|
#1
|
||||
|
||||
|
Sumber:Berita : Eksplorasi Proggresive Rock - Harian Pagi Padang Ekspres
![]() Band-band di Kota Padang memang semakin banyak jumlahnya akhir-akhir ini. Namun jika bicara soal kualitas dan prestasi, bisa dibilang tak banyak band yang memang memiliki kualitas dan prestasi. Jika sebelumnya di halaman Remaja ini, kita sudah mewawancarai Lemonade, ExCore dan Arloji, kini giliran Claviora. Berdasarkan info dari laman band mereka di facebook, band ini sudah berdiri selama dua tahun. Tepatnya, 19 Januari 2010. Band ini digawangi Nisa dari SMAN 3 Padang (vokal), Aji dari SMAN 3 Padang (lead gitar), Jeje dari SMA Semen Padang (rhtym gitar), Agung dari SMAN 3 Padang (bass), Ade dari SMAN 3 Padang (keyboard) dan Duke dari SMAN 3 Padang (drum). Nama Claviora sendiri memiliki arti pemikiran pintar yang hanya terpikir oleh orang-orang yang pintar. “Nama itu didapatkan di kamus bahasa Belanda. ”Orang yang mendapatkannya adalah Regina, vokalis Claviora terdahulu,” tutur Nisa, vokalis Claviora saat ini. Dengan nama tersebut, mereka berharap suatu saat kami bisa menjadi yang terbaik di genre progressive dan bisa membuat musik beraura claviora. Bicara soal genre musik, band yang kebanyakan personilnya SMAN 3 Padang ini mengusung progressive rock. Menurut Nisa, musik rock ini berimajinasi jauh ke depan. Karena musik mereka menantang dan memiliki banyak hitungan rumit, layaknya matematika. “Seperti fusi musik rock dan klasik, banyak permainan instrumen dan disharmonisasi.” Meski begitu, pada awal berdirinya band ini tidak langsung membawakan musik bergenre progressive rock. “Awalnya musik yang simpel, lalu kami ingin mencoba hal yang baru, yaitu kerumitan dan disharmonisasi dalam musik tersebut. Kelebihan progressive rock adalah seluruh personil bisa mengeksplor bakat semaksimal mungkin karena instrumen sangat berperan penting. Gabungan musik klasik dan rock juga bisa menambah IQ,” jelas mereka. Mmm, benarkah? Bicara soal prestasi, Claviora tak dapat dianggap remeh. Mereka pernah meraih prestasi Juara 1 Festival Smanten TEENERS 2010 (the best drummer), Juara 3 Festival Smansix SIX E SIX 2011 (the best vokalis, the best keyboardis), Juara 2 Festival Band Pelajar Sumbar di SMA Negeri 1 SOLOK 2011 (the best bassis), Juara 2 Landbouw Band Festival antar pelajar Sumbar-Riau di SMAN 1 Bukittinggi (the best vokalis, the best bassis, the best keyboardis), Juara 2 Festival Smanten TEENERS 2011 (the best keyboardis) dan Juara 3 Festival Tahun Baru 2012, Tingkat Umum di Plaza Andalas. Perselisihan pendapat adalah suatu hal yang biasa dalam sebuah kelompok, begitu pula dalam sebuah band. Bagi Claviora, mereka belum pernah mendapatkan kesulitan dalam mengambil keputusan. Pasalnya, kebanyakan personel Claviora yang lebih memilih mengalah. “Paling mereka ngadu ke vokalis. Soalnya cewek lebih bisa menenangkan suasana kalau lagi panas,” tutur Nisa, sambil tertawa. Mereka pun telah mencoba untuk membuat lagu ciptaan mereka sendiri. Namun, lagu tersebut belum dirampungkan hingga kini. Hal itu disebabkan karena seluruh personil yang saat ini sudah duduk dibangku kelas tiga SMA. Hal itu pulalah yang kini menjadi prioritas dari seluruh personil. “Orangtua sih mendukung, tapi untuk saat ini lebih sering mengingatkan pelajaran dan UN serta SNMPTN yang udah di depan mata,” ujar Nisa. “Kami pun saat ini lebih memprioritaskan belajar dan ikut bimbingan belajar. Memang agak susah ngatur waktu, meski sudah jarang berkumpul, tapi kami masih menyempatkannya kok,” tambah gadis berkulit putih ini. Oia, sekedar info, jauh sebelum bergabung dengan Claviora, vokalis mereka sudah sering mengikuti berbagai lomba solo song. Baru tiga tahun belakangan ini Nisa mulai aktif sebagai vokalis band. Meski begitu, sampai saat ini Nisa masih tetap mengikuti berbagai lomba solo song. “Ya asyiknya nge-band beda dengan asyiknya nyanyi solo. |
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|