VIVAnews Forums
Welcome to VIVAforum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 17 March 2013, 10:44
babypurples's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Oct 2011
Posts: 895
Thanks: 0
Thanked 128 Times in 99 Posts
babypurples super top memberbabypurples super top memberbabypurples super top memberbabypurples super top memberbabypurples super top memberbabypurples super top memberbabypurples super top memberbabypurples super top memberbabypurples super top memberbabypurples super top memberbabypurples super top member
Default Misteri Segitiga Masalembo di Perairan Indonesia

Dua kecelakaan lalulintas pada awal tahun 2007 sangat memperihatinkan. Yang pertama kecelakaan lalulintas laut yang menimpa kapal laut Senopati Nusantara, yang kedua kecelakaan Pesawat Adam Air. Keduanya diduga terjadi pada waktu yang berdekatan di kawasan yang sama berdekatan juga di laut Utara Jawa, dan yang satu di seputar Masalembo.

Duapuluh enam tahun yang lalu KM Tampomas II terbakar di laut dan karam pada tanggal 27 Januari 1981. Ah kenapa pada bulan-bulan yang sama ya? memang bulan-bulan ini merupakan bulan-bulan puncak perubahan musim seantero Indonesia yang kepulauannya berada di sekitar katulistiwa.

Tetapi kenapa kejadian kecelakaan ini di lokasi yang kira-kira sama? Ah jangan-jangan barangkali mungkin saja.
Pulau Masalembo sebenarnya sebuah pulau kecil yang berada di ujung Paparan Sunda. Pulau-pulau kecil ini berada di daerah “pertigaan” laut yaitu laut jawa yang berarah barat timur dan selat Makassar yang memotong berarah utara-selatan.

Pola kedalaman laut di Segitiga Masalembo ini sangat jelas menunjukkan bentuk segitiga yang nyaris sempurna berupa segitiga sama sisi.


Pada peta kedalaman laut atau peta bathymetri diatas dapat dilihat adanya bentuk kepulauan yang berbentuk segitiga. Tinggian yang terdiri beberapa pulau-pulau ini saya sebut sebagai “SEGITIGA MASALEMBO” atau “THE MASALEMBO TRIANGLE“. Nah, ada apa saja di daerah seputaran Segitiga Masalembo ini. Coba kita buka-buka dikit-dikit ya. Tapi jangan mengharap banyak dari sisi mistisnya, akan lebih banyak saya urai sisi kebumian dan kelautannya saja.

Pertemuan ARLINDO (Arus Laut Indonesia)
Indonesian Throughflow (ARLINDO), indicate the relationship between the relationship between ARLINDO and El-Nino Southern Oscillation (ENSO) (Source, Gordon, A., 1998)

Di atas ini digambarkan arus laut di Indonesia, terutama Indonesia Timur. Coba perhatikan arus yang melewati Segitiga Masalembo ini. Pada bagian atas (garis hijau) menunjukkan air laut mengalir dari barat memanjang di Laut Jawa, berupa monsoonal stream atau arus musiman. Arus ini sangat dipengaruhi oleh cuaca dan musim. Sedangkan dari Selat Makassar ada arus lain dari utara yang merupakan thermoklin, atau aliran air laut akibat perbedaan suhu lautan. Kedua arus ini bertemu di sekitar Segitiga Masalembo.


Yah, tentu saja arus ini akan sangat mempengaruhi pelayaran laut disini.
Arus musiman ini sangat dipengaruhi juga oleh suhu air laut akibat pemanasan matahari tentusaja. Kalau anda masih inget bahwa lintasan matahari itu bergerak bergeser ke-utara-selatan dengan siklus tahunan. Itulah sebabnya pada bulan-bulan Januari yang merupakan saat perubahan arus musiman (monsoon).
Quote:
Apa menariknya dari ARLINDO ini? Arus ini membawa air laut dingin dari Samodra Pasifik ke Samodera Indonesia diduga dengan debit hingga 15 juta meterkubik perdetik!!! Dan hampir keseluruhannya melalui Selat Makassar!
Tentunya aliran air sebesar ini bukan sekedar aliran air saja. Banyak aspek lain yang ikut mengalir dengan aliran air sebanyak itu, misalnya akan terdapat pula aliran ikan-ikan laut, aliran sedimen laut, juga aliran temperatur air. Apa saja efek aliran ini dengan proses kelautannya sendiri? Wah tentunya banyak sekali.

Pada profil dasar selat Makassar diatas terlihat batuan kalimantan dan batuan sulawesi berbeda, kalau masih ingat yang aku tulis tentang pembentukan Patahan-patahan di Jawa di tulisan sebelumnya disini, maka tentunya mudah dimengerti. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan mencolok antara Indonesia barat dengan Indonesia Timur, seperti yg ditulis disini sebelumnya.
Kalimantan merupakan bagian dari Paparan Sunda (Indonesia Barat) sedang Sulawesi merupakan bagian dari Indonesia Timur. Nah garis yang membaginya dulu diketemukan oleh Wallace disebut sebagai Garis Wallace (Wallace Line). Garis Wallace ini sebenernya hasil penelitian satwa Indonesia Barat-Timur, namun sebenarnya ada juga implikasi atau manifestasi dari aspek geologis (batuan penyusunnya).

Dari Batuannya kita tahu bahwa dibawah selat makasar ini terdapat tempat yang sangat kompleks geologinya, diatasnya terdapat selat Makassar yang juga memilki karakter khusus di dunia ini dimana mengalirkan air yang sangat besar.

Apa yang terlihat lagi? Ya tentunya ada aspek meteorologis yang memisahkan antara daerah diatas air dengan daerah diatas daratan yaitu awan. Awan merupakan fenomena khusus yang paling banyak dijumpai diatas daratan. Itulas sebabnya kalau sedang di tengah laut coba tengok ke atas, carilah awan.


Apa lagi selain awan?
Angin, ya angin juga akan berhembus karena perbedaan tekanan udara panas. Pada malam hari saat bertiupnya angin darat, para nelayan pergi menangkap ikan di laut. Sebaliknya pada siang hari saat bertiupnya angin laut, para nelayan.

Perubahan angin darat laut karena suhu ini berubah dalam siklus harian, namun tentunya ada juga siklus tahunannya atau disebut siklus monsoon. Looh Monsoon, kok sepertinya juga ada monsoonal stream yang ada di Arlindo digambar atas. Ya, memang itulah siklus-siklus arus angin, siklus air itu bertemu bercampur di segitiga Masalembo ini. Runyem kan?
Seringkali daerah Segitiga Bermuda dihubungkan dengan kondisi magnetisme. Adakah peta magnetik daerah Segitiga Masalembo ini?

Kalau dibandingkan dengan Segitiga Bermuda, lokasi Segitiga Masalembo juga tidak menunjukkan keanehannya. Sepertinya keangkeran segitiga Masalembo ini lebih ditentukan oleh faktor gangguan alamiah yang bukan mistis. Yang mungkin paling dominan adalah faktor meteorologis termasuk didalamnya faktor cuaca, termasuk didalamnya angin, hujan, awan, kelembaban air dan suhu udara yang mungkin memang merupakan manifestasi dari konfigurasi batuan serta kondisi geologi, oceaografi serta geografi yang sangat unik.

Kalau memang Masalembo Triangle ini banyak menimbulkan masalah transportasi (lalulintas), tentunya perlu rambu-rambu lalulintas laut yang lebih canggih ditempatkan di lokasi ini. Tetapi bukan berarti zona terlarang masa sih kita tidak boleh melewatinya sepanjang masa. Misalnya mercusuar khusus, penempatan radar pemantau. Juga yang tak kalah penting penelitian saintifik tentang perilaku arus air laut, serta cuaca di daerah ini.
Reply With Quote
  #2  
Old 17 March 2013, 10:54
Subwoofer's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Feb 2013
Location: Surabaya
Posts: 2,907
Thanks: 12
Thanked 6 Times in 6 Posts
Subwoofer super top memberSubwoofer super top memberSubwoofer super top memberSubwoofer super top memberSubwoofer super top memberSubwoofer super top memberSubwoofer super top memberSubwoofer super top memberSubwoofer super top memberSubwoofer super top memberSubwoofer super top member
Default

ane baru tau neh gan... nice info
Reply With Quote
  #3  
Old 17 March 2013, 13:09
duniaunik's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 9,788
Thanks: 17
Thanked 166 Times in 140 Posts
duniaunik super top memberduniaunik super top memberduniaunik super top memberduniaunik super top memberduniaunik super top memberduniaunik super top memberduniaunik super top memberduniaunik super top memberduniaunik super top memberduniaunik super top memberduniaunik super top member
Default

hampir sama kaya segitiga bermuda yah gan banyak menyimpan misteri tuh
__________________
metode mudah mendapatkan wanita kaya dan cantik di facebook klik www.infotante.com trust me its work !
Reply With Quote
  #4  
Old 17 March 2013, 14:22
bayu ninja's Avatar
Super Member
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 38,341
Thanks: 30
Thanked 47 Times in 39 Posts
bayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top member
Default

Bener nih .. cukup di kasih aja rambu2 laut yg canggih ...
Reply With Quote
  #5  
Old 17 March 2013, 16:56
ri4nx's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Mar 2011
Location: solo
Posts: 24,342
Thanks: 0
Thanked 241 Times in 187 Posts
ri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top member
Default

seperti segitiga bermuda aja ya yang sering terjadi kecelakaan namun segitiga ini masih kalah fenomenal dengan segitiga bermuda
Reply With Quote
  #6  
Old 17 March 2013, 18:30
serbaherbal Male
Guest
 
Location: Semarang
Posts: n/a
Default masalembu

jauh agan2, kapal senopati di perairan karimunjawa-jepara ( tempat tinggal ane), pesawat adam air di perairan masalembu (sumenep madura). tapi emang gelombang di perairan masalembu dahsyat bgt, gelombang terbesar yg pernah kulihat. kebetulan aku pernah ke masalembu (tempat kelahiran musisi dangdut Imam S Arifin).
Reply With Quote
  #7  
Old 17 March 2013, 20:30
nindi's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Jun 2011
Posts: 15,513
Thanks: 2
Thanked 120 Times in 108 Posts
nindi super top membernindi super top membernindi super top membernindi super top membernindi super top membernindi super top membernindi super top membernindi super top membernindi super top membernindi super top membernindi super top member
Default

jadi ini segitiga bermudanya indonesia ya gan,..wah ngeri juga tuh,..
Reply With Quote
  #8  
Old 17 March 2013, 22:22
salahsapa's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Location: di belakangmu
Posts: 12,667
Thanks: 13
Thanked 265 Times in 215 Posts
salahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top membersalahsapa super top member
Default

Quote:
Originally Posted by duniaunik View Post
hampir sama kaya segitiga bermuda yah gan banyak menyimpan misteri tuh
misteri yang sangat misteri gan
Reply With Quote
  #9  
Old 17 March 2013, 22:31
antomoel's Avatar
New Member
 
Join Date: Mar 2013
Location: Jakarta
Posts: 57
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
antomoel super top memberantomoel super top memberantomoel super top memberantomoel super top memberantomoel super top memberantomoel super top memberantomoel super top memberantomoel super top memberantomoel super top memberantomoel super top memberantomoel super top member
Default

wah kalo gitu harusnya lebih banyak rambu-rambu dan info tentang cuaca harus jadi pegangan para pelaut sama pilot ya...
Reply With Quote
  #10  
Old 19 March 2013, 19:00
andimuhalfianto Male
Guest
 
Location: JL. MEDAN MERDEKA UTARA NO. 7
Posts: n/a
Wink

wah.. pengetahuan baru ni..
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 21:06.