View Single Post
  #1  
Old 13 June 2012, 20:50
danay's Avatar
danay Male danay is offline
New Member
 
Join Date: Feb 2011
Location: Jakarta
Posts: 79
Thanks: 0
Thanked 4 Times in 2 Posts
danay super top memberdanay super top memberdanay super top memberdanay super top memberdanay super top memberdanay super top memberdanay super top memberdanay super top memberdanay super top memberdanay super top memberdanay super top member
:pengumuman: Inilah Motif Manuver Militer Baru Israel

REPUBLIKA.CO.ID, Israel kembali menggelar manuver militer baru di wilayah Shebaa. Sumber Lebanon menyebutkan Israel memulai latihan perang besar-besaran di selatan Shebaa dengan menerjunkan pasukan infanteri dan altileri. Tidak hanya itu, militer Israel juga mengerahkan pesawat pengintai tanpa awak dan helikopter di Sheba, dataran tinggi Golan, dan desa-desa perbatasan rezim agresor dan Lebanon.

Motif manuver militer terbaru Israel bisa dilihat dari berbagai sisi. Pertama, rezim Zionis melakukan "Show of Force" di wilayah yang dudukinya dengan target ambisius memperluas wilayah jarahan.

Kedua, latihan perang ini digelar untuk mengalihkan isu friksi di tubuh rezim Zionis terkait kemampuan militer agresor itu dalam menghadapi serangan balasan dari Iran, Hizbullah dan Hamas, jika Israel benar-benar menyerang instalasi nuklir Iran.

Pasalnya, beberapa waktu lalu, Mantan Kepala Mossad kembali memperingatkan pejabat teras Tel Aviv mengenai risiko besar yang harus ditanggung Israel, jika jadi menyerang Iran. Meir Dagan menilai setiap serangan terhadap situs nuklir Iran akan melibatkan Israel dalam perang regional dengan konsekuensi destruktif bagi Tel Aviv. Ynet melaporkan, Dagan berulang kali mengungkapkan bahwa provokasi ambisius Netanyahu menyerang Iran merupakan "ide terbodoh" yang pernah muncul pada tahun 2011.

Ketiga, manuver militer ini digelar untuk meningkatkan kepercayaan publik Israel sendiri terhadap Tel Aviv, terutama terhadap militer Zionis.

Keempat, latihan perang kali ini digelar untuk mempersiapkan kekuatan militernya menghadapi kemungkinan meletusnya perang baru dengan Hizbullah dan Hamas. Tel Aviv hingga kini mencari celah baru untuk menebus kekalahan memalukan atas Hizbullah dalam perang tahun 2000 lalu.

Redaktur: Endah Hapsari
Sumber: Irib/Irna

Link : Disini
Reply With Quote