VIVAnews Forums
Welcome to VIVAforum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 20 May 2013, 11:51
zeus's Avatar
Junior Member
 
Join Date: May 2011
Location: Heaven
Posts: 423
Thanks: 2
Thanked 61 Times in 38 Posts
zeus super top memberzeus super top memberzeus super top memberzeus super top memberzeus super top memberzeus super top memberzeus super top memberzeus super top memberzeus super top memberzeus super top memberzeus super top member
Default Sum Kuning, Kasus Pemerkosaan Misterius di Indonesia

Keanehan dalam Kasus Sum Kuning (1970)


Ini adalah kasus getir dan pahit dari seorang gadis muda bernama Sumarijem seorang gadis muda dari kelas bawah seorang penjual telur dari Godean Yogyakarta yang (maaf) diperkosa oleh segerombolan anak pejabat dan orang terpandang di kota Yogyakarta kala itu.Kasus ini merebak menjadi berita besar ketika pihak penegak hukum terkesan mengalami kesulitan untuk membongkar kasusnya hingga tuntas. Pertama-tama Sum Kuning disuap agar tidak melaporkan kasus ini kepada polisi. Belakangan oleh polisi tuduhan Sum Kuning dinyatakan sebagai dusta. Seorang pedagang bakso keliling dijadikan kambing hitam dan dipaksa mengaku sebagai pelakunya.

Tanggal 18 September 1970 Sumarijem yang saat itu berusia 18 tahun tengah menanti bus di pinggir jalan dan tiba-tiba diseret masuk kedalam sebuah mobil oleh beberapa pria, didalam mobil Sumarijem (Sum Kuning) diberi bius (Eter) hingga tak sadarkan diri, Ia dibawa ke sebuah rumah di daerah Klaten dan diperkosa bergilir hingga tak sadarkan diri.

Kasus ini cukup pelik karena menurut Jendral Pur Hoegeng mantan Kapolri bahwa para pelaku pemerkosaan adalah anak-anak pejabat dan salah seorang diantaranya adalah anak seorang pahlawan revolusi (Hoegeng-Oase menyejukkan di tengah perilaku koruptif para pemimpin bangsa, penerbit Bentang).

Dalam bukunya juga disebutkan bahwa Sum Kuning ditinggalkan ditepi jalan, Gadis malang ini pun melapor ke polisi. Bukannya dibantu, Sum malah dijadikan tersangka dengan tuduhan membuat laporan palsu.

Dalam pengakuannya kepada wartawan, Sum mengaku disuruh mengakui cerita yang berbeda dari versi sebelumnya. Dia diancam akan disetrum jika tidak mau menurut. Sum pun disuruh membuka pakaiannya, dengan alasan polisi mencari tanda palu arit di tubuh wanita malang itu.Karena melibatkan anak-anak pejabat yang berpengaruh, Sum malah dituding anggota Gerwani. Saat itu memang masa-masanya pemerintah Soeharto gencar menangkapi anggota PKI dan underbouw-nya, termasuk Gerwani.

Kasus Sum disidangkan di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Sidang perdana yang ganjil ini tertutup untuk wartawan. Belakangan polisi menghadirkan penjual bakso bernama Trimo. Trimo disebut sebagai pemerkosa Sum.

Dalam persidangan Trimo menolak mentah-mentah. Jaksa menuntut Sum penjara tiga bulan dan satu tahun percobaan. Tapi majelis hakim menolak tuntutan itu. Dalam putusan, Hakim Ketua Lamijah Moeljarto menyatakan Sum tak terbukti memberikan keterangan palsu. Karena itu Sum harus dibebaskan.Dalam putusan hakim dibeberkan pula nestapa Sum selama ditahan polisi. Dianiaya, tak diberi obat saat sakit dan dipaksa mengakui berhubungan badan dengan Trimo, sang penjual bakso. Hakim juga membeberkan Trimo dianiaya saat diperiksa polisi.

Hoegeng terus memantau perkembangan kasus ini. Sehari setelah vonis bebas Sum, Hoegeng memanggil Komandan Polisi Yogyakarta AKBP Indrajoto dan Kapolda Jawa Tengah Kombes Suswono. Hoegeng lalu memerintahkan Komandan Jenderal Komando Reserse Katik Suroso mencari siapa saja yang memiliki fakta soal pemerkosaan Sum Kuning."Perlu diketahui bahwa kita tidak gentar menghadapi orang-orang gede siapa pun. Kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jadi kalau salah tetap kita tindak," tegas Hoegeng.Hoegeng membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini.

Namanya 'Tim Pemeriksa Sum Kuning', dibentuk Januari 1971. Kasus Sum Kuning terus membesar seperti bola salju. Sejumlah pejabat polisi dan Yogyakarta yang anaknya disebut terlibat, membantah lewat media massa.Belakangan Presiden Soeharto sampai turun tangan menghentikan kasus Sum Kuning. Dalam pertemuan di istana, Soeharto memerintahkan kasus ini ditangani oleh Team pemeriksa Pusat Kopkamtib.

Hal ini dinilai luar biasa. Kopkamtib adalah lembaga negara yang menangani masalah politik luar biasa. Masalah keamanan yang dianggap membahayakan negara. Kenapa kasus perkosaan ini sampai ditangani Kopkamtib??
Dalam kasus persidangan perkosaan Sum, polisi kemudian mengumumkan pemerkosa Sum berjumlah 10 orang. Semuanya anak orang biasa, bukan anak penggede alias pejabat negara. Para terdakwa pemerkosa Sum membantah keras melakukan pemerkosaan ini. Mereka bersumpah rela mati jika benar memerkosa.

Kapolri Hoegeng sadar. Ada kekuatan besar untuk membuat kasus ini menjadi bias.

Tanggal 2 Oktober 1971, Hoegeng dipensiunkan sebagai Kapolri. Beberapa pihak menilai Hoegeng sengaja dipensiunkan untuk menutup kasus ini.

Sum sendiri kemudian bekerja di Rumah Sakit Tentara di Semarang. Dia kemudian menikah dengan seorang pria yang sudah dikenalnya saat masih dirawat.

Tapi siapakah pelaku pemerkosaan sebenarnya dari Sum Kuning masih menjadi tanda tanya besar sampai saat ini sebab baik Sum Kuning tetap pada pendiriannya bahwa pemerkosanya adalah sekumpulan anak pejabat maupun 10 pemuda anak orang biasa yang diajukan ke pengadilan dan membantah habis-habisan tuduhan yang diajukan kepada mereka dan dijadikan sebagai kambing hitam untuk menutupi para pelaku sebenarnya.
Reply With Quote
  #2  
Old 20 May 2013, 12:06
anaa's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Location: Prince-News.blogspot
Posts: 21,888
Thanks: 25
Thanked 292 Times in 270 Posts
anaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top member
Default

kasusnya meanarik bangeet niih um,,,,,
__________________
No Siggy Kakaak
Reply With Quote
  #3  
Old 20 May 2013, 12:08
evanbastian's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 19,558
Thanks: 0
Thanked 206 Times in 183 Posts
evanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top member
Default

tahun 70an masih jaman orde lama nih gaaan,,,,,,
__________________
NO SIGGY
Reply With Quote
  #4  
Old 20 May 2013, 12:19
bayu ninja's Avatar
Super Member
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 44,179
Thanks: 32
Thanked 48 Times in 40 Posts
bayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top member
Default

Orang2 yg punya jabatan masih sangat berkuasa nih pada saat itu .. dan kebal hukum
Reply With Quote
  #5  
Old 20 May 2013, 13:17
Tukangnjait's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Apr 2013
Location: 20
Posts: 110
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
Tukangnjait is an unknown quantity at this point
Default

Derita wong cilik, rakyat jelata...
Sungguh ironis negri ini
Reply With Quote
  #6  
Old 20 May 2013, 13:31
ale_rpg Male
Guest
 
Posts: n/a
Default

Itulah orde baru, masa paling gelap sejarah Indonesia. Banyak manipulasi Di sana sini.
Reply With Quote
  #7  
Old 20 May 2013, 13:37
ri4nx's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Mar 2011
Location: solo
Posts: 25,310
Thanks: 0
Thanked 242 Times in 188 Posts
ri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top member
Default

udah jadi korban malah dituduh membuat laporan palsu ...
Reply With Quote
  #8  
Old 20 May 2013, 14:54
LinggaBesar's Avatar
New Member
 
Join Date: Oct 2010
Location: Kamajayan
Posts: 66
Thanks: 1
Thanked 0 Times in 0 Posts
LinggaBesar is an unknown quantity at this point
Default

konon pelakunya masih memiliki garis darah biru.
ke jogja saja, tanya sama orang generasi2 yg sudah sepuh, mungkin mereka masih ingat kejadian itu dan pasti tau siapa pelaku utamanya.
Reply With Quote
  #9  
Old 20 May 2013, 20:28
ondrowino's Avatar
New Member
 
Join Date: Jan 2011
Posts: 51
Thanks: 2
Thanked 0 Times in 0 Posts
ondrowino is an unknown quantity at this point
Default

Jaman itu militer berkuasa penuh. POLRI pun masih jadi bagian dari ABRI. Makanya para pejabat tinggi-nya jadi adigang adigung adiguno. Ditambah stigma pasca G30S. Ngusik pejabat, apalagi polisi, akan dicap sebagai antek PKI. Makanya, betul kata Gusdur, bahwa polisi yang baik di Indonesia hanya ada 3, polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng.
Reply With Quote
  #10  
Old 21 May 2013, 12:48
mashan99 Male
Guest
 
Location: yogyakarta
Posts: n/a
Default

inilah negara kita yang kita cintai
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 12:06.