|
#1
|
||||
|
||||
![]() REPUBLIKA.CO.ID, Brent memiliki seorang Ibu yang menjadi pengajar Injil, dan menyekolahkan Brent di sebuah sekolah Injil. “Aku mengetahui isi kitab suciku. Dan karenanya, aku banyak bertanya tentang agamaku,” kata Brent. Brent tahu, nabi-nabi yang diutus jauh sebelum Yesus lahir menyampaikan ajaran yang sama, yakni tauhid. “Pun Yesus. Dalam Injil dijelaskan bahwa ia menyerukan tauhid. Dan itu bertentangan dengan konsep Trinitas yang diajarkan gereja,” ujarnya. Siang itu, saat membaca terjemahan Alquran di perpustakaan kampus, Brent dikejutkan oleh sebuah ayat yang mengatakan bahwa Yesus bukanlah anak Tuhan. “Ayat itu seolah menjawab keraguanku tentang Trinitas,” katanya. “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara.” (An-Nisa': 171) Brent mencuri Alquran itu dari perpustakaan, dan mulai berinteraksi dengan Alquran. Keterkejutan terbesar muncul saat ia membaca ayat-ayat tentang Yesus. “Alquran memuat cerita tentang kelahirannya yang menakjubkan, tentang ibunya yang mulia, juga keajaiban yang tidak diceritakan dalam Injil, ketika dari buaian ia membela kehormatan ibunya.” Penemuan hari itu membawa Brent pada sebuah misi pembuktian. “Aku bertekad menemukan pernyataan Injil yang akan mampu menjawab pernyataan Alquran. Dan Brent menemukannya. Sayang, jawaban itu sama sekali tak mendukung doktrin agamanya, dan justru membenarkan Alquran. Dalam Injil Yohanes 3:16 misalnya, tulis Brent dalam artikel “My Passion for Jesus Christ” (muslimmatters.org), disebutkan tentang anak Tuhan dan kehidupan abadi bagi siapapun yang mempercayainya. “Jika kita terus membaca, kita akan bertemu Matius 5:9 atau Lukas 6:35 yang menjelaskan bahwa sebutan ‘anak Tuhan’ tidak hanya untuk Yesus,” katanya. Brent menambahkan, baik dalam teks Perjanjian Baru dan juga Perjanjian Lama, Injil menggunakan istilah “anak Tuhan” untuk menyebut orang yang saleh. “Dalam Islam, kita menyebutnya muttaqun (orang-orang yang bertakwa),” jelas Isa. Dalam pencarian yang semakin dalam, Brent menemukan bahwa ayat terbaik yang dapat membuktikan doktrin trinitas telah dihapuskan dari Injil. “Ayat itu dulu dikenal sebagai Yohanes 5:7, dan kini secara universal diyakini sebagai sebuah ayat sisipan yang penah secara sengaja ditambahkan oleh gereja,” terang Isa yang kemudian menguraikan hasil penelitian seorang profesor peneliti Injil asal Dallas, Daniel B. Wallace, tentang ayat tersebut. Dari The New Encyclopedia Britannica yang dibacanya, Brent menemukan pula bahwa tidak satupun doktrin dalam Perjanjian Baru, termasuk kata Trinitas ataupun perkataan Yesus sekalipun, bertentangan dengan pengakuan Yahudi tentang ketauhidan yang disebutkan dalam Perjanjian Lama (Injil Ulangan 6:4). Brent berkesimpulan, bukan Yesus ataupun para pengikutnya yang mengajarkan Trinitas. “Dan mereka yang mengajarkan Trinitas menambahkan keyakinan yang dibuat-buat ke dalam Injil?” ia bertanya, sekaligus menjawab pertanyaan yang muncul di otaknya. Setelah mencapai kesimpulan yang sulit diterimanya itu, ia menemukan sebuah peringatan dalam Injil Perjanjian Lama. “... jika seseorang menambahkan (atau mengurangi) sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini." (Wahyu 22:18-19) “Ayat itu senada dengan pernyataan Alquran,” tandas Brent. “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: ‘Ini dari Allah’, (dengan maksud) memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.” (Al-Baqarah: 79) Pertanyaan dalam otak Brent belum tuntas. Ia kembali bertanya-tanya, “Jika Injil dan Alquran sama-sama memastikan Yesus bukanlah seorang anak Tuhan, lalu siapa dia?” Lagi-lagi, Brent menemukan banyak kesepakatan antara Injil dan Alquran. Melalui ayat masing-masing, kedua kitab yang diselaminya itu menegaskan kenabian Yesus. “Yesus diutus untuk menyeru umatnya pada keesaan Tuhan, sebagaimana dilakukan para nabi dan rasul sebelumnya.” (bersambung) Sumber : Click |
|
#2
|
||||
|
||||
|
wah ngarangnya cukup bagus. Nilai 75 deh soalnya agak ngawur.
|
|
#3
|
||||
|
||||
|
al quran itu sumber kebenarn .... gak ada yang salah di dalam al quran
__________________
|
|
#4
|
||||
|
||||
|
Quote:
to asinabutar.....maksudnya ngarang bagaimana ?orang itu tidak mengarang2 kok.....dia berpendapat spt itu karena dia udah punya dasar knowledge yang kuat dan hanya orang bodoh saja yang menganggap spt itu.memang benar ko yesus bukan anak tuhan,,,,,dia hanya manusia biasa yang diangkat oleh tuhan sebagai nabi dan rasul hanya untuk bani israil,bukan untuk dunia.menurut anda....bila anda seorang penganut nasrani yang taat,coba tunjukan saja dari injil apakah yesus pernah menganggap dirinya tuhan dan memerintahkan manusia untuk mengakuinya sebagai satu bagian dari tuhan serta mengajak manusia untuk menyembahnya ?truz apakah anda tahu sejarah asal ajaran trinitas itu siapa yang buat hingga sampai sekarang orang nasrani masih mempercayainya ?apakah anda tahu emang benar yesus yang pertamakali mengajarkan trinitas ?coba tunjukkan catatan sejarahnya.......seenaknya saja menganggap orang lain ngarang....
|
|
#5
|
|||
|
|||
|
to asinabutar n others.mungkin anda menganggap semua yang dikatakan isa adalah karangan.sebaliknya tolong butikan kalau anda sanggup memberi bukti untuk menyanggahnya.kadang seseorang kalau sudah terlanjur meyakini pada suatu ajaran,dia akan sulit untuk meninggalkannya.entah karena malu atau udah terlanjur.bagi kami mempercayai semua ajaran al qur'an,karena alqur'an udah membuktikan.Isa sebagaian kecil orang dari kami yang membuktikan al qur'an.maaf klo menyinggung.tapi sekali lagi iti bukan karangan.selayaknya anda sendiri yang melihat dan membaca di buku keyakinan anda.bandingkan dengan al qur'an dan silahkan anda fikir sendiri.peace......
|
|
#6
|
||||
|
||||
|
pan tadi udah di bilang
"Brent menambahkan, baik dalam teks Perjanjian Baru dan juga Perjanjian Lama, Injil menggunakan istilah “anak Tuhan” untuk menyebut orang yang saleh. “Dalam Islam, kita menyebutnya muttaqun (orang-orang yang bertakwa),” jelas Isa." Dengan pernyataan itu semua sudah CLEAR !!! bahwa Yesus Memang Anak Tuhan (istilah untuk menyebut orang yang saLeh).. Seorang Kristen bertanya kepadaku "Apa Bedanya Anak Kunci, Anak Tangga, Anak Teknik Mesin dengan Anak Tuhan ??" kaLian semuanya GOBLOK !! |
|
#7
|
||||
|
||||
|
Quote:
14 " Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan" ==> di sini Anak (Yesus) dikatakan sebagai manusia karena dia lahir dari rahim seorang manusia bernama Maria darah perawan sedangkan yang mengandung adalah roh kudus. 15"supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. 16" Karena begitu besar kashi Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.==> Di sini jelas dikatakan bahwa Yesus adalah Putra Allah yang menciptakan bumi dan segala isinya. 17"Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia" ==> di sini dijelaskan Yesus diutus ke dunia oleh Allah Bapa untuk menyelamatkan dunia bukan untuk menghakiminya. 18" Barang siapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barang siapa tidak percaya kepada-Nya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah" ==> ayat ini mengatakan bahwa kita harus percaya pada Yesus dan bagi siapa yang tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah (Tuhan Yesus) ia telah berada dalam hukuman. Jadi Yesus tidak perlu lagi meminta umat manusia untuk menyembahnya karena Allah telah menjelaskan bahwa Yesus anak-Nya diutus untuk menebus dosa para manusia. 19" Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka adalah jahat. 20. Sebab barang siapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya yang jahat itu tidak nampak; 21 tetapi barang siapa melakukan yang benar, ia datang kepada benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.==> ayat ini berisi hukuman terhadap yang tidak percaya akan beroleh kegelapan. jelaskan yaaa? Last edited by asinabutar; 20 June 2012 at 00:03. |
|
#8
|
||||
|
||||
|
aku balik nanya nih ada yang bisa jelasin gak silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW?
trus pernyataan Nabi Muhamad SAW supaya Ia di sembah di mana? isi Al Quran nya jgn dikarang yaa, yg sesuai dengan Al Quran asli trus si Brent yang ada di cerita tidak jelas asal usulnya di mana ia tinggal, di mana ia sekolah. siapa kedua orangtuanya juga tidak dijelaskan, jadi ceirta in hanya karangan fiktif belaka karena tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Sementara itu kita yang percaya kepada Tuhan akan diangkat menjadi anak-Nya jadi gk semua orang, hanya orang-orang yang percaya pada-Nya. jadi bukan disebut tetapi diangkat menjadi anak-Nya. Karena yang berasal dari bumi akan kembali ke bumi yang berasal dari roh akan kembali ke roh. MY FAITH IN CHRIST |
|
#9
|
||||
|
||||
|
Tak ada bahasa yang memiliki urutan dan tingkatan sebaik Al Qur'an, tak ada kitab yang memiliki kaedah sastra bahasa yang luas, sehingga orang arab sendiri harus mempelajarinya dengan benar, jika dibilang itu bahasa mereka, jelas salah, itu bahasa wahyu" Adakah kitab lain yang memiliki bahasa seperti Al Qur'an? bahkan bahasa lain banyak mengambil dari Al Qur'an, mana mungkin Agama yang benar dan Tuhan yang benar tak memiliki bahasa dan budaya, adakah Agama lain yang memiliki bahasanya sendiri dan budayanya sendiri layaknya Islam dan Al Qur'an. Yang benar harus dikatakan benar, yang salah yaa diperbaiki agar tidak salah, yang semestinya diungkap harus diungkap tak perlu berbasa-basi hanya karena takut akan sesuatu. sebenarnya tuh orang terlalu lama sadar untuk kembali kepada ajaran yang benar lagi membenarkan. Kalau mau jujur dari namanya saja kita bisa tau itu Tuhan atau manusia? sebab Sang Maha Aku yang mencipta alam jagat raya, pasti memilki nama yang bukan dinama-namai oleh makhluknya, melainkan dari Dia untuk kita. http://forum.vivanews.com/images/smilies/maaf.gif
|
|
#10
|
||||
|
||||
|
Quote:
![]() 1. saudara asinaputar menjawab pertanyaanmu itu bisa klik dibawah ini jika ingin tahu silsilah Nabi Muhammad SAW ya jadi prihatin ane.Prophet Muhammad's (peace be upon him) Family Tree: atau jika malas klik lihat bawah ini deh ![]() Spoiler: 2. kata-kata sembah ini membuat ane agak puyeng juga , Tidak Nabi Muhammad SAW tidak minta disembah. Yang berhak disembah hanya Allah SWT. Bahkan dalam keyakinan Anda sendiri bukankah Yesus sendiri tidak mau disembah? eh salah nggak sih? eh benar nggak sih jadi binun ![]() ini kayaknya sih begini, koreksi ya saudara kalau salah. a. Yesus mengajari umatnya agar hanya menyembah Allah.Dia tidak pernah memerintahkan murid-muridnya untuk menyembah dirinya dengan alasan bahwa Allah berada di dalam dirinya. "Engkau harus menyembah Tuhan Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah Engkau berbakti" (Matius 4:10) " Karena itu berdoalah demikian: ‘Bapa kami yang di sorga"’ (Matius 6:9) b. Yesus adalah guru Yahudi yang mengajarkanTaurat untuk hanya menyembah Tuhan Allah. "Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa". (Markus 12:29). Kata "Tuhan itu Esa" berarti Tuhan tidak ada dalam diri Yesus. Andaikata Tuhan itu adalah dirinya, atau ada dalam dirinya, maka dengan tegas beliau akan mengatakan "Tuhan ini" sambil menunjuk dirinya. c. Ketika Yesus akan ditangkap di taman Getsemani semua muridnya lari meninggalkan beliau. "Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri" (Markus 14:50) Coba bayangkan! Ketika "Tuhan" dalam keadaan genting mereka semua lari meninggalkan dia. Kepada siapa murid- muridnya mencari perlindungan? Kepada setan? Bukankah yang mereka tinggalkan adalah Tuhan? Padahal "katanya" segala kuasa di sorga dan di bumi telah diserahkanoleh Tuhan Allah kepada "Tuhan" Yesus? (Matius 28:18). Kalau memang murid-murid Yesus yakin bahwa Yesus adalah Tuhan Penguasa Alam Semesta, dimana segala kuasa di sorga dan di bumi sudah diberikan kepada beliau, untuk apa mereka lari? Ini ikut membuktikan bahwa Matius 28:18 adalah ayat palsu yang tidak pernah diucapkan oleh Yesus. Disinilah akal sehat yang dianugrahkan Allah perlu digunkan untuk menyaring mana yang masuk akal, mana yang tidak. Kalau Tuhan berkehendak, sekali tiup saja, tentara Romawi sudah berterbangan seperti kertas di hembus badai. Tetapi tidak! Mereka menyadari bahwa Yesus adalah pemimpin mereka. Namunmereka tidak pernah menganggap Yesus sebagai Tuhan yang mereka sembah. Buktinya dalam keadaan kepepet, mereka lebih memilih menyelamatkan diri dan membiarkan "Tuhan" mereka. ![]() 3. Asal usul Brent? tanya redaksi dong bisa kan Gan?
|
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|