VIVAnews Forums
Welcome to VIVAforum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Like Tree1Likes

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 24 January 2011, 20:10
Ardi A's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jan 2011
Posts: 128
Thanks: 2
Thanked 47 Times in 19 Posts
Ardi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top member
:naikkuda: Misteri Wasiat Orang INI Menjelang Detik Ajalnya Terungkap Sudah


Hari itu ada seseorang yang meninggal dunia. Seperti biasanya, jika ada sahabat meninggal dunia, Rasulullah pasti menyempatkan diri mengantarkan jenazahnya sampai ke kuburan. Tidak cukup sampai di situ, pada saat pulangnya, Rasulullah menyempatkan diri singgah untuk menghibur dan menenangkan keluarga yang ditinggalkan supaya tetap bersabar dan tawakal menerima musbah itu. Begitupun terhadap keluarga sahabat yang satu ini.

Sesampai di rumah duka, Rasulullah bertanya kepada istri almarhum, “Tidakkah almarhum suamimu mengucapkan wasiat ataulah sesuatu sebelum ia wafat?”

Sang istri yang masih diliputi kesedihan hanya tertunduk. Isak tangis masih sesekali terdengar dari dirinya. “Aku mendengar ia mengatakan sesuatu di antara dengkur nafasnya yang tersengal. Ketika itu ia tengah menjelang ajal, ya Rasulullah.”

Rasulullah tertanya, “Apa yang dikatakannya?”

“Aku tidak tahu, ya Rasulullah. Maksudku, aku tidak mengerti apakah ucapannya itu sekadar rintihan sebelum mati, ataukah pekikan pedih karena dahsyatnya sakaratul maut. Cuma, ucapannya memang sulit dipahami lantaran merupakan kalimat yang terpotong-potong.”

“Bagaimana bunyinya?” tanya Rasulullah lagi.

Istri yang setia itu menjawab, “Suamiku mengatakan ‘Andaikata lebih panjang lagi..., Andaikata yang masih baru ..., Andaikata semuanya ...’. Hanya itulah yang tertangkap sehingga aku dan keluargaku bingung dibuatnya. Apakah perkataan-perkataan itu hanya igauan dalam keadaan tidak sadar, ataukah pesan-pesan yang tidak selesai”

Rasulullah tersenyum. Senyum Rasulullah itu membuat istri almarhum sahabat menjadi keheranan. Kemudian, terdengar Rasulullah berbicara, “Sungguh, apa yang diucapkan suamimu itu tidak keliru.” Beliau diam sejenak. “Jika kalian semua mau tahu, biarlah aku ceritakan kepada kalian agar tak lagi heran dan bingung.”

Sekarang, bukan hanya istri almarhum saja yang menghadapi Rasulullah. Semua keluarga almarhum mengerubungi Rasul akhir zaman itu. Ingin mendengar apa gerangan sebenarnya yang terjadi.

“Kisahnya begini,” Rasulullah memulai.
“Pada suatu hari, ia sedang bergegas akan ke masjid untuk melaksanakan shalat Jumat. Di tengah jalan ia berjumpa dengan dengan orang buta yang bertujuan sama—hendak pergi ke masjid pula. Si buta itu sendirian tersaruk-saruk karena tidak ada yang menuntunnya. Maka, dengan sabar dan telatennya, suamimu yang membimbingnya hingga tiba di masjid. Tatkala hendak menghembuskan nafas yang penghabisan, ia menyaksikan pahala amal shalihnya itu. Lalu ia pun berkata, ‘Andaikata lebih panjang lagi.’ Maksudnya adalah andaikata jalan ke masjid itu lebih panjang lagi, pasti pahalanya akan jauh lebih besar pula.”

Semua anggota keluarga itu sekarang mengangguk-angguk kepalanya. Mulai mengerti sebagian duduk perkara. “Terus, ucapan yang lainnya, ya Rasulullah?” tanya sang istri yang semakin penasaran saja.

Nabi menjawab, “Adapun ucapannya yang kedua dikatakannya tatkala ia melihat hasil perbuatannya yang lain. Sebab pada hari berikutnya, waktu ia pergi ke masjid pagi-pagi sekali untuk shalat Subuh, cuaca dingin sekali. Di tepi jalan ia melihat seorang lelaki tua yang tengah duduk menggigil, hampir mati kedinginan. Kebetulan suaminya membawa sebuah mantel baru, selain yang dipakainya. Maka ia pun mencopot mantelnya yang lama yang tengah dikenakannya dan diberikan kepada si lelaki tua itu. Menjelang saat-saat terakhirnya, suamimu melihat balasan amal kebajikannya itu sehingga ia pun menyesal dan berkata, ‘Coba, andaikata yang masih baru yang kuberikan kepadanya, dan bukannya mantelku yang lama yang kuberikan kepadanya, pasti pahalaku jauh lebih besar lagi.’ Itulah yang dikatakan suami selengkapnya.”

“Kemudian, ucapan yang ketiga, apa maksudnya ya Rasulullah?” tanya sang istri lagi.

Dengan penuh kesabaran, Rasulullah menjelaskan, “Ingkatkah engkau ketika pada suatu waktu suamimu datang dalam keadaan sangat lapar dan meminta disediakan makanan? Ketika itu engkau segera menghidangkan sepotong roti yang telah dicampur daging dan mentega. Namun, tatkala hendak dimakannya, tiba-tiba seorang musafir mengetuk pintu dan meminta makanan. Suamimu lantas membagi rotinya menjadi dua potong. Yang sebelah diberikannya kepada musafir itu. Dengan demikian, pada waktu suamimu akan nazak, ia menyaksikan betapa besarnya pahala dari amalnya itu. Karenanya, ia pun menyesal dan berkata, ‘Kalau aku tahu begini hasilnya, musafir itu tidak akan kuberi hanya separuh. Sebab, andaikata semuanya kuberikan kepadanya, sudah pasti pahalaku akan berlipat ganda pula.’”

Sekarang, semua anggota keluarga mengerti. Mereka tak lagi risau dengan apa yang telah terjadi kepada suami dan ayah mereka ketika akan menjelang wafatnya. Kelapangan telah ia dapatkan karena ia tidak sungkan untuk menolong dan memberi

Sumber : M I S T E R I
tomjali likes this.
Reply With Quote
The Following 4 Users Say Thank You to Ardi A For This Useful Post:
diaz505 (28 January 2011), lord_aldy (27 January 2011), tomjali (5 June 2013), yankiijo (24 January 2011)
  #2  
Old 24 January 2011, 20:12
Warung KOPI's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jan 2011
Location: Indonesia
Posts: 188
Thanks: 0
Thanked 10 Times in 8 Posts
Warung KOPI is an unknown quantity at this point
Default

woww. jadi merinding ane
Reply With Quote
  #3  
Old 24 January 2011, 20:14
dunia aneh's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Jan 2011
Posts: 731
Thanks: 1
Thanked 26 Times in 20 Posts
dunia aneh super top memberdunia aneh super top memberdunia aneh super top memberdunia aneh super top memberdunia aneh super top memberdunia aneh super top memberdunia aneh super top memberdunia aneh super top memberdunia aneh super top memberdunia aneh super top memberdunia aneh super top member
Default

merinding bngt
Reply With Quote
  #4  
Old 24 January 2011, 20:24
yankiijo's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Jun 2010
Location: Sleman
Posts: 9,567
Thanks: 246
Thanked 233 Times in 71 Posts
yankiijo super top memberyankiijo super top memberyankiijo super top memberyankiijo super top memberyankiijo super top memberyankiijo super top memberyankiijo super top memberyankiijo super top memberyankiijo super top memberyankiijo super top memberyankiijo super top member
Default

nais share.. tritnya mantep2 nih..

<-- kopi jahe
Reply With Quote
  #5  
Old 24 January 2011, 20:31
lapak info's Avatar
Gold Member
 
Join Date: Jan 2011
Location: Jakarta
Posts: 7,747
Thanks: 30
Thanked 108 Times in 81 Posts
lapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top memberlapak info super top member
Default

woooww tobat gan..nice info nih
Reply With Quote
  #6  
Old 24 January 2011, 20:40
Banned
 
Join Date: Nov 2010
Posts: 1,610
Thanks: 0
Thanked 11 Times in 8 Posts
CENTERALhealth is an unknown quantity at this point
Thumbs up

Quote:
Originally Posted by Ardi A View Post

Hari itu ada seseorang yang meninggal dunia. Seperti biasanya, jika ada sahabat meninggal dunia, Rasulullah pasti menyempatkan diri mengantarkan jenazahnya sampai ke kuburan. Tidak cukup sampai di situ, pada saat pulangnya, Rasulullah menyempatkan diri singgah untuk menghibur dan menenangkan keluarga yang ditinggalkan supaya tetap bersabar dan tawakal menerima musbah itu. Begitupun terhadap keluarga sahabat yang satu ini.

Sesampai di rumah duka, Rasulullah bertanya kepada istri almarhum, “Tidakkah almarhum suamimu mengucapkan wasiat ataulah sesuatu sebelum ia wafat?”

Sang istri yang masih diliputi kesedihan hanya tertunduk. Isak tangis masih sesekali terdengar dari dirinya. “Aku mendengar ia mengatakan sesuatu di antara dengkur nafasnya yang tersengal. Ketika itu ia tengah menjelang ajal, ya Rasulullah.”

Rasulullah tertanya, “Apa yang dikatakannya?”

“Aku tidak tahu, ya Rasulullah. Maksudku, aku tidak mengerti apakah ucapannya itu sekadar rintihan sebelum mati, ataukah pekikan pedih karena dahsyatnya sakaratul maut. Cuma, ucapannya memang sulit dipahami lantaran merupakan kalimat yang terpotong-potong.”

“Bagaimana bunyinya?” tanya Rasulullah lagi.

Istri yang setia itu menjawab, “Suamiku mengatakan ‘Andaikata lebih panjang lagi..., Andaikata yang masih baru ..., Andaikata semuanya ...’. Hanya itulah yang tertangkap sehingga aku dan keluargaku bingung dibuatnya. Apakah perkataan-perkataan itu hanya igauan dalam keadaan tidak sadar, ataukah pesan-pesan yang tidak selesai”

Rasulullah tersenyum. Senyum Rasulullah itu membuat istri almarhum sahabat menjadi keheranan. Kemudian, terdengar Rasulullah berbicara, “Sungguh, apa yang diucapkan suamimu itu tidak keliru.” Beliau diam sejenak. “Jika kalian semua mau tahu, biarlah aku ceritakan kepada kalian agar tak lagi heran dan bingung.”

Sekarang, bukan hanya istri almarhum saja yang menghadapi Rasulullah. Semua keluarga almarhum mengerubungi Rasul akhir zaman itu. Ingin mendengar apa gerangan sebenarnya yang terjadi.

“Kisahnya begini,” Rasulullah memulai.
“Pada suatu hari, ia sedang bergegas akan ke masjid untuk melaksanakan shalat Jumat. Di tengah jalan ia berjumpa dengan dengan orang buta yang bertujuan sama—hendak pergi ke masjid pula. Si buta itu sendirian tersaruk-saruk karena tidak ada yang menuntunnya. Maka, dengan sabar dan telatennya, suamimu yang membimbingnya hingga tiba di masjid. Tatkala hendak menghembuskan nafas yang penghabisan, ia menyaksikan pahala amal shalihnya itu. Lalu ia pun berkata, ‘Andaikata lebih panjang lagi.’ Maksudnya adalah andaikata jalan ke masjid itu lebih panjang lagi, pasti pahalanya akan jauh lebih besar pula.”

Semua anggota keluarga itu sekarang mengangguk-angguk kepalanya. Mulai mengerti sebagian duduk perkara. “Terus, ucapan yang lainnya, ya Rasulullah?” tanya sang istri yang semakin penasaran saja.

Nabi menjawab, “Adapun ucapannya yang kedua dikatakannya tatkala ia melihat hasil perbuatannya yang lain. Sebab pada hari berikutnya, waktu ia pergi ke masjid pagi-pagi sekali untuk shalat Subuh, cuaca dingin sekali. Di tepi jalan ia melihat seorang lelaki tua yang tengah duduk menggigil, hampir mati kedinginan. Kebetulan suaminya membawa sebuah mantel baru, selain yang dipakainya. Maka ia pun mencopot mantelnya yang lama yang tengah dikenakannya dan diberikan kepada si lelaki tua itu. Menjelang saat-saat terakhirnya, suamimu melihat balasan amal kebajikannya itu sehingga ia pun menyesal dan berkata, ‘Coba, andaikata yang masih baru yang kuberikan kepadanya, dan bukannya mantelku yang lama yang kuberikan kepadanya, pasti pahalaku jauh lebih besar lagi.’ Itulah yang dikatakan suami selengkapnya.”

“Kemudian, ucapan yang ketiga, apa maksudnya ya Rasulullah?” tanya sang istri lagi.

Dengan penuh kesabaran, Rasulullah menjelaskan, “Ingkatkah engkau ketika pada suatu waktu suamimu datang dalam keadaan sangat lapar dan meminta disediakan makanan? Ketika itu engkau segera menghidangkan sepotong roti yang telah dicampur daging dan mentega. Namun, tatkala hendak dimakannya, tiba-tiba seorang musafir mengetuk pintu dan meminta makanan. Suamimu lantas membagi rotinya menjadi dua potong. Yang sebelah diberikannya kepada musafir itu. Dengan demikian, pada waktu suamimu akan nazak, ia menyaksikan betapa besarnya pahala dari amalnya itu. Karenanya, ia pun menyesal dan berkata, ‘Kalau aku tahu begini hasilnya, musafir itu tidak akan kuberi hanya separuh. Sebab, andaikata semuanya kuberikan kepadanya, sudah pasti pahalaku akan berlipat ganda pula.’”

Sekarang, semua anggota keluarga mengerti. Mereka tak lagi risau dengan apa yang telah terjadi kepada suami dan ayah mereka ketika akan menjelang wafatnya. Kelapangan telah ia dapatkan karena ia tidak sungkan untuk menolong dan memberi

Sumber : M I S T E R I
Thank's....
Reply With Quote
  #7  
Old 24 January 2011, 21:26
Farid.07's Avatar
Banned
 
Join Date: Jan 2011
Location: Owner VIVAforum
Posts: 7,453
Thanks: 0
Thanked 168 Times in 128 Posts
Farid.07 super top memberFarid.07 super top memberFarid.07 super top memberFarid.07 super top memberFarid.07 super top memberFarid.07 super top memberFarid.07 super top memberFarid.07 super top memberFarid.07 super top memberFarid.07 super top memberFarid.07 super top member
Default

Nice Info Gan ....
Reply With Quote
  #8  
Old 24 January 2011, 21:44
dewacuk's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jan 2011
Posts: 160
Thanks: 5
Thanked 0 Times in 0 Posts
dewacuk member hancur leburdewacuk member hancur leburdewacuk member hancur leburdewacuk member hancur leburdewacuk member hancur leburdewacuk member hancur leburdewacuk member hancur leburdewacuk member hancur leburdewacuk member hancur leburdewacuk member hancur leburdewacuk member hancur lebur
Default





Reply With Quote
  #9  
Old 25 January 2011, 10:28
Laely F's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Jan 2011
Posts: 921
Thanks: 0
Thanked 30 Times in 10 Posts
Laely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top memberLaely F super top member
Default

Quote:
Originally Posted by lapak info View Post
woooww tobat gan..nice info nih
tobat sambel ya gan
Reply With Quote
  #10  
Old 26 January 2011, 12:48
Ardi A's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jan 2011
Posts: 128
Thanks: 2
Thanked 47 Times in 19 Posts
Ardi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top memberArdi A super top member
Default

Quote:
Originally Posted by yankiijo View Post
nais share.. tritnya mantep2 nih..

<-- kopi jahe
Kasih cendolnya dong bro, kalo bermanfaat
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 06:52.