VIVAnews Forums
Welcome to VIVAforum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 14 March 2011, 10:04
jopiesihebad's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Aug 2009
Location: Lagi dikamer bareng bini
Posts: 2,305
Thanks: 11
Thanked 177 Times in 163 Posts
jopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top member
Arrow Alkitab Ditahan, Kristen Malaysia Kecewa


Ilustrasi

Sebuah kelompok Kristen Malaysia, Christian Federation of Malaysia (CFM) mengatakan mereka kecewa karena banyak Alkitab yang dicetak dalam bahasa nasional ditahan di Pelabuhan Kuching.

Menurut pernyataan CFM, 30.000 eksemplar Perjanjian Baru, Mazmur, dan Amsal kini ditahan.

“Walaupun menentang penggunaan kata ‘Allah’ dalam Alkitab, pemerintah menjamin bahwa Alkitab dalam bahasa Malaysia akan tersedia secara bebas, setidaknya di Sabah dan Sarawak,” demikian pernyataan CFM sebagaimana dikutip Ucanews, Jumat, (11/3).

“Sejak Maret 2009, segala upaya untuk mengimpor Alkitab dalam bahasa Malaysia, baik melalui Pelabuhan Klang maupun Pelabuhan Kuching, selalu saja digagalkan.

“Sebelumnya, 5.000 eksemplar Alkitab yang diimpor bulan Maret 2009 masih ditahan oleh Departemen Dalam Negeri di Pelabuhan Klang. Karena berulang kali kami mengeluarkan permohonan, maka akhirnya perdana menteri memutuskan untuk melepaskan Alkitab yang ditahan di Pelabuhan Klang itu pada Desember 2009, demikian informasi yang diperoleh CFM dari sejumlah menteri di kabinet dan para pembantu mereka.

“Namun keputusan perdana menteri ini tidak bersifat mutlak, sehingga 5.000 eksemplar Alkitab masih tetap ditahan.”

Sebelum ini, pada Natal lalu Malaysia telah menahan 5.000 Alkitab yang masih ditahan di Pelabuhan Klang

“Sebelum Maret 2009, sudah ada sejumlah insiden penahanan Alkitab bahasa Malaysia yang dikirim dengan kapal. Setiap kali ditahan, sulit sekali untuk mengeluarkannya. Agaknya pihak berwenang tengah menjalankan suatu program berkelanjutan, yang secara diam-diam dan sistematis berusaha agar umat Kristen di Malaysia jangan sampai bisa mengakses ke Alkitab dalam bahasa Malaysia,” ujar Ketua Komisi Pelaksana CFM, Uskup Ng Moon Hing.

Menurut Moon, umat Kristen Malaysia kebanyakan menggunakan bahasa Malaysia sebagai sarana komunikasi utama akibat kebijakan pendidikan pemerintah.

“Jaminan kebebasan beragama sebagai bagian dari kebebasan dasar berlandaskan Konstitusi Federal itu tidak akan ada artinya jika penganut agama tidak dapat mengakses ke teks-teks keagamaan mereka dalam bahasa yang bisa mereka pahami,” ujar Uskup Ng beralasan.

“Tindakan segera yang kami ambil adalah menuntut agar semua Alkitab yang ditahan itu dikeluarkan,” katanya.

Tahun 2009 lalu, pengadilan tinggi Malaysia sempat menolak banding pihak Gereja Katolik Roma yang meminta agar mereka diijinkan menggunakan kata "Allah" sebagai pengganti kata "Tuhan".

Kontroversi penggunaan kata "Allah" sebagai pengganti kata Tuhan sempat menjadi isu yang kontroversial di Malaysia.

Pemerintah Malaysia menyatakan, penggunakan kata "Allah" diambil dari bahasa Arab dan merupakan hak kaum Muslim.
Reply With Quote
  #2  
Old 14 March 2011, 10:06
Farid.O7's Avatar
Banned
 
Join Date: Mar 2011
Posts: 2,445
Thanks: 0
Thanked 80 Times in 75 Posts
Farid.O7 member hancur leburFarid.O7 member hancur leburFarid.O7 member hancur leburFarid.O7 member hancur leburFarid.O7 member hancur leburFarid.O7 member hancur leburFarid.O7 member hancur leburFarid.O7 member hancur leburFarid.O7 member hancur leburFarid.O7 member hancur leburFarid.O7 member hancur lebur
Default

Buset !!! Maunya Apa Sih Nih Malaysia
Reply With Quote
  #3  
Old 14 March 2011, 11:22
Laely F's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Jan 2011
Posts: 921
Thanks: 0
Thanked 30 Times in 10 Posts
Laely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top member
Default

no komment, SARA
Reply With Quote
  #4  
Old 14 March 2011, 11:24
MP3 Terbaru's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Mar 2011
Posts: 166
Thanks: 0
Thanked 3 Times in 3 Posts
MP3 Terbaru is an unknown quantity at this point
tembak

wew ditahan yaw
Reply With Quote
  #5  
Old 14 March 2011, 12:00
robin27's Avatar
New Member
 
Join Date: Jan 2011
Posts: 11
Thanks: 6
Thanked 0 Times in 0 Posts
robin27 is an unknown quantity at this point
Default

malingsia payah hahaha

robintronik27@blogspot.comrobintronik27@blogspot.com
Reply With Quote
  #6  
Old 14 March 2011, 12:08
Pertamax's Avatar
Gold Member
 
Join Date: Jan 2011
Location: In my desolation row
Posts: 6,011
Thanks: 102
Thanked 70 Times in 43 Posts
Pertamax super top memberPertamax super top memberPertamax super top memberPertamax super top memberPertamax super top memberPertamax super top memberPertamax super top memberPertamax super top memberPertamax super top memberPertamax super top memberPertamax super top member
Default

Pemerintah Malaysia menyatakan, penggunakan kata "Allah" diambil dari bahasa Arab dan merupakan hak kaum Muslim.

masak sih?? trus Tuhannya kaum Ibrahim AS (israel) dan kaum nya Isya AS (nasrani) apa dong??
*ga bermaksud SARA...
Reply With Quote
  #7  
Old 14 March 2011, 12:24
cikal_1910's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Dec 2010
Location: muter-muter
Posts: 907
Thanks: 0
Thanked 5 Times in 4 Posts
cikal_1910 super top membercikal_1910 super top membercikal_1910 super top membercikal_1910 super top membercikal_1910 super top membercikal_1910 super top membercikal_1910 super top membercikal_1910 super top membercikal_1910 super top membercikal_1910 super top membercikal_1910 super top member
Default

berbau SARA neh

Quote:
Kontroversi penggunaan kata "Allah" sebagai pengganti kata Tuhan sempat menjadi isu yang kontroversial di Malaysia.

Pemerintah Malaysia menyatakan, penggunakan kata "Allah" diambil dari bahasa Arab dan merupakan hak kaum Muslim.
kalo gw cm ketawa sama pernyataan di atas aja
kan kalo dah di terjemahkan kedalam tulisan latin / non arab, berarti milik universal
dasar malingsiaaa aya aya wae...
Reply With Quote
  #8  
Old 14 March 2011, 13:03
lapak info's Avatar
Gold Member
 
Join Date: Jan 2011
Location: Jakarta
Posts: 7,747
Thanks: 30
Thanked 108 Times in 81 Posts
lapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top member
Default

ah..namanya juga malaysia...aya aya wae
Reply With Quote
  #9  
Old 14 March 2011, 13:51
pecidasase's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Feb 2011
Location: Di Hati Mu SayanQ
Posts: 506
Thanks: 0
Thanked 10 Times in 10 Posts
pecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top member
Default

Bagi umat Kristen yang alergi terhadap kata Allah, kata ini tampak asing bagi bagi mereka, tetapi tidak bagi semua Nabi dari Adam sampai Muhammad. Dalam bahasa Arab kita menemukan di dalam kitab suci Al-Qur’an kata “Allah.” Kata ini sama dengan kata dalam bahasa Ibrani “Eloah” (bentuk singular/tunggal), tetapi Yahudi membuatnya dalam bentuk jamak/plural “Elohim.” Kata “Allah’ lebih dekat dengan kata bahasa Aram ‘Alaha’ yang digunakan oleh Yesus sendiri (Nabi Isa alaihissalam). Baca Encyclopaedia Britannica 1980, yang ditulis oleh ilmuwan non-Muslim, dengan judul artikel “Allah and Elohim.”

"Allah is the one and only God in the religion of Islam. Etymologically, the name Allah is probably a contraction of the Arabic al-Ilah, "the God." The name's origin can be traced back to the earliest Semitic writings in which the word for god was Il or El, the latter being an Old Testament synonym for Yahweh. All (h is the standard Arabic word for "God" and is used by Arab Christians as well as by Muslims." (CD Encyclopaedia Britannica 2003 Ultimate Reference Suite).

"Allah itu satu dan satu-satunya Tuhan adalah agama Islam. Secara etimologi, nama Allah itu mungkin singkatan dari kata bahasa Arab Al-Ilah yang berarti "Tuhan." Asal nama dapat ditelusuri dari Tulisan Semitic (bahasa Semit di masa Ibrahim, pen.) yang paling awal di mana kata untuk menyebut Tuhan adalah Il Atau El, yang belakangan menjadi Sinonim Perjanjian Lama untuk Yahweh. Allah adalah kata bahasa Arab yang baku untuk "Tuhan" dan digunakan oleh Kristen Arab (sebelum Islam, pen.) seperti halnya oleh Orang Islam."

"Singular Eloah (Hebrew: God), the God of Israel in the Old Testament. A plural of majesty, the term Elohim-though sometimes used for other deities, such as the Moabite god Chemosh, the Sidonian goddess Astarte, and also for other majestic beings such as angels, kings, judges (the Old Testament shoferim), and the Messiah - is usually employed in the Old Testament for the one and only God of Israel, whose personal name was revealed to Moses as YHWH, or Yahweh (q.v.). When referring to Yahweh, elohim very often is accompanied by the article ha-, to mean, in combination, "the God," and sometimes with a further identification Elohim Rayyim, meaning "the living God." (ibid.).

[Eloah bentuk tunggal (dari bahasa Ibrani: Tuhan), Tuhan Israel di yang disebutkan dalam kitab Perjanjian Lama. Bentuk jamaknya untuk menunjuk keagungan-Nya adalah Elohim yang terkadang dipakai untuk menyebut dewa-dewa, seperti dewa Chemos yang disembah orang Moab, Dewi Astarte sesembahan orang Sidon dan juga untuk memanggil yang memiliki keagungan seperti malaikat, raja dan hakim-hakim agama Yahudi, juga Mesiah –Kata Elohim biasanya dipakai dalam Perjanjian lama untuk menyebut satu-satunya Tuhan bangsa Israel yang telah menurunkan wahyu kepada nabi Musa, YHWH atau Yahweh. Ketika kata tersebut dimaksudkan untuk menyebut Yahweh, kata 'Elohim' sering ditambah dengan artikel "ha" ("the" dalam bahasa Inggris) yang artinya "the God" (Tuhan), dan terkadang lebih jauh ditambah identifikasi (kata sifat) "Elohim Rayyim" yang artinya "Tuhan yang hidup].

Kenneth Cragg, uskup yang pernah bertugas di Libanon dan AS, juga pernah menjadi asisten uskup di Yerusalem tahun 1970-1973 menjelaskan:

"The were vital Christian, and Jewish, factors in the very availability of Arabic vocabulary for the articulation of Islam. Scores of Aramaic loanwords found their way into Arabic, many of them into the preaching of Muhammad. The word of Allah itself, presumably a conflation of al-Ilah, was already current , denoting the supreme, if not exclusive, "god." It was the sole worship of Allah, not His existence per se, that Islam proclaimed. Muhammad's own father, dying before his son's birth, had the name "servant of Allah." Abd (servant) reached Islam from Semitic sources: what Islam did was to restrict us to "servant" of God alone. Similarly the word Rabb (Lord) became exclusively a descriptive of God, no longer to be used of human superiors, who were now to sayyids only." (Kenneth Cragg, The Arab Christian, a History in the Middle East, Mowbray, London, 1991, hal. 45.)

[Beberapa faktor penting berasal dari Kristen dan Yahudi masuk ke dalam kosakata bahasa Arab. Kosa kata dari bahasa Aram menemukan jalan untuk masuk ke bahasa Arab, banyak diantaranya ke dalam pengajaran Muhammad. Kata "Allah" sendiri, mungkin berasal dari kata al-Ilah, yang sekarang diartikan Tuhan yang Maha Tinggi. Jika tidak dalam pengertian eksklusif, kata "Ilah" bisa diartikan dengan "dewa." Itu satu-satunya Allah yang disembah, yang diproklamirkan Islam. Ayah Muhammad sendiri yang meninggal sebelum kelahiran putranya, mempunyai nama "Abdullah" (Hamba Allah) ." Kata abdun (hamba) diambil dari bahasa Semit: Islam membatasi makna kata ini (abdun) hanya untuk "hamba" Allah. Dengan cara yang sama kata "Rabb" menjadi eksklusif untuk Tuhan, dan tidak lagi digunakan untuk "manusia" yang kini hanya menggunakan kata "sayyid" (tuan) saja].

...Hampir semua pakar non-muslim beranggapan bahwa kata "Allah" berasal dari "al-ilah", tetapi pihak Islam menolaknya...

Hampir semua pakar non-muslim beranggapan bahwa kata "Allah" berasal dari "al-ilah", tetapi pihak Islam menolaknya. Sebab kata tunggal "ilah" (Tuhan) memiliki bentuk jamaknya, yakni "Alihah" (tuhan-tuhan atau dewa-dewa). Sedangkan kata "Allah" mustahil memiliki bentuk jamaknya. Dengan demikian kata "Allah" bukan berasal dari kata "al-ilah." Karena kata “Allah” adalah ghairu musytaq (tidak ada asal katanya dan bukan pecahan dari kata lain), karena kata ini tidak bisa dirubah menjadi bentuk tatsniyah (ganda) dan jama’ (plural), dan tidak dapat dijadikan sebagai mudhaf.

Dalam Al-Qur’an, kata “Allah” disebut sebanyak 2679 kali, semuanya dalam bentuk mufrad (singular, tunggal), karena lafzhul jalalah (lafal yang agung) ini adalah Esa dan Mutlak, sesuai ayat Al-Qur’an berikut: “Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia” (Qs. Al-Ikhlash 1-4).

...Kita tahu bahwa nama Tuhan yang berhak disembah itu adalah Allah, karena Allah sendiri yang memperkenalkan bahwa Dia bernama Allah...

Kita tahu bahwa nama Tuhan yang berhak disembah itu adalah Allah, karena Allah sendiri yang memperkenalkan bahwa Dia bernama Allah: “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Ilah (yang haq) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku” (Qs. Thaha 14).

Tetapi kenapa dalam bahasa Ibrani kata "Eloah" memiliki bentuk jamak 'Elohim". Bahasa manakah yang telah mengalami penyimpangan dan kerusakan (distorsi), Ibrani ataukah Arab? Jawabannya ada pada sub judul berikut ini:

Menguji Keaslian Bahasa

Telinga umat Kristen sendiri sangat akrab dengan istilah “Bethel” (Beth-El) yang artinya “Rumah Tuhan”. Bahasa Arab-nya adalah “Baitullah” (Bait Allah). Bahasa Ibrani mengucap “e” seperti Eloah dan Beth, sedangkan bahasa Arab melafazkan “a” seperti Allah dan Bait. Kristen Indonesia menyebut nabi Isa dengan panggilan “Yesus”, sedangkan Kristen Eropa, Amerika dan Australia memanggil “Jesus” bukan “Yesus”. Lalu apakah Jesus dengan Yesus itu berbeda orangnya?

Bagaimana dengan kata “Yehovah”? Ia lebih dari absurd (mustahil)! Ini adalah nama yang salah. Bagaimana Aliran Saksi Yehovah dapat membimbing manusia ke jalan kebenaran jika mereka sendiri membuat kesalahan besar terhadap nama mereka sendiri. Bahasa Ibrani seperti halnya bahasa Arab tidak memiliki huruf hidup (vokal), melainkan hanya konsonan. Kata aslinya adalah YHWH, sebuah rangkaian huruf mati dan harus dibaca Yahweh dalam bahasa Ibrani dan diterjemahkan dalam bahasa Arab “Ya Hua” yang artinya “Oh Dia” sebagaimana Yahudi pada waktu itu meyakininya sebagai kata yang sangat suci untuk menyebut Tuhan yang Maha Ada.
Reply With Quote
  #10  
Old 14 March 2011, 13:53
pecidasase's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Feb 2011
Location: Di Hati Mu SayanQ
Posts: 506
Thanks: 0
Thanked 10 Times in 10 Posts
pecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top memberpecidasase super top member
Default Lanjutan

Di dalam Alkitab terutama pada halaman kitab-kitab Perjanjian Lama, kita tidak menemukan lagi kata ‘Eloah’ atau "Eloha." Karena ia telah diganti dengan kata ‘Elohim’ yang jumlahnya mencapai sekitar 2.570 kali. Sedangkan Bangsa Israel yang tinggal di masa pembuangan di Babilonia mengubah nama ‘Eloah’ menjadi YHWH (Yahweh). Kata ini sebutkan dalam Alkitab sekitar 6.823 kali.

...Di dalam Alkitab terutama pada halaman kitab-kitab Perjanjian Lama, kita tidak menemukan lagi kata ‘Eloah’ atau "Eloha." Karena ia telah diganti dengan kata ‘Elohim’ yang jumlahnya mencapai sekitar 2.570 kali...

Elohim adalah nama dewa-dewa kafir

Para pendeta dan penginjil yang ingin mengganti kata ”Allah” dengan kata ”Elohim” dengan alasan Allah adalah nama dewa, akan sangat terkejut bila membaca ensiklopedi Kristiani. Sebab dinyatakan dalam berbagai literatur bahwa Elohim adalah nama dewa atau dewi bangsa kafir.

Adolf Heuken, pakar bibliologi Katolik dari Serikat Jesuit menyatakan bahwa Elohim adalah nama dewa atau dewi orang kafir.

“Elohim (Ibr) sering digunakan untuk menyebut Allah, tetapi juga digunakan dalam berbagai pengertian, antara lain untuk menunjuk kepada dewa atau dewi orang kafir (Kej. 35:2; Kel. 18:11)” (Ensiklopedi Gereja I, Adolf Heuken Sj. Hal. 289).

Pernyataan Heuken ini berdasarkan ayat Alkitab sendiri. Dalam kitab Kejadian 35:2, kata Elohim berarti dewa-dewa asing:

“Lalu berkatalah Yakub kepada seisi rumahnya dan kepada semua orang yang bersama-sama dengan dia: "Jauhkanlah dewa-dewa asing (Elohim) yang ada di tengah-tengah kamu, tahirkanlah dirimu dan tukarlah pakaianmu” (Kej. 35:2).

“Sekarang kuketahui, bahwa besarlah Tuhan dari pada segala dewata (Elohim), karena dalam membesarkan dirinya dengan sombongnya mereka itu telah membinasakan dirinya sendiri” (Keluaran 18:11, terjemahan Alkitab 1960).

...Elohim (Ibr) sering digunakan untuk menyebut Allah, tetapi juga digunakan dalam berbagai pengertian, antara lain untuk menunjuk kepada dewa atau dewi orang kafir...

Senada dengan itu, Dr C.I. Scofield, seorang pastor, doktor teologi dan pakar bibliologi, ketika menafsirkan kitab Kejadian (Genesis) 1:1, menjelaskan bahwa Elohim adalah salah satu nama dari Dewa-dewa terkemuka.

“Elohim (English form “God”), the first of the names of Deity, is a plural nound in form but is singular in meaning when it refers to the true God. Emphasis in Genesis 1:26 is on the plurality in Deity; in verses 27, on the unity of the divine Substance (Chapter Genesis 3:22), the plural form of the word suggests the Trinity” (Scofield, The New Scofield Reference Bible, hlm. 1).

(Elohim [Inggris: "God"], nama pertama dari nama Dewa, adalah bentuk kata yang plural, tapi tunggal dari bentuk maknanya pada saat mengacu pada Tuhan yang sebenarnya. Tekanan pada Kejadian 1:26 adalah satu dari bentuk jamak Dewa. Pada ayat 27, menekankan pada kesatuan substansi ketuhanan [Kejadian 3:22] bentuk jamak dari kata menyatakan dan Trinitas).

Pada halaman berikutnya Scofield menegaskan: “Elohim (sometimes El or Elah), English form “God,” the first of the three primary names of Deity, is a uni-plural noun formed from El = strength, or the strong one, and Alah, to swear, to bind oneself by an oath, so implying faithfulness. This uni-plurality implied in the name is directly asserted in Genesis 1:26 (plurality), 26 (unity); see also Genesis 3:22. Thus the Trinity is latent Elohim” (hlm. 3).

(Elohim [terkadang dibaca El atau Elah], dalam bahasa Inggris: ‘God’, yaitu nama yang pertama dari 3 nama Dewa yang utama, merupakan kata benda yang bersifat jamak, bentuk kata benda dari El yang berarti kekuatan, atau yang kuat, dan Alah berarti bersumpah, mengikat diri seseorang dengan sumpah, setia pada sumpah. Bentuk jamak ini termasuk dalam nama yang secara langsung ditegaskan dalam Kejadian 1:26 (jamak), 1:27 (kesatuan); lihat juga Kejadian 3:22. Di sana Trinitas tersembunyi di dalam Elohim).

...Umat Islam seluruh dunia bisa khusyu beribadah karena secara pasti, sah dan universal menyebut Allah sebagai Tuhan semesta alam. Sementara umat kristiani masih simpang-siur mencari nama Tuhan mereka...

Umat Islam seluruh dunia bisa khusyu beribadah karena secara pasti, sah dan universal menyebut Allah sebagai Tuhan semesta alam. Sementara umat kristiani masih simpang-siur mencari nama Tuhan yang benar untuk dipakai dalam beribadah dan berdoa.
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 20:00.