View Single Post
  #193  
Old 21 May 2012, 12:37
a5tut1's Avatar
a5tut1 a5tut1 is offline
Senior Member
 
Join Date: Nov 2011
Posts: 853
Thanks: 0
Thanked 54 Times in 48 Posts
a5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top member
:pengumuman: Istri Korban Sukhoi Siap Lihat Jenazah Suami


Santa Fransiska, istri Darwin Pelawi yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat Sukhoi Suuperjet 100 di Gunung Salak, mengaku siap melihat secara langsung jasad suaminya.

"Kalau saya siap," ujar Santa di Rumah Sakit Polri Soekamto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin 21 Mei 2012.

"Tapi nanti kan bareng dari keluarga yang lain ya. Kan maksimal bertiga ya," tambahnya.

Santa mengatakan, Selasa 22 Mei 2012 besok, sekitar pukul 13.00 WIB, dia dan keluarga lainnya akan kembali lagi ke RS Polri untuk melihat jenazah Darwin.

Tapi siapa saja yang akan melihat, kata Santa, masih dibicarakan internal keluarga.

"Kita nanti di dampingi dari tim psikologi. Karena itu diperlukan ya untuk menyiapkan kondisi mental keluarga," kata Santa yang datang ke RS Polri dengan membawa baju untuk jenazah suaminya.

Darwin Pelawi adalah seorang pilot sekaligus Direktur Operasi Pelita Air Service. Dia menjadi satu dari 45 korban yang tewas saat jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 pada Rabu 9 Mei 2012.

Rencananya, jenazah Darwin akan dimakamkan San Diego Hills, Karawang.

"Hari pemakaman masih dibicarakan. Jadi nanti upacara keagamaannya Kristen. Tapi kita di rumah duka juga tetap melakukan upacara adat. Hari kamis upacara adat," Santa menjelaskan.

Kebanyakan kondisi jenazah sudah tidak utuh. Pihak DVI Mabes Polri pun menyarankan agar keluarga korban yang tak kuat melihat, supaya tidak melihat.
"Mental psikologis kadang-kadang tidak nyaman untuk keluarga. Bisa membuat trauma yang berkepanjangan dan jadi ada ingatan-ingatan di masa mendatang. Kalau tidak kuat, saran kami tidak usah melihat," kata Direktur Eksekutif DVI, Komisaris Besar Polisi Anton Castilani.
Meski begitu, pihak Polri telah menyiapkan psikolog untuk mendampingi keluarga korban.
Reply With Quote