|
#1
|
||||
|
||||
|
JAKARTA, KOMPAS.com - Mencuatnya kasus Gayus Tambunan, pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang memiliki dana Rp 25 miliar dan diduga terlibat markus di kepolisian, membuat Kantor Pajak menjadi sorotan. Setiap gerak-gerik Ditjen Pajak diawasi dengan seksama. Tak urung, hal ini membuat karyawan di Ditjen Pajak menjadi stres. Rasa malu dan takut pun menyelimuti mereka lantaran mereka khawatir masyarakat "mencap" mereka tidak beda dengan Gayus. Direktur Jenderal Pajak Mochamad Tjiptardjo menyatakan dalam beberapa waktu terakhir ini, kinerja karyawannya menjadi menurun. "Kawan-kawan di sini stres. Mereka takut, malu. Mereka di-cap sama dengan Gayus oleh publik. Gondok, kesel, padahal mereka sudah baik-baik begini kok anggapan masyarakat lain," tutur Tjiptardjo, di sela-sela jumpa pers, di Kantornya, Selasa (30/3/2010). Akibat kasus Gayus, Menurut Tjiptardjo, pegawainya juga banyak yang takut bertemu dengan media. Untuk itu, Tjiptardjo berjanji bakal mengusut tuntas kasus ini setidaknya dalam waktu satu bulan kedepan. "Saya menjaga keterbukaan tetapi di satu sisi saya menjaga pasukannya juga. Saya akan selesaikan, setidaknya dalam satu bulan," tandas dia. Last edited by dest; 13 December 2010 at 18:31. |
| The Following User Says Thank You to Nora For This Useful Post: | ||
|
#2
|
||||
|
||||
|
Quote:
biar pada tahu rasa sekarang...mereka memang pantas malu, takut. Kinerja turun karena mereka sadar penghasilan akan berkurang karena modusnya sudah tercium sekarang. Gaka ada hubungan sama harga diri... |
|
#3
|
||||
|
||||
|
sekarang bagian perpajakan kayanya yang lagi di incar..!
pizz...! |
|
#4
|
||||
|
||||
|
emang kebanyakan pada sukses yang kerja diperpajakan. Beli Rumah, mobil, atau yang lain kelihatannya mudah. tapi jika ditanya.... "wah udah jadi orang kaya ya?"....jawabannya.."ndak kok ini semua dari hutang"
|
|
#5
|
||||
|
||||
|
ikut mendukung .....
jadi biar jelas uang rakyat diselewengkan ato ga...... |
|
#6
|
||||
|
||||
|
Kalo itu bukannya emang udah jelas dari dulu ya gan?
|
|
#7
|
||||
|
||||
|
Jakarta - Pelarian Gayus Tambunan ke Singapura berakhir di Food Court Lucky Plaza, Orchard Road, Singapura. Satgas membujuk Gayus selama dua jam. Akhirnya, Gayus bersedia pulang ke Jakarta dan mengakhiri persembunyiannya. Apa alasan Gayus?
Pertemuan Denny Indrayana (DNI) dan Mas Achmad Santosa (MAS), dua anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, dengan Gayus Tambunan di Food Court Lucky Plaza, berlanjut dengan pembicaraan intensif antara tim Satgas dengan Gayus. Selama lebih kurang dua jam, DNI dan MAS terus meyakinkan dan mempersuasi Gayus agar mau pulang ke tanah air. Pertemuan Gayus dengan MAS dan DNI terjadi secara kebetulan, Selasa (30/10/2010) malam. Saat itu, DNI dan MAS yang sedang mencari makan malam bertemu Gayus yang sedang mencari makan malam juga. Dalam upaya membujuk Gayus, DNI dan MAS menyampaikan bagaimana pun kembali ke Tanah Air jauh lebih baik dan lebih membawa manfaat, ketimbang terus lari dan bersembunyi. Bagi keluarganya pun, jika Gayus bekerjasama untuk pulang, pasti akan lebih mudah karena mereka tidak lagi dikejar-kejar pertanyaan di mana Gayus. "Pada awalnya, terlihat benar Gayus masih bimbang. Tetapi dengan tetap menyampaikan pulang ke Jakarta lebih baik, dan kemudharatan menjadi buron, Gayus akhirnya pelan-pelan mau mempertimbangkan untuk pulang," kata DNI. Dalam situasi yang genting demikian, menurut DNI, berulang kali naluri kebapakan Gayus muncul. “Saya khawatir bagaimana istri dan anak-anak saya, jika saya dipenjara," ujar Gayus saat itu seperti ditirukan DNI. Tim Satgas, lanjut DNI, tentu memahami kegelisahan itu. "Namun, kami tetap mengatakan, apa yang telah dilakukan tetap harus dipertanggungjawabkan, dan keluarga insya Allah akan lebih baik dan hidup lebih tenang tanpa sang ayah terus menjadi buron di hadapan hukum," kata DNI. Akhirnya, di ujung pembicaraan itu, Gayus kelihatan sudah mulai mantap untuk bekerjasama dan menyerahkan diri. |
|
#8
|
||||
|
||||
|
Quote:
anda bisa ngomong seperti ini atas dasar apa? ![]()
|
|
#9
|
||||
|
||||
|
Quote:
"SHOW MUST GO ON MAN"
|
|
#10
|
||||
|
||||
|
Quote:
Kami gk stress kok,..we are fine,..i'm not gayus, Kami punya tanggungjwab lebih besar kok daripada sekedar takut ke KPK , ITJEN , KPP , KITSDA , rakyat yg mencemooh or what ever lah,..ALLAH SWT just it No comment!
|
![]() |
| Bookmarks |
| Tags |
| momod gadungan |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|