VIVAnews Forums
VIVA | NEWS | BOLA | LIFE | SOCIO | BLOG
Welcome to VivaForum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


 
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 23 February 2011, 10:45
jopiesihebad's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Aug 2009
Location: Lagi dikamer bareng bini
Posts: 2,306
Thanks: 11
Thanked 174 Times in 160 Posts
jopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top memberjopiesihebad super top member
tanya Pakar: Bumi Pada 2050 Sulit Dikenali


WASHINGTON - Populasi yang terus bertumbuh terus bersaing berebut sumber-sumber daya yang makin langka saja. Melihat kecenderungan itu, peneliti di sebuah konferensi sains di AS, pekan lalu, meramalkan pada 2050 nanti, dunia sudah 'tak bisa dikenali'.

PBB sudah memprediksi populasi dunia tahun ini akan mencapai angka 7 milyar penduduk, dan menuju 2050, angka itu meningkat ke 9 milyar. "Hampir semua pertumbuhan penduduk terjadi di negara-negara miskin, sebagian di Afrika dan di Asia Selatan," kata John Bongaarts, wakil lembaga nirlaba Population Council.

Untuk memberi makan milyaran mulut itu, tentunya bumi harus diperah lebih keras. "Dalam 40 tahun mendatang, kita harus memproduksi jumlah makanan yang sama dengan yang kita konsumsi selama 8000 tahun ke belakang," kata Jason Clay dari World Wildlife Fund (WWF) di konferensi tahunan American Association for the Advancement of Science (AAAS) itu.

Bila tren sekarang ini berlanjut, "Pada 2050 nanti, sisa planet ini tak lagi kita bisa kenali," kata Clay.

Pembengkakan populasi menimbulkan berbagai masalah, seperti penipisan sumber daya. Di sisi lain, pendapatan diperkirakan meningkat selama 40 tahun ke depan. Secara global, pendapatan akan meningkat tiga kali lipat. Di negara-negara berkembang bahkan berlipat lima.

Seiring naiknya pemasukan, orang cenderung akan naik pula di susunan rantai makanan. Mereka, kata para ahli, mengonsumsi lebih banyak daging dibanding masa-masa ketika mereka berpenghasilan lebih sedikit. "Makin banyak orang, makin banyak uang, makin banyak konsumsi, tapi planetnya masih sama," kata Jason Clay.

Clay meminta para ilmuwan dan pemerintah mulai membuat perubahan dalam bagaimana makanan diproduksi. Para ahli populasi juga meminta lebih banyak pendanaan untuk program keluarga berencana, agar pertumbuhan manusia, utamanya di negara-negara berkembang, bisa lebih dikendalikan.


Quote:
Originally Posted by cybogr
Moderated Message :

Thread Repost.

Original Thread : http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=73374

Last edited by c‎ybogr; 23 February 2011 at 10:56.
  #2  
Old 23 February 2011, 10:46
MLPTZX's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 1,409
Thanks: 0
Thanked 4 Times in 2 Posts
MLPTZX member hancur leburMLPTZX member hancur leburMLPTZX member hancur leburMLPTZX member hancur leburMLPTZX member hancur leburMLPTZX member hancur leburMLPTZX member hancur leburMLPTZX member hancur leburMLPTZX member hancur leburMLPTZX member hancur leburMLPTZX member hancur lebur
Default

udah mbaca di yahoo
 

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 10:04.