VIVAnews Forums
Welcome to VivaForum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 23 June 2012, 17:37
omongwae's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Feb 2012
Location: 20
Posts: 1,025
Thanks: 0
Thanked 32 Times in 26 Posts
omongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top member
Default Lambang Garuda [Simbol Indonesia] Mengalami Perubahan 3 Kali

Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, Sultan Hamid II diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ia ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara.

Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mohammad Natsir, dan RM Ngabehi Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.

LAMBANG PERTAMA


Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M. Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M. Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang.

Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.

LAMBANG KEDUA


Pada tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.

Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali – Garuda Pancasila dan disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri.

AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Departemen Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “’tidak berjambul”’ seperti bentuk sekarang ini.

Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes, Jakarta pada 15 Februari 1950.

LAMBANG KETIGA


Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno.
Tanggal 20 Maret 1950, bentuk akhir gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk akhir rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.

LAMBANG KEEMPAT


Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H. Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974. Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah, Pontianak.

Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan berkas dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan “ide perisai Pancasila” muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara. Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara.



Sumber: Lambang Garuda [Simbol Indonesia] Mengalami Perubahan 3 Kali | www.facekom.info
Reply With Quote
  #2  
Old 24 June 2012, 11:38
aiyrosuhada Male
Guest
 
Posts: n/a
:ngumpul:

http://4.bp.blogspot.com/-tFG-jNX-KE...s8/s320/21.jpg <<< Unyu2 Bngt
Reply With Quote
  #3  
Old 24 June 2012, 18:56
omongwae's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Feb 2012
Location: 20
Posts: 1,025
Thanks: 0
Thanked 32 Times in 26 Posts
omongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top member
Default

yah, inilah lambang negara kita gan
Reply With Quote
  #4  
Old 26 June 2012, 14:05
peon Male
Guest
 
Posts: n/a
Default

lambang negara kita pun mengalami perubahan menuju yang terbaik...

smoga kini warga indonesia tidak hanya mengenal simbol negara kita.
tp juga maknanya
Reply With Quote
  #5  
Old 27 June 2012, 21:47
omongwae's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Feb 2012
Location: 20
Posts: 1,025
Thanks: 0
Thanked 32 Times in 26 Posts
omongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top member
Default

Quote:
Originally Posted by peon View Post
lambang negara kita pun mengalami perubahan menuju yang terbaik...

smoga kini warga indonesia tidak hanya mengenal simbol negara kita.
tp juga maknanya
ya gan lambang negara adalah sesuatu yang wajib diketahui dan dimengerti arti2 dari lambang itu sendiri
Reply With Quote
  #6  
Old 29 June 2012, 13:48
omongwae's Avatar
Silver Member
 
Join Date: Feb 2012
Location: 20
Posts: 1,025
Thanks: 0
Thanked 32 Times in 26 Posts
omongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top memberomongwae super top member
Default

Quote:
Originally Posted by aiyrosuhada View Post
sebelum jadi yang sekarang memang "Unyu2 Bngt"
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 04:46.