VIVAnews Forums
Welcome to VivaForum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #11  
Old 12 September 2010, 00:21
Nuno21's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Sep 2010
Posts: 1,122
Thanks: 1
Thanked 15 Times in 15 Posts
Nuno21 super top memberNuno21 super top memberNuno21 super top memberNuno21 super top memberNuno21 super top memberNuno21 super top memberNuno21 super top memberNuno21 super top memberNuno21 super top memberNuno21 super top memberNuno21 super top member
Default Legenda Naga Penyebab Banjir

Legenda Naga Penyebab Banjir

Ada suatu legenda tentang empat orang kakak beradik sekandung yang datang dari lautan untuk bertapa di perbukitan Balikpapan (tapi gak tau bukit yang mana0. Tiga orang menjelma menjadi naga besar yang konon melingkari perbukitan. Seorang lainnya bertapa n berdiri tegak dan menjelma menjadi pohon.

Ketiga naga itu bertapa selama masa yang hanya diketahui oleh mereka sendiri. Jika waktu bertapa selesai dan masing-masing naga akan pergi, tanda alam yang terjadi adalah hujan sangat deras(kalo ujan deres artinya naganya pergi).

Leluhur warga Balikpapan masih memercayai cerita tersebut. Mereka sangat khawatir apabila hujan turun tiada henti dengan jumlah curah hujan yang besar merupakan pertanda ada naga yang selesai bertapa.

Pertanda pertama dikaitkan dengan longsor dan banjir pada 1978. Itulah waktu naga pertama selesai bertapa. Menurut cerita, naga menuju laut dengan melintasi kawasan Pasar Baru. Setelah hujan reda dan banjir kering, endapan lumpur di jalanan memperlihatkan motif naga.

Naga kedua konon selesai bertapa pada 1985 (pas aku lahir dong...rugi gak liat...). Waktu itu, hujan lebat mengakibatkan banjir dan tanah longsor di perbukitan perumahan Pertamina. Saluran besar pembuangan air pecah dan menimpa perumahan penduduk di bawahnya.

Setelah hujan reda, masyarakat berbenah. Saat itu warga menemukan bentuk meliuk seperti jalan ular di jalanan kompleks yang menembus pagar kawat yang menuju laut.

Seekor naga masih tetap bertapa sampai sekarang. Naga itu dipercaya sebagai yang terbesar. Apabila terjadi hujan lebat tiada henti, mungkin saat itu naga selesai bertapa.

Naga itu menurut cerita menampakkan diri meski hanya bagian mata saja. Sebab naga mulai tidak senang dengan kehidupan warga Balikpapan. Berkaitan dengan itu, dari kejauhan di laut, pelaut sering melihat titik merah seperti api. Konon itu mata sang naga. Namun, sebenarnya titik merah itu adalah api cerobong kilang Pertamina.

Banjir besar terakhir kali terjadi pertengahan 2006. Ratusan rumah nyaris tenggelam, masyarakat nyaris terisolasi, dan lalu lintas macet total. Penyebab banjir adalah hujan tiada henti selama tiga hari sehingga Sungai Ampal meluap sementara saluran air sudah rusak.

Mungkin naga terakhir sudah kembali ke laut. Semoga saja demikian sehingga di masa mendatang tidak banjir lagi. Namun, siapa tahu legenda naga dan banjir ternyata salah ato sapa tau naganya balik lagi ke bukit.

Mungkin saja tidak hanya tiga naga yang bertapa tetapi seratus atau seribu bahkan. Kalau demikian, mungkin masih akan lama Balikpapan bebas banjir jika disesuaikan dengan legenda legenda.
Reply With Quote
  #12  
Old 14 September 2010, 18:50
cwitcuit's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Jun 2010
Location: banjarmasin
Posts: 1,160
Thanks: 71
Thanked 46 Times in 19 Posts
cwitcuit super top membercwitcuit super top membercwitcuit super top membercwitcuit super top membercwitcuit super top membercwitcuit super top membercwitcuit super top membercwitcuit super top membercwitcuit super top membercwitcuit super top membercwitcuit super top member
Default

Kerajaan Kotawaringin

Berdiri :1615-1948
Digantikan oleh : Provinsi Kalimantan Tengah
Ibu kota : Kotawaringin Lama, Pangkalan Bun
Bahasa : Banjar, Dayak Darat
Agama : Islam Sunni mazhab Syafi'i (resmi); Kaharingan
Pemerintahan : Monarki
Raja pertama : Pangeran Dipati Anta-Kasuma
Raja terakhir : Pangeran Ratu Alidin Sukma Alamsyah

Kerajaan Kotawaringin adalah sebuah kerajaan Islam di wilayah yang menjadi Kabupaten Kotawaringin Barat saat ini di Kalimantan Tengah yang menurut catatan istana al-Nursari (terletak di Kotawaringin Lama) didirikan pada tahun 1615 [1] atau 1530[2], dan Belanda pertama kali melakukan kontrak dengan Kotawaringin pada 1637, tahun ini dianggap sebagai tahun berdirinya [3] sesuai dengan Hikayat Banjar dan Kotawaringin (Hikayat Banjar versi I) yang bagian terakhirnya saja ditulis tahun 1663 dan diantara isinya tentang berdirinya Kerajaan Kotawaringin pada masa Sultan Mustain Billah.

Kotawaringin merupakan nama yang disebutkan dalam Hikayat Banjar dan Kakawin Negarakretagama, seringpula disebut Kuta-Ringin, karena dalam bahasa Jawa, ringin berarti beringin.[4]

Negeri Kotawaringin disebutkan sebagai salah daerah di negara bagian Tanjung Nagara (Kalimantan-Filipina) yang tunduk kepada Majapahit. Sebelum diperintah langsung oleh Dinasti Banjarmasin, Kotawaringin menjadi wilayah Kerajaan Tanjungpura yang diperintah oleh orang Melayu. Tanjungpura menguasai wilayah dari Tanjung Dato (Sambas) sampai Tanjung Puting.[5] Menurut suku Dayak yang tinggal di hulu sungai Lamandau, mereka merupakan keturunan Patih Sebatang yang berasal dari Pagaruyung (Minangkabau).

Sejak diperintah Dinasti Banjarmasin, Kotawaringin secara langsung menjadi bagian dari Kesultanan Banjar, sehingga sultan-sultan Kotawaringin selalu memakai gelar Pangeran jika mereka berada di Banjar. Tetapi di dalam lingkungan Kotawaringin sendiri, para Pangeran yang menjadi raja juga disebut dengan Sultan.[6]

Kerajaan Kotawaringin merupakan pecahan kesultanan Banjar pada masa Sultan Banjar IV Mustainbillah yang diberikan kepada puteranya Pangeran Dipati Anta-Kasuma. Sebelumnya Kotawaringin merupakan sebuah kadipaten, yang semula ditugaskan oleh Sultan Mustainbillah sebagai kepala pemerintahan di Kotawaringin adalah Dipati Ngganding (1615)?. Oleh Dipati Ngganding kemudian diserahkan kepada menantunya Pangeran Dipati Anta-Kasuma. Menurut Hikayat Banjar, wilayah Kotawaringin adalah semua desa-desa di sebelah barat Banjar (sungai Banjar = sungai Barito) hingga sungai Jelai.[7] Jadi pada mulanya wilayah Kerajaan Kotawaringin meliputi wilayah paling barat Provinsi Kalimantan Tengah kemudian termasuk pula desa-desa di sebelah barat negeri Banjar yaitu wilayah Provinsi Kalimantan Tengah saat ini kecuali Tanah Dusun (Barito Hulu). Bahkan Kotawaringin sempat menguasai sebagian Kalimantan Barat dengan menjajah negeri Matan dan Lawai atau Pinoh, serta juga menuntut daerah Jelai sebagai wilayahnya



Adipati dan Sultan Kotawariingin. Sultan yang pernah memerintah hingga masuknya penjajah Belanda dengan urutan sebagai berikut:

* Tongara Mandi/Dipati Ngganding
* Kiai Gede - keponakan Tongara Mandi
* (1637-1657) Pangeran Dipati Anta-Kasuma/Ratu Bagawan (putera Sultan Banjar IV) - mangkubumi Kiai Gede[13]
* (1657-xxxx) Pangeran Mas Adipati (anak) - mangkubumi Dipati Gading
* (1700-1720) Panembahan Kota Waringin (anak) - mangkubumi Dipati Gading
* (1720-1750) Pangeran Prabu/Panembahan Derut (anak) - mangkubumi Pangeran Dira
* (1750-1770) Pangeran Adipati Muda (anak) - mangkubumi Pangeran Cakra
* (1770-1785) Pangeran Panghulu (anak) - mangkubumi Pangeran Anom
* (1785-1792) Pangeran Ratu Bagawan (anak) - mangkubumi Pangeran Paku Negara
* (1792-1817) Pangeran Ratu Anom Kasuma Yudha (anak)
* (1817-1855) Pangeran Imanudin/Pangeran Ratu Anom (anak)
* (1855-1865) Pangeran Akhmad Hermansyah (anak)
* (1865-1904) Pangeran Ratu Anom Alamsyah I (anak)
* (1905-1913) Pangeran Ratu Sukma Negara (paman)
* (1913-1939) Pangeran Ratu Sukma Alamsyah (cucu)
* (1939-1948) Pangeran Kasuma Anom Alamsyah II (anak)
* Pangeran Muasyidin Syah(dynastychief/son of last Pangeran Ratu of K.;f.i. in 2008)
* (2010-sekarang) Pangeran Ratu Alidin Sukma Alamsyah (anak Pangeran Ratu Sukma Alamsyah)

disadur dari wikipedia
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 06:33.