VIVAnews Forums
Welcome to VIVAforum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Like Tree2Likes

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 24 January 2013, 21:50
kecoeboeng's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Dec 2012
Location: 20
Posts: 825
Thanks: 0
Thanked 69 Times in 49 Posts
kecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top member
Cool Misteri Wangsit Siliwangi dan Muksonya (Menghilang) Prabu Siliwangi


Quote:
“Wangsit Siliwangi selalu mengundang rasa penasaran, sebab amanat ini penuh misteri. Salah satu ungkapan dalam wangsit disebutkan kalau pada suatu saat akan ada yang menelusuri sejarah Sunda yang sebenarnya, hanya semakin menambah rasa penasaran dari novel ini bahwa sejarah Sunda belum benar-benar terkuak.”
Ketegangan antara Prabu Siliwangi dan Pangeran Cakrabuana memuncak setelah hubungan antara Cirebon-Demak semakin mesra di satu pihak, dan di pihak lain Pajajaran sendiri mulai main mata dengan Portugis yang baru menguasai Malaka. Kemesraan hubungan Cirebon-Demak ditandai dengan dipersatukannya para putra kedua negeri itu dalam ikatan perkawinan. Sementara penjajakan kerja sama yang dilakukan Pajajaran dengan Portugis yang membuat Cirebon-Demak panas dingin, dilakukan salah satu alasannya mengantisipasi kekuatan maritim Cirebon-Demak. Pelanggaran Cirebon yang membuat Prabu Siliwangi mempersiapkan pasukan perang secara besar-besaran adalah kenyataan di mana Tumenggung Jagabaya yang diutus untuk menyelesaikan masalah justru tak kembali ke Pajajaran. Pergeseran kehidupan akibat hadirnya Islam ini, dinilai menjadi sumber petaka bagi Pajajaran.

Sejatinya ketidaksenangan Prabu Siliwangi bukan terhadap Kesultanan Cirebon dan Islam semata, melainkan karena hubungan dengan Demak yang terlalu akrab pemicu membuncahnya kemarahan. Selangkah sebelum genderang perang ditabuh, purohita Pajajaran, Ki Purwagalih mengingatkan.

″Cirebon sebenarnya bukan siapa-siapa sekalipun akhir-akhir ini sering berulah. Bukankah Syarif Hidayatullah yang menjadi Susuhunan Jati sekarang adalah putra dari Nyimas Ratu Rarasantang, putri Gusti Prabu sendiri? Bukankah Pangeran Cakrabuana yang tak lain adalah Prabu Anom Walangsungsang, putra Gusti Prabu sendiri? Bagaimana tanggapan negeri-negeri sahabat juga Portugis yang telah bersedia untuk kerja sama, jika seorang kakek memerangi cucunya sendiri dengan pasukan perang luar biasa seperti ini? Ampun Gusti Prabu, aku terlalu lancang bicara seperti ini!” jelas Ki Purwagalih menunduk makin dalam. Prabu Siliwangi mendengus pada angin.


Wangsit Prabu Siliwangi


Wangsit Prabu Siliwangi mengandung hakekat yang sangat tinggi oleh karena di dalamnya digambarkan situasi kondisi sosial beberapa masa utama dengan karakter pemimpinnya dalam kurun waktu perjalanan panjang sejarah negeri ini pasca kepergian Prabu Siliwangi (ngahyang/menghilang). Peristiwa itu ditandai dengan menghilangnya Pajajaran.

Sesuai sabda Prabu Siliwangi bahwa kelak kemudian akan ada banyak orang yang berusaha membuka misteri Pajajaran. Namun yang terjadi mereka yang berusaha mencari hanyalah 0rang-orang sombong dan takabur.

Seperti diungkapkan dalam naskah tersebut berikut ini :
”Ti mimiti poé ieu, Pajajaran leungit ti alam hirup. Leungit dayeuhna, leungit nagarana. Pajajaran moal ninggalkeun tapak, jaba ti ngaran pikeun nu mapay. Sabab bukti anu kari, bakal réa nu malungkir! Tapi engké jaga bakal aya nu nyoba-nyoba, supaya anu laleungit kapanggih deui. Nya bisa, ngan mapayna kudu maké amparan. Tapi anu marapayna loba nu arieu-aing pang pinterna. Mudu arédan heula.”

Artinya :
“Semenjak hari ini, Pajajaran hilang dari alam nyata. Hilang kotanya, hilang negaranya. Pajajaran tidak akan meninggalkan jejak, selain nama untuk mereka yang berusaha menelusuri. Sebab bukti yang ada akan banyak yang menolak! tapi suatu saat akan ada yang mencoba, supaya yang hilang bisa ditemukan kembali. Bisa saja, hanya menelusurinya harus memakai dasar. Tapi yang menelusurinya banyak yang sok pintar dan sombong. Dan bahkan berlebihan kalau bicara.”

Namun dalam naskah Wangsit Siliwangi ini dikatakan bahwa pada akhirnya yang mampu membuka misteri Pajajaran adalah sosok yang dikatakan sebagai ”Budak Angon” (Anak Gembala). Sebagai perlambang sosok yang dikatakan oleh Prabu Siliwangi sebagai orang yang baik perangainya.

”Sakabéh turunan dia ku ngaing bakal dilanglang. Tapi, ngan di waktu anu perelu. Ngaing bakal datang deui, nulungan nu barutuh, mantuan anu sarusah, tapi ngan nu hadé laku-lampahna. Mun ngaing datang moal kadeuleu; mun ngaing nyarita moal kadéngé. Mémang ngaing bakal datang. Tapi ngan ka nu rancagé haténa, ka nu weruh di semu anu saéstu, anu ngarti kana wangi anu sajati jeung nu surti lantip pikirna, nu hadé laku lampahna. Mun ngaing datang; teu ngarupa teu nyawara, tapi méré céré ku wawangi.”

Artinya :
”Semua keturunan kalian akan aku kunjungi, tapi hanya pada waktu tertentu dan saat diperlukan. Aku akan datang lagi, menolong yang perlu, membantu yang susah, tapi hanya mereka yang bagus perangainya. Apabila aku datang takkan terlihat; apabila aku berbicara takkan terdengar. Memang aku akan datang tapi hanya untuk mereka yang baik hatinya, mereka yang mengerti dan satu tujuan, yang mengerti tentang harum sejati juga mempunyai jalan pikiran yang lurus dan bagus tingkah lakunya. Ketika aku datang, tidak berupa dan bersuara tapi memberi ciri de¬ngan wewangian.”

Selanjutnya dikatakan juga apa yang dilakukan oleh sosok ”Budak Angon” ini sbb :
”Aya nu wani ngoréhan terus terus, teu ngahiding ka panglarang; ngoréhan bari ngalawan, ngalawan sabari seuri. Nyaéta budak angon; imahna di birit leuwi, pantona batu satangtungeun, kahieuman ku handeuleum, karimbunan ku hanjuang. Ari ngangonna? Lain kebo lain embé, lain méong lain banténg, tapi kalakay jeung tutunggul. Inyana jongjon ngorehan, ngumpulkeun anu kapanggih. Sabagian disumputkeun, sabab acan wayah ngalalakonkeun. Engke mun geus wayah jeung mangsana, baris loba nu kabuka jeung raréang ménta dilalakonkeun. Tapi, mudu ngalaman loba lalakon, anggeus nyorang: undur jaman datang jaman, saban jaman mawa lalakon. Lilana saban jaman, sarua jeung waktuna nyukma, ngusumah jeung nitis, laju nitis dipinda sukma.”

Artinya :
”Ada yang berani menelusuri terus menerus, tidak mengindahkan larangan, mencari sambil melawan, melawan sambil tertawa. Dialah Anak Gembala; Rumahnya di belakang sungai, pintunya setinggi batu, tertutupi pohon handeuleum dan hanjuang. Apa yang dia gembalakan? bukan kerbau bukan domba, bukan pula harimau ataupun banteng, tetapi ranting daun kering dan sisa potongan pohon. Dia terus mencari, mengumpulkan semua yang dia temui, tapi akan menemui banyak sejarah/kejadian, selesai jaman yang satu datang lagi satu jaman yang jadi sejarah/kejadian baru, setiap jaman membuat sejarah. Setiap waktu akan berulang itu dan itu lagi.”

Dari bait di atas digambarkan bahwa sosok ”Budak Angon” adalah sosok yang misterius dan tersembunyi. Apa yang dilakukannya bukanlah seperti seorang penggembala pada umumnya, akan tetapi terus berjalan mencari hakekat jawaban dan mengumpulkan apa yang menurut orang lain dianggap sudah tidak berguna atau bermanfaat. Dalam hal ini dilambangkan dengan ranting daun kering dan tunggak pohon. Sehingga secara hakekat yang dimaksudkan semua itu sebenarnya adalah hal-hal yang berkaitan dengan sejarah kejadian (asal-usul/sebab-musabab) termasuk karya-karya warisan leluhur seperti halnya yang kita baca ini. Dimana hal-hal semacam itu karena kemajuan jaman oleh generasi digital sekarang ini dianggap sudah usang/kuno tidak berguna dan bermanfaat. Pada akhirnya yang tersirat dalam hakekat perjalanan panjang sejarah negeri ini adalah berputarnya Roda Cokro Manggilingan (pengulangan perjalanan sejarah).

Bung Karno (Presiden I Indonesia) Di Wangsit Siliwangi

Di dalam wangsit Sang Prabu Siliwangi juga dikatakan akan munculnya sosok pemimpin negeri ini dengan ciri-ciri sebagai berikut:

”Laju ngadeg deui raja, asalna jalma biasa. Tapi mémang titisan raja. Titisan raja baheula jeung biangna hiji putri pulo Dewata. da puguh titisan raja; raja anyar hésé apes ku rogahala!”

Artinya :
”Lalu berdiri lagi penguasa yang berasal dari orang biasa. Tapi memang keturunan raja dahulu kala dan ibunya adalah seorang putri Pulau Dewata. Karena jelas keturunan raja; penguasa baru susah dianiaya!”

Siapakah sosok yang dimaksud dalam bait ini? Dia adalah Soekarno, Presiden RI pertama. Ibunda Soekarno adalah Ida Ayu Nyoman Rai seorang putri bangsawan Bali. Ayahnya seorang guru bernama Raden Soekeni Sosrodihardjo. Namun dari penelusuran secara spiritual, ayahanda Soekarno sejatinya adalah Kanjeng Susuhunan Pakubuwono X. Nama kecil Soekarno adalah Raden Mas Malikul Koesno. Beliau termasuk ”anak ciritan” dalam lingkaran kraton Solo. Pada masa kepemimpinan Soekarno banyak terjadi upaya pembunuhan terhadap diri beliau, namun selalu saja terlindungi dan terselamatkan.

Selanjutnya setelah berganti masa digambarkan bahwa semakin maju semakin banyak penguasa yang buta tuli, memerintah sambil menyembah berhala. Kondisi ini melambangkan pemimpin yang tidak mau mengerti penderitaan rakyat. Memerintah tidak dengan hati tapi segala sesuatunya hanya mengandalkan akal pikiran/logika dan kepentingan pribadi ataupun kelompok sebagai berhalanya. Sehingga yang terjadi digambarkan banyak muncul peristiwa di luar penalaran. Menjadikan orang-orang pintar hanya bisa omong alias pinter keblinger.

Quote:
agan-agan semua ada yang bisa bantu thread ane buat ngelengkapin thread ane??? sekalian buat discuss
uchil likes this.
Reply With Quote
  #2  
Old 24 January 2013, 22:04
bayu ninja's Avatar
Super Member
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 44,173
Thanks: 32
Thanked 48 Times in 40 Posts
bayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top member
Default

Quote:
agan-agan semua ada yang bisa bantu thread ane buat ngelengkapin thread ane??? sekalian buat discuss
Kurang paham ane gan .. yg ane tau cuma sejarahnya doank ..

itupun dari Tv yg baru2 ini masih tayang di Televisi Swasta ..
Reply With Quote
  #3  
Old 24 January 2013, 22:08
kecoeboeng's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Dec 2012
Location: 20
Posts: 825
Thanks: 0
Thanked 69 Times in 49 Posts
kecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top member
Default

Quote:
Originally Posted by bayu ninja View Post
Kurang paham ane gan .. yg ane tau cuma sejarahnya doank ..

itupun dari Tv yg baru2 ini masih tayang di Televisi Swasta ..

ooo ,, nonton film Kian santang ya gan?? ane juga suka tuh film gan... ane senang sejarah nya aja gan... Soalnya menurut buku yang pernah ane baca disitu tertulis Prabu Siliwangi menghilang bersama kerajaannya karena dikejar2 oleh anaknya.. nah sebelum mukso (menghilang) Keluralah Wangsit Siliwangi ini..
Reply With Quote
  #4  
Old 24 January 2013, 22:12
anaa's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Location: Prince-News.blogspot
Posts: 21,888
Thanks: 25
Thanked 292 Times in 270 Posts
anaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top member
Default

Quote:
Originally Posted by bayu ninja View Post
Kurang paham ane gan .. yg ane tau cuma sejarahnya doank ..

itupun dari Tv yg baru2 ini masih tayang di Televisi Swasta ..
waaaah iyaa tuh bercerita tentang sejarah dan legenda gaaan...
__________________
No Siggy Kakaak
Reply With Quote
  #5  
Old 24 January 2013, 22:21
bayu ninja's Avatar
Super Member
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 44,173
Thanks: 32
Thanked 48 Times in 40 Posts
bayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top member
Default

Quote:
Originally Posted by kecoeboeng View Post
ooo ,, nonton film Kian santang ya gan?? ane juga suka tuh film gan... ane senang sejarah nya aja gan... Soalnya menurut buku yang pernah ane baca disitu tertulis Prabu Siliwangi menghilang bersama kerajaannya karena dikejar2 oleh anaknya.. nah sebelum mukso (menghilang) Keluralah Wangsit Siliwangi ini..
Begono toh gan .. iya ane sering nonton .. ini aja td abis nonton

pengetahuan ane blm nyampe situ ... cm tau tentang Prabu Siliwangi yg di kejar2 Prabu Kian Santang
uchil likes this.
Reply With Quote
  #6  
Old 24 January 2013, 22:23
kecoeboeng's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Dec 2012
Location: 20
Posts: 825
Thanks: 0
Thanked 69 Times in 49 Posts
kecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top member
Cool

Quote:
Originally Posted by anaa View Post
waaaah iyaa tuh bercerita tentang sejarah dan legenda gaaan...
seru gan nontonya ... kalau ane belajar sejarahnya aja... Soalnya Prabu Siliwangi tidak berhasil diajak oleh sang anak Prabu Anom Walangsungsang (Pangeran Cakrabuana) untuk memeluk agama Islam karena beliau memegang teguh ajaran nenek moyangnya... di Wangsit Siliwangi juga meramalkan kejadian di negeri ini di masa yang akan datang.
Reply With Quote
  #7  
Old 24 January 2013, 22:27
kecoeboeng's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Dec 2012
Location: 20
Posts: 825
Thanks: 0
Thanked 69 Times in 49 Posts
kecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top member
Cool

Quote:
Originally Posted by bayu ninja View Post
Begono toh gan .. iya ane sering nonton .. ini aja td abis nonton

pengetahuan ane blm nyampe situ ... cm tau tentang Prabu Siliwangi yg di kejar2 Prabu Kian Santang
Menurut buku yang ane baca bukan Kian Santang gan yang mengejar... tapi anaknya satu lagi Prabu Anom Walangsungsang atau dikenal juga dengan sebutan Pangeran Cakrabuana...
Reply With Quote
  #8  
Old 24 January 2013, 22:50
anaa's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Location: Prince-News.blogspot
Posts: 21,888
Thanks: 25
Thanked 292 Times in 270 Posts
anaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top member
Default

Quote:
Originally Posted by kecoeboeng View Post
seru gan nontonya ... kalau ane belajar sejarahnya aja... Soalnya Prabu Siliwangi tidak berhasil diajak oleh sang anak Prabu Anom Walangsungsang (Pangeran Cakrabuana) untuk memeluk agama Islam karena beliau memegang teguh ajaran nenek moyangnya... di Wangsit Siliwangi juga meramalkan kejadian di negeri ini di masa yang akan datang.
ramalannya yang bercerita ttg bahwa bumi ini akan diikat tali besi bukan ??yg dimaksud itu rel kereta..
sayaang ane ketinggalan ceritanya gaan,kali aja agan mau berbagi cerita,,
__________________
No Siggy Kakaak
Reply With Quote
  #9  
Old 24 January 2013, 22:56
bayu ninja's Avatar
Super Member
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 44,173
Thanks: 32
Thanked 48 Times in 40 Posts
bayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top member
Default

Quote:
Originally Posted by anaa View Post
waaaah iyaa tuh bercerita tentang sejarah dan legenda gaaan...
Nonton di TV ada tuh jenk .. tiap hari ...

Quote:
Originally Posted by kecoeboeng View Post
Menurut buku yang ane baca bukan Kian Santang gan yang mengejar... tapi anaknya satu lagi Prabu Anom Walangsungsang atau dikenal juga dengan sebutan Pangeran Cakrabuana...
Jadi yg ngejar2 malah Walang Sungsang tow ..

Sangat di sayangkan ya .. Padahal Prabu Siliwangi seorang yang sangat adil dan bijaksana .. istrinya Nyi Subang Larang /Kubang Kencana Ningrum kan memeluk Islam .. dan Prabu Siliwangipun mengakui tentang kebenaran Islam .. tp tetep aja kokoh pendirianya untuk memegang teguh ajaran nenek moyang
Reply With Quote
  #10  
Old 24 January 2013, 23:03
kecoeboeng's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Dec 2012
Location: 20
Posts: 825
Thanks: 0
Thanked 69 Times in 49 Posts
kecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top memberkecoeboeng super top member
Cool

Quote:
Originally Posted by anaa View Post
ramalannya yang bercerita ttg bahwa bumi ini akan diikat tali besi bukan ??yg dimaksud itu rel kereta..
sayaang ane ketinggalan ceritanya gaan,kali aja agan mau berbagi cerita,,
Bukan gan... disitu ane baca gak ada deh kayaknya disitu cuma diceritakan bahwa sebelum beliau (sang prabu) menghilang atau lenyap ketika sedang berperang dengan anaknya, ia melakukan tapa dan mendapatkan wangsit yang bunyinya kurang lebish seperti ini

Quote:

Prabu Siliwangi berpesan pada warga Pajajaran yang ikut mundur pada waktu beliau sebelum menghilang :
“Perjalanan kita hanya sampai disini hari ini, walaupun kalian semua setia padaku! Tapi aku tidak boleh membawa kalian dalam masalah ini, membuat kalian susah, ikut merasakan miskin dan lapar. Kalian boleh memilih untuk hidup kedepan nanti, agar besok lusa, kalian hidup senang kaya raya dan bisa mendirikan lagi Pajajaran! Bukan Pajajaran saat ini tapi Pajajaran yang baru yang berdiri oleh perjalanan waktu! Pilih! aku tidak akan melarang, sebab untukku, tidak pantas jadi raja yang rakyatnya lapar dan miskin.”

Dengarkan! Yang ingin tetap ikut denganku, cepat memisahkan diri ke selatan! Yang ingin kembali lagi ke kota yang ditinggalkan, cepat memisahkan diri ke utara! Yang ingin berbakti kepada raja yang sedang berkuasa, cepat memisahkan diri ke timur! Yang tidak ingin ikut siapa-siapa, cepat memisahkan diri ke barat!

Dengarkan! Kalian yang di timur harus tahu: Kekuasaan akan turut dengan kalian! dan keturunan kalian nanti yang akan memerintah saudara kalian dan orang lain. Tapi kalian harus ingat, nanti mereka akan memerintah dengan semena-mena. Akan ada pembalasan untuk semua itu. Silahkan pergi!

Kalian yang di sebelah barat! Carilah oleh kalian Ki Santang! Sebab nanti, keturunan kalian yang akan mengingatkan saudara kalian dan orang lain. Ke saudara sedaerah, ke saudara yang datang sependirian dan semua yang baik hatinya. Suatu saat nanti, apabila tengah malam, dari gunung Halimun terdengar suara minta tolong, nah itu adalah tandanya. Semua keturunan kalian dipanggil oleh yang mau menikah di Lebak Cawéné. Jangan sampai berlebihan, sebab nanti telaga akan banjir! Silahkan pergi! Ingat! Jangan menoleh kebelakang!

Kalian yang di sebelah utara! Dengarkan! Kota takkan pernah kalian datangi, yang kalian temui hanya padang yang perlu diolah. Keturunan kalian, kebanyakan akan menjadi rakyat biasa. Adapun yang menjadi penguasa tetap tidak mempunyai kekuasaan. Suatu hari nanti akan kedatangan tamu, banyak tamu dari jauh, tapi tamu yang menyusahkan. Waspadalah!

Semua keturunan kalian akan aku kunjungi, tapi hanya pada waktu tertentu dan saat diperlukan. Aku akan datang lagi, menolong yang perlu, membantu yang susah, tapi hanya mereka yang bagus perangainya. Apabila aku datang takkan terlihat; apabila aku berbicara takkan terdengar. Memang aku akan datang tapi hanya untuk mereka yang baik hatinya, mereka yang mengerti dan satu tujuan, yang mengerti tentang harum sejati juga mempunyai jalan pikiran yang lurus dan bagus tingkah lakunya. Ketika aku datang, tidak berupa dan bersuara tapi memberi ciri dengan wewangian. Semenjak hari ini, Pajajaran hilang dari alam nyata. Hilang kotanya, hilang negaranya. Pajajaran tidak akan meninggalkan jejak, selain nama untuk mereka yang berusaha menelusuri. Sebab bukti yang ada akan banyak yang menolak! Tapi suatu saat akan ada yang mencoba, supaya yang hilang bisa diteemukan kembali. Bisa saja, hanya menelusurinya harus memakai dasar. Tapi yang menelusurinya banyak yang sok pintar dan sombong. dan bahkan berlebihan kalau bicara.

Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Tags
blog, forum, sejarah, viva

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 21:12.