|
#1
|
||||
|
||||
|
Allah berfirman: "Dan ingatlah ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, sungguh kamu telah menganiaya dirimu sendiri, karena menjadikan anak sapi sebagai sesembahan. Sebab itu bertaubatlah kamu kepada Penciptamu, lalu bunuhlah dirimu sendiri. Demikian itu lebih baik bagimu di sisi Penciptamu, lalu Dia menerima taubatmu. Sungguh Dia Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (Q S. Al-Baqarah: 54).
Ayat ini menerangkan perintah Allah kepada Bangsa Yahudi di zaman Musa as. agar melakukan bunuh diri masal karena kedurhakaan mereka kepada Allah dengan melakukan penyembahan berhala ketika Nabi Musa sedang berada di atas bukit Tursina. Bangsa Yahudi merupakan bangsa yang sangat durhaka karena mereka menyembah patung anak sapi sebagai ganti dari menyembah Allah, Pencipta sekalian alam. Di dalam ayat ini disebutkan kata-kata "bunuhlah diri-diri kamu" yang dapat berarti bahwa orang-orang yang durhaka di antara ummat Nabi Musa as. disuruh bunuh diri masal, atau dapat pula berarti bahwa orang-orang yang telah menyembah berhala disuruh oleh Allah agar dibunuh oleh orang-orang yang tetap beriman. Kisah pembunuhan massal ummat Nabi Musa ini termaktub dalam Kitab Taurat yang ada sampai sekarang. Disebutkan bahwa Nabi Musa berseru kepada mereka: "Siapa yang memihak kepada Tuhan datanglah kepadaku". Lalu berkumpullah seluruh Bani Levi. Nabi Musa menyuruh mereka mengangkat pedang mereka. Kemudian sebagian mereka membunuh sebagian lainnya. Bani Levi melakukan seperti yang diperintahkan Musa. Dan pada hari itu tewaslah kira-kira 3000 orang dan menurut tasiran lain ada yang menyebutkan 70.000. Taubat dengan bunuh diri massal atau membunuh orang yang menyembah berhala yang diperintahkan kepada Bangsa Yahudi ini adalah dimaksudkan membersihkan diri mereka dari bibit orang orang durhaka yang ada di tengah-tengah masyarakat mereka, sehingga kelak kemudian hari masyarakat ini diharapkan menjadi bersih dan baik. Di dalam sejarah agama Samawi hanya Bangsa Yahudi yang diperintahkan oleh Allah untuk melakukan bunuh diri massal sebagai jalan bertaubat secara tuntas. Hal ini membuktikan bahwa Bangsa Yahudi merupakan golongan manusia yang sangat bobrok dalam kerusakan mental dan moralnya. Sumber |
|
#2
|
||||
|
||||
..........................
|
|
#3
|
||||
|
||||
![]() Uda tau Allah Maha Pengampun dan Penyayang, Ga mungkin menyuruh umatnya buat bunuh diri massal. lebih indah klu ditafsir membunuh sifat menduakan Allah, bukan bunuh diri secara harafiah. Allah Maha Besar jangan menafsir secara pikiran manusia! |
|
#4
|
|||
|
|||
|
Tulisan orang bego ya kyak artikel diatas.....dasar manusia kafir...
|
|
#5
|
||||
|
||||
|
ts nya ngerti gak sih apa yg dia sampein.....?????????
|
|
#6
|
||||
|
||||
|
ada yg salah dgn artikel di atas? silakan baca tafsir Al-Qur'an..
__________________
Wahai Robb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu Al-Qur'an dan Tragedi 11 September Batuk yg Menyebabkan Kematian Ribuan Nyawa Cara Jitu Menebak Tanggal Lahir ![]() |
|
#7
|
||||
|
||||
|
mending di closed aja deh mod....
|
|
#8
|
||||
|
||||
|
tafsir diatas dimaksudkan bahwa: bunuh diri lebih mulia dari pada menyekutukan Allah trmasuk dgn cara memberi sesembahan. karena menyekutukan Allah adalah perbuatan syirik yg ga bisa diampuni kecuali dgn tatubatan nasuha.
tolong kalo baca dan menafsirkan Al-quran jgn separo-separo!!! |
|
#9
|
||||
|
||||
|
di hapus aja neh thread....
jgn sampai orang2 salah mengartikan |
|
#10
|
||||
|
||||
|
kejem amat kedengerenya gan ... emangnya diwajibkan ya
|
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|