Sebetulnya saya tak berselera , tapi apa daya , lima menit lagi berbuka sedang jika terus berjalan kedalam masjid , hadangan demi hadangan tiada henti.


Saya jadi teringat suatu hadits yang berbunyi :

“Bersedekahlah kalian, mungkin saja nanti ada seseorang yang membawa harta sedekahnya. Kemudian orang yang hendak ia berikan berkata padanya, ‘Kalau saja harta ini Anda bawa kemarin, pasti sudah kami terima. Sedang sekarang, aku tidak membutuhkannya lagi’ Orang itu pun tidak menemukan pihak yang dapat menerima harta sedekahnya lagi.” HR. Muslim

Seribu empat ratus tahun lalu kalimat ini dimaklumatkan , dan kami merasakannya disana sebagai sesuatu yang nyata yang telah tiba. Maka bersegeralah !

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” Qs: (2) :261sumber
Reply With Quote
  #2  
Old 7 August 2011, 21:11
akuganteng's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Mar 2011
Location: Dihatimu :*
Posts: 15,904
Thanks: 6
Thanked 196 Times in 156 Posts
akuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top member
Default

hemhem masih ada ya nice info
Reply With Quote
  #3  
Old 7 August 2011, 21:13
Ajengmanies's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Mar 2011
Location: Seberang jalan
Posts: 1,627
Thanks: 20
Thanked 20 Times in 15 Posts
Ajengmanies super top memberAjengmanies super top memberAjengmanies super top memberAjengmanies super top memberAjengmanies super top memberAjengmanies super top memberAjengmanies super top memberAjengmanies super top memberAjengmanies super top memberAjengmanies super top memberAjengmanies super top member
Default

Hmmm memberi 1 mendapat 10000 . . amalan pasti mendapat balasan.....
Reply With Quote
  #4  
Old 7 August 2011, 21:16
salahsapa's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Location: di belakangmu
Posts: 13,658
Thanks: 13
Thanked 268 Times in 218 Posts
salahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top member
Default

baru tau ane gan...........
Reply With Quote
  #5  
Old 7 August 2011, 21:27
ikada's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Location: pati
Posts: 26,175
Thanks: 85
Thanked 423 Times in 308 Posts
ikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top member
Default

wah baru tau ane gan
Reply With Quote
  #6  
Old 7 August 2011, 21:28
orbitbola's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Aug 2011
Posts: 2,558
Thanks: 0
Thanked 6 Times in 4 Posts
orbitbola super top memberorbitbola super top memberorbitbola super top memberorbitbola super top memberorbitbola super top memberorbitbola super top memberorbitbola super top memberorbitbola super top memberorbitbola super top memberorbitbola super top memberorbitbola super top member
Default

oh ternyat begitu ya
Reply With Quote
  #7  
Old 7 August 2011, 21:34
daily's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Jun 2011
Location: di samping rumah mbah minggir yang dikenal dengan juragan sapii .. :D
Posts: 3,067
Thanks: 3
Thanked 67 Times in 44 Posts
daily super top memberdaily super top memberdaily super top memberdaily super top memberdaily super top memberdaily super top memberdaily super top memberdaily super top memberdaily super top memberdaily super top memberdaily super top member
Default

hahahaha .. mantappp gannn
Reply With Quote
  #8  
Old 8 August 2011, 00:09
Bolaaneh's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Aug 2011
Posts: 2,081
Thanks: 5
Thanked 6 Times in 6 Posts
Bolaaneh super top memberBolaaneh super top memberBolaaneh super top memberBolaaneh super top memberBolaaneh super top memberBolaaneh super top memberBolaaneh super top memberBolaaneh super top memberBolaaneh super top memberBolaaneh super top memberBolaaneh super top member
Default

kasihan ya gan gak tega kallo dipikir2
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 13:48.