
19 June 2012, 06:59
|
 |
Silver Member
|
|
Join Date: Jun 2011
Location: Nagreg-Bandung
Posts: 1,787
Thanks: 8
Thanked 26 Times in 26 Posts
|
|
Soal Tari TOR-TOR,Komunitas Mandaling di Malaysia dan Penjelasannya
Komunitas Mandailing di Malaysia meminta saudara saudara mereka di Indonesia memahami usulan soal tari Tor-tor masuk dalam warisan kebudayaan Negeri Jiran. Salah satu alasannya adalah agar Tari Tor-tor bisa lestari dan mendapat pengakuan negara, tidak hanya sekedar dipentaskan pada acara dipelataran rumah warga saja.
"Suku Mandailing sudah 200 tahun berada di Malaysia, sebelum terwujud Malaysia dan Indonesia, kami sudah ada di sini. Kenapa tidak boleh kebudayaan Mandailing ada dan dikenal banyak orang?. Kami ingin budaya Mandailing juga diangkat di sini, sama seperti budaya Cina, India, Sumatera maupun Jawa yang dikenal disini," ungkap Tokoh Mandailing di Malaysia, Ramli Abdul Karim Hasibuan.

Ia menyayangkan bahasa yang digunakan media di Indonesia soal 'klaim'. Tidak ada yang namanya Malaysia mengklaim tari Tor-tor. Ramli menegaskan, tari Tor-tor diusulkan sebagai warisan kebudayaan bangsa bukan berarti diklaim Malaysia, tapi justru agar dilestarikan, dipelihara dan dipertahankan supaya jangan hilang.
Sumber :
|