|
#1
|
||||
|
||||
|
Menjelang diselenggarakannya Pilkada DKI Jakarta tahun ini, beberapa kandidat telah meneriakkan janji-janji di masyarakat. Salah satunya adalah dengan memberikan janji akan mampu menyelesaikan permasalahan banjir, macet, dan sampah di Jakarta yang akan diselesaikan paling lama tiga tahun.
Namun berdasarkan hasil dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI), sebagian besar penduduk Jakarta pesimis jika permasalahan tersebut mampu diselesaikan dalam jangka waktu tiga tahun. "Walaupun kerja Foke dibidang banjir, macet dan sampah tidak memuaskan, tapi 80 persen mayoritas publik Jakarta tak yakin masalah itu dapat diatasi," kata peneliti LSI, Toto Izul Fatah, kepada wartawan di Jakarta, Minggu (27/5/2012). Meskipun Foke tidak bisa dianggap sukses dalam mengatasi permasalahan macet, banjir, dan sampah, namun jika pilkada nanti dilakukan dalam dua putaran, Foke tetap akan menjadi pemenang berdasarkan hasil survei LSI ini. "Jika dua putaran, di putaran kedua Fauzi Bowo akan mengalahkan pasangan manapun," papar Toto. Berdasarkan data tersebut, di pemilu putaran kedua, Foke-Nara mendapat 57 persen suara dan Alex-Nono 11,6 persen, dan 31,3 persen belum memutuskan. Sedangkan bila yang lolos ialah Foke dan HNW, maka pasangan Foke-Nara mendapat 53,1 persen dan HNW-Didik mendapat 14,1 persen, masyarakat yang belum menentukan pilihan sebesar 32,8 persen. Sementara itu, jika Foke melawan Jokowi, maka Foke-Nara memperoleh 49 persen dan Jokowi-Ahok 27,8 persenhttp://jakarta.okezone.com/read/2012/05/27/505/636461/foke-tetap-unggul-meski-jakarta-banjir, dan 23,2 persen penduduk belum menentukan pilihannya.
__________________
|
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|