|
#1
|
||||
|
||||
|
Wakil Presiden periode 2004-2009 Jusuf Kalla mempertanyakan dugaan terjadinya mark up Data Pemilih Tetap (DPT) menjelang Pilgub DKI Jakarta, terhadap Gubernur DKI Jakarta sekaligus calon gubenur incumbent Fauzi Bowo.
Jusuf Kalla yang akrab disapa JK, menyarankan agar persoalaan DPT segera diselesaikan dengan cara mempercepat penyelesaian Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Maka jika e-KTP tidak bisa dikebut menjelang Pilgub, DPT harus diferifikasi dengan sangat teliti, sehingga mark up atau kecurangan pada Pilgub bisa diminimalisir. "Saya tanya juga tentang DPT, itu perbedataan data lama dengan data elektronik, tapi KTP elektronik itu belum rampung yang pasti jumlahnya lebih kecil, ya kalau bisa dirampungkan e-ktp, kalau tidak diperifikasi dengan baik," ungkap JK usai dikunjungi Foke di kediamannya Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (27/5/2012). Dia menyebutkan e-KTP Jakarta seharusnya bisa diselesaikan karena Jakarta lebih mudah dibandingkan dengan daerah lainnya. "Ya harus, waktunya cukup, karena Jakarta kan mudah," pungkasnya. Sebelumnya, penemuan mark up DPT terjadi dibeberapa daerah di DKI Jakarta, dan permasalahan ini sudah dilaporkan terhadap Komisi Pemilhan Umum (KPU) DKI Jakarta. JK Minta Mark Up DPT Diselesaikan Lewat e-KTP
__________________
|
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|