VIVAnews Forums
VIVA | NEWS | BOLA | LIFE | SOCIO | BLOG
Welcome to VivaForum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 14 June 2012, 17:59
NitaSihotang's Avatar
New Member
 
Join Date: Jun 2012
Location: Menteng Atas
Posts: 70
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
NitaSihotang is an unknown quantity at this point
Default Sepeda Dari Bambu Buatan Afrika

Di Zambia, Afrika, sepeda tumbuh dari tanah.
Membuat sebagian besar tanaman bambu negara Afrika selatan, dua orang Amerika dan dua Zambia telah menetapkan suatu perusahaan kerajinan canggih, yaitu sepeda ringan dengan rangka terbuat dari kayu lokal.



Zambikes, nama perusahaan ini, berusaha untuk membuat sepeda custom-built Zambia dengan bahan dasar bambu. Penemu Zambikes, Mwewa Chimbaka, mengatakan bahwa produk ini memiliki nilai plus karena bahan dasarnya tumbuh dengan baik di wilayah Afrika. Produk ini dibuat di Afrika dan diekspor ke seluruh dunia. Hal ini jarang terjadi, padahal pada umumnya mereka harus mengimpor dari luar negeri.

Eye-catching, super ringan dan sangat tahan lama, sepeda bambu telah mendapatkan daya tarik dalam beberapa tahun terakhir, menjadi alternatif yang populer menggantikan sepeda baja atau aluminium tradisional. Bahannya merupakan salah satu sumber daya alam paling cepat berkembang, memiliki kemampuan daya serap tinggi yang berkontribusi terhadap kesehatan lingkungan.

"Ini adalah proyek hijau dan kita mendorong perusahaan dan industri lain untuk mencari cara dan sarana untuk menurunkan tingkat polusi," kata Lusaka kelahiran Chikamba, 43. "Kami memproduksinya dengan cara yang bebas polusi dan secara tidak langsung mengatasi masalah pemanasan global."

Ide untuk Zambikes pertama kali muncul pada tahun 2004 ketika dua anak muda Amerika, Vaughn Spethmann dan Dustin McBride, mengunjungi Zambia dalam rangka perjalanan enam minggu universitas. Kedua anak ini terkesan dengan keramahan Zambia tetapi juga prihatin menyaksikan secara langsung kesulitan ekonomi di negara tersebut.

"Kami melihat bahwa pengangguran lebih dari 60%," kata Spethmann. "Semua orang yang kita ajak bicara rata-rata tidak memiliki pekerjaan atau tidak bisa mencari pekerjaan dan ketika kita melihat sekeliling ternyata juga tidak ada yang memiliki sepeda yang layak."

Spethmann dan McBride memutuskan untuk kembali ke Zambia langsung setelah kelulusan mereka. Mereka bekerja sama dengan Chikamba dan sesama Zambia Gerson Sikaala dan bersama-sama mereka mengatur operasi Zambikes pada Juli 2007.
Dengan harga sekitar $900, sepeda bambu ditujukan terutama ditujukan untuk pasar internasional, dengan negara-negara seperti Jepang, Singapura, Jerman, Brasil, Finlandia dan Amerika Serikat.

Proses pembuatan sepeda ini tidak mudah.
Spethmann mengatakan bambu dipilih dengan hati-hati berdasarkan kualitas dan ketebalan. Bambu kemudian dipotong dan diobati sebelum dikeringkan dan ditempatkan di jig. Rangka ini kemudian digabungkan dengan lem dan dibungkus dengan serat alami dan ditempelkan komponen konvensionalnya logam.

"Produk ini sangat padat karya - setiap rangka membutuhkan waktu antara 40 dan 60 jam untuk dibuat," kata Spethmann. "Setiap bagian dari bambu adalah memiliki warna yang berbeda, tikungan yang berbeda, sehingga setiap rangka menjadi unik."

Selain sepeda bambu mereka, Zambikes juga membuat sepeda baja untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal untuk transportasi murah.

"Mencari tenaga kerja yang baik menjadi tantangannya," ujar Spethmann, "tapi itu salah satu alasan kita datang ke Zambia," tambahnya. "Kami melihat kebutuhan dan melihat orang-orang yang membutuhkan peluang dibutuhkan, sehingga di satu sisi ini adalah sebuah tantangan tapi di sisi lain kami senang untuk membantu."

Lebih dari sekedar bisnis, perusahaan mengatakan misinya adalah untuk menyelamatkan nyawa dan mengembangkan solusi transportasi yang efisien dan terjangkau di negara di mana kebanyakan orang hidup dengan $2 per hari - Zambia memiliki peringkat 164 dari 187 pada Indeks Pembangunan Manusia 2011 oleh Program Pembangunan PBB.

Melihat pertumbuhan bisnis sosial sebagai jawaban berkelanjutan untuk kesulitan ekonomi negara, pendiri Zambikes mengatakan ingin menguntungkan masyarakat lokal dengan menyediakan lapangan kerja dan pelatihan keterampilan kepada "yang tidak berpendidikan dan kurang mampu."




Sumber: Sepeda Dari Bambu Buatan Afrika
Reply With Quote
  #2  
Old 14 June 2012, 18:16
ri4nx's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Mar 2011
Location: solo
Posts: 23,076
Thanks: 0
Thanked 242 Times in 188 Posts
ri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top member
Default

mana gan gambar sepeda dari bambunya
Reply With Quote
  #3  
Old 16 June 2012, 19:15
ciplukku's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Apr 2012
Location: Dimana Dimana Dimana
Posts: 1,492
Thanks: 4
Thanked 39 Times in 32 Posts
ciplukku super top memberciplukku super top memberciplukku super top memberciplukku super top memberciplukku super top memberciplukku super top memberciplukku super top memberciplukku super top memberciplukku super top memberciplukku super top memberciplukku super top member
Default

wahh unik ya sepedanya..................
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 10:03.