|
#331
|
||||
|
||||
|
|
#332
|
||||
|
||||
|
IHSG (3.858)
Ekspektasi Range : 3.825-3.875 ---IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dalam kisaran support dan resisten 3.825 dan 3.875. Pelemahan lanjutan dibawah 3.860 berpeluang kembali menekan indeks ke level support trendline 3.805. Indikator stochastic dead cross dalam area overbought, RSI dan MACD downtrend. Spoiler: COWL (255) Rekomendasi: Spec BUY ---Harga kembali menguat diatas diatas MA50 dan ditutup di resist MA100 daily di level 260 yang juga merupakan fibo 38.2%. Spekulatif beli jika berhasil tembus 260 tersebut untuk peluang naik lanjutan di fibo 50% di level 280. Support di level 245, stop loss jika break dibawah 230. Spoiler: JSMR (5.400) Rekomendasi: HOLD ---Harga bertahan positif diatas MA5, stochastic overbought, RSI uptrend, MACD positif. Support di level 5.300, stop jika break dibawah 5.200. Target sentuh jangka pendek di reisst 5.550. Spoiler: MASA (530) Rekomendasi: Spec BUY ---Harga bertahan kuat diatas EMA50 dengan peluang naik lanjutan ke resist MA100 daily chart yang juga merupakan level Fibonacci retracement di level 560-570. Support di level 510-520, stop loss jika break dibawah 490. Spoiler: GTBO (4.100) Rekomendasi: HOLD ---Harga kembali disupport oleh MA5 daily dengan ditutup candle bullish strong close. Stochastic mendatar dalam area overbought, RSI dan MACD masih cenderung uptrend. Peluang naik lanjutan terbuka di resist upper bollinger band weekly 4.300. Support di level 3.975, stop loss jika break dibawah 3.825. Spoiler: GIAA (710) Rekomendasi: Spec BUY ---Harga ditutup menguat diatas MA20 dan MA100 daily dengan indikator stochastic, RSI yang masih cenderung uptrending dan MACD positif. Target sentuh di resist tutup gap 730-740. Support di level 690, stop loss jika break dibawah 670. Spoiler: Wisma GKBI 7/F Suite 718 Jl. Jend. Sudirman No. 28 Jakarta 10210 - Indonesia p +62.21.5793.1168 f +62.21.5793.1167 e ipotservice@ipotindonesia.com w www.ipotindonesia.com Join With Us
|
|
#333
|
||||
|
||||
|
Apakah PREMIER ETF LQ-45 itu?
Premier ETF LQ-45 adalah reksadana ekuitas pertama yang Unit Pernyetaannya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Apakah kode saham untuk Premier ETF LQ-45? Kode Perdagangan untuk Premier ETF LQ-45 adalah R-LQ45X |
|
#334
|
||||
|
||||
|
FIXED INCOME RESEARCH
- Obligasi BCA Finance IV A jatuh tempo hari ini - BTN akan terbitkan obligasi Rp 2 triliun tahun depan - SMART berikan kupon sampai 9,25% |
|
#335
|
||||
|
||||
|
IHSG (3.881)
Ekspektasi Range : 3.860-3.910 ---IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas dalam kisaran support dan resisten 3.860 dan 3.910. Indikator stochastic downtrend, RSI dan MACD mendatar-positif. Support di level 3.875, 3.850. Resist di 3.910, 3.925. Spoiler: UNTR (22.100) Rekomendasi: Spec BUY ---Harga bertahan menguat dalam asumsi pola triple bottom di level 21.150. Penguatan berpeluang berlanjut menuju resist MA20 dan 50% Fibonacci di level 22.750. support di level 21.750 dan stop loss jika break dibawah 21.150. Spoiler: ISAT (3.850) Rekomendasi: Spec Buy ---Harga bertahan positif diatas MA20, stochastic overbought, RSI uptrend, MACD positif. Potensi upside ke resist 3.975 yang merupakan asumsi neckline dari pola inverted Head and Shoulder. Support di 3.800, stop loss jika break dibawah 3.675. Spoiler: LSIP (2.650) Rekomendasi: Spec BUY ---Harga ditutup strong close dalam trend channel naik. Entri level 2.575, target price 2.725, dan stop jika break dibawah 2.500. Stochastic berpeluang bullish cross over, RSI uptrend dan MACD positif. Spoiler: Wisma GKBI 7/F Suite 718 Jl. Jend. Sudirman No. 28 Jakarta 10210 - Indonesia p +62.21.5793.1168 f +62.21.5793.1167 e ipotservice@ipotindonesia.com w www.ipotindonesia.com Join With Us
|
|
#336
|
||||
|
||||
|
Fixed Income Research
· Lelang SBSN serap Rp 655 miliar · Bank Muamalat dapat rating A(idn) · Rating SMF ditegaskan di AA(idn) · Semen Gresik jajaki emisi obligasi US$ 300 juta |
|
#337
|
||||
|
||||
|
ETF (exchange-traded funds) pertama kali digulirkan oleh State Street Global Advisors pada 1993 dengan memperkenalkan indeks Standard & Poor’s 500 (SPDR). Sejak itu popularitas ETF terus tumbuh dan mengumpulkan aset dengan kecepatan yang tinggi. Cara termudah untuk memahami ETF adalah membayangkannya sebagai reksadana yang diperdagangkan seperti saham. Cara bertransaksi yang seperti saham itu adalah salah satu dari banyak fitur yang membuat ETF menjadi begitu populer, tertutama di kalangan investor profesional dan individual yang rajin bertransaksi.
Manfaat bertransaksi seperti saham Cara termudah untuk menyoroti manfaat perdagangan ETF yang seperti saham adalah untuk membandingkannya dengan perdagangan reksadana. Pembentukan harga reksadana terjadi sehari sekali, menjelang penutupan bursa. Siapapun yang membeli reksadana pada hari itu mendapatkan harga yang sama, tak peduli pada jam berapa mereka melakukan pembelian pada hari itu. Karena ETF dapat ditransaksikan sepanjang jam buka bursa (intraday) – seperti halnya saham dan obligasi tradisional – maka memberi kesempatan kepada investor untuk berspekulasi dengan memanfaatkan pergerakan pasar jangka pendek melalui transaksi efek tunggal. Sebagai contoh, jika S&P 500 mengalami lonjakan kenaikan harga pada hari itu, investor dapat mencoba untuk mengambil keuntungan dari kenaikan ini dengan membeli ETF yang mencerminkan indeks (seperti SPDR). Investor juga dapat menahannya untuk beberapa jam selama harga terus naik dan menjualnya dengan mengambil untung sebelum bursa tutup. Investor reksadana yang mengacu pada S&P 500 tidak mempunyai kemampuan itu – sifat dasar cara perdagangan reksadana tidak memungkinkan investor spekulatif untuk mengambil keuntungan dari fluktuasi harian sekeranjang efek. Sifat ETF yang mirip saham memungkinkan investor aktif untuk melakukan lebih dari sekedar melakukan perdagangan intraday. Tak seperti reksadana, ETF juga dapat digunakan untuk strategi perdagangan spekulatif, seperti short selling dan bertransaksi dengan marjin. Singkatnya, ETF memungkinkan investor untuk memperdagangkan seluruh saham di pasar dalam satu saham tunggal. Rasio biaya rendah Semua orang senang menghemat pengeluaran, terutama investor yang mencairkan tabungannya untuk diputar ke dalam portofolionya. Dalam hal menghemat pengeluaran, ETF benar-benar melakukannya. ETF menawarkan semua manfaat yang berkaitan dengan index fund (reksadana yang pembentukan portofolionya berdasarkan indeks tertentu, seperti S&P 500) – seperti pertukaran yang rendah dan diversifikasi yang luas (dengan tidak menyebutkan statistik bahwa 80 persen reksadana yang lebih mahal dan aktif dikelola gagal mengalahkan acuannya) – plus biaya ETF jauh lebih rendah. Kendati demikian, perlu diingat bahwa karena ETF diperdagangkan melalui perusahaan sekuritas, setiap transaksi dikenakan biaya komisi. Untuk menghindari agar biaya komisi tidak mengurangi nilai rasio biaya rendah, bertransaksilah di broker yang mengenakan komisi yang rendah, dan berinvestasilah dengan nilai yang cukup besar. ETF juga akan lebih bermanfaat bagi investor beli dan tahan yang mempunyai posisi untuk melakukan eksekusi dalam jumlah besar, sekali berinvestasi lalu duduk manis. Diversifikasi ETF akan mudah dikelola ketika investor ingin menyusun portofolio yang terdiversifikasi. Sejatinya, ETF juga meliputi kelompok aset lain seperti surat berharga berpendapatan tetap (fixed income). Meskipun ETF berbasis fixed income lebih sedikit memberikan pilihan, namun masih banyak memberikan pilihan, termasuk ETF yang terdiri dari obligasi jangka panjang, obligasi jangka menengah, obligasi jangka pendek. Meskipun ETF fixed income sering dipilih karena pendapatan yang dihasilkan dari dividen, beberapa ETF efek juga memberikan dividen. Pembayaran dividen itu dapat didepositokan ke dalam rekening broker atau diinvestasikan kembali. Jika Anda berinvestasi di ETF yang membayarkan dividen, pastikan untuk mengecek biaya sebelum menginvestasikan kembali dividen tersebut. Ada perusahaan yang membebaskan biaya reinvestasi dividen, ada pula yang tidak. Banyak studi menunjukkan bahwa alokasi aset adalah faktor utama dalam hasil investasi, dan ETF merupakan cara yang paling nyaman bagi investor untuk membangun portofolio yang memenuhi spesifikasi kebutuhan alokasi aset. Sebagai contoh, seorang investor mencari sarana untuk mengalokasikan dananya sebanyak 80 persen di saham, dan 20 persen obligasi dapat dengan mudah membentuk portofolio dalam ETF. Investor tersebut dapat melakukan diversifikasi lebih banyak lagi dengan membagi porsi sahamnya menjadi saham berkapitalisasi besar bertumbuh dan saham berkapitalisasi kecil bernilai, dan porsi obligasi menjadi obligasi jangka menengah dan obligasi jangka pendek. Atau, akan lebih mudah dengan membentuk portofolio dengan perbandingan obligasi terhadap saham, 80/20 dan menyertakan ETF yang melacak obligasi jangka panjang. Semakin besar jumlah ETF yang tersedia akan memungkinkan investor untuk dengan cepat dan mudah membangun portofolio yang terdiversifikasi yang dapat memenuhi semua model alokasi aset. Efisiensi pajak ETF sangat disukai oleh investor yang peduli pajak karena portofolio yang merepresentasikan ETF jauh lebih efisien dalam hal pajak, ketimbang reksadana indeks. Sebagai tambahan untuk menghasilkan perputaran yang lebih rendah – manfaat dari mengaitkan dengan indeks – struktur unik ETF memungkinkan investor memperdagangkan dalam volume yang besar (pada umumnya investor institusional) untuk menarik investasinya (redemption) tidak secara tunai. Ini berarti bahwa investor yang bertransaksi ETF dalam volume besar dapat me-redeem dalam bentuk porsi saham yang menjadi bagian dalam ETF. Penerapan hal ini meminimalkan implikasi pajak bagi investor yang menukar ETF-nya sehingga investor dapat menunda sebagaian besar pajaknya, hingga ia menjual investasinya. Kesimpulan Kenapa ETF menjadi begitu populer, mudah dimengerti. Biaya-biaya yang ditimbukannya rendah, portofolio menjadi fleksibel, dan efisien pajak. Dorongan untuk memperluas ETF, sebagian besar datang dari investor profesional dan aktif bertransaksi. Namun, investor jangka panjang akan menemukan bahwa ETF berbasis pasar yang luas dapat menemukan tempat dalam portofolio mereka ketika mereka mempunyai kesempatan untuk membeli sejumlah besar efek. Investor yang tertarik pada pengelolaan dana secara pasif, dan secara teratur berinvestasi dengan jumlah relatif sedikit, disarankan agar tetap berinvestasi di reksadana indeks konvensional. Komisi broker pada transaksi ETF akan menjadi terlalu mahal bagi mereka yang berada dalam tahap akumulasi proses investasi. Sumber: Investopedia |
|
#338
|
||||
|
||||
|
IHSG (3.934)
Ekspektasi Range : 3.900-3.950 ---IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas dalam kisaran support dan resisten 3.900 dan 3.950. Indeks masih berpeluang naik jika hari ini masih diatas 3.875. Indikator stochastic, RSI uptrend dan MACD positif. Spoiler: WIKA (1.010) Rekomendasi: Spec BUY ---Harga bergerak naik diatas MA50 dalam trend channel. Stocastic uptrend, RSI uptrend dan MACD positif. Support di level 990 dan 970, stop jika break dibawah 970. Resisten di level 1.070. Spoiler: BBRI (6.200) Rekomendasi: Spec BUY ---Rebound yang terjadi diperkirakan bakal berlanjut dengan target menembus resist EMA50 di 6.200. MACD negative divergence, stochastic overbought. Jika closing tidak mampu di atas 6.200 maka lebih baik profit taking terlebih dulu Support 6.100, target 6.400 cut loss jika break 6.100. Spoiler: IMAS (7.150) Rekomendasi: BUY ---Harga naik disertai volume besar hingga break resist EMA10. MACD ada signal bullish-crossover, stochastic keluar dari oversold. Resist 7.350 support 7.000, cut loss jika closing di bawah 6.800. Spoiler: Wisma GKBI 7/F Suite 718 Jl. Jend. Sudirman No. 28 Jakarta 10210 - Indonesia p +62.21.5793.1168 f +62.21.5793.1167 e ipotservice@ipotindonesia.com w www.ipotindonesia.com Join With Us
|
|
#339
|
||||
|
||||
|
Fixed Income Research
· Adhi Karya terbitkan obligasi dan sukuk Rp 750 miliar · BSD terbitkan obligasi Rp 1 triliun, kupon maksimum 9,5% · Atlas Resources tunda emisi obligasi · Pefindo tegaskan rating idAA untuk TA Finance · Wika dapat rating idA+ dari Pefindo |
|
#340
|
||||
|
||||
|
"Heat Map"
Fitur terbaru dari IPOT, cara mudah lihat Sektoral & Index yg sedang Up, Flat dan Down. Bisa dilihat di IPOT versi terbaru 5.3.7.6 menu Market analysis/sectoral heat map/index heat map dan IPOT ULTIMA www.ipotindonesia.com/ipotultima Full menu/Features/Heat map Spoiler: |
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|