VIVAnews Forums
Welcome to VIVAforum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Like Tree3Likes

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 16 December 2012, 11:06
a5tut1's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Nov 2011
Posts: 888
Thanks: 0
Thanked 56 Times in 50 Posts
a5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top membera5tut1 super top member
:pengumuman: Mitos dan Misteri Menanam Ari-ari Bayi


Tiap daerah di Nusantara mempunyai adat yang berbeda dalam merawat tembuni (ari-ari) sewaktu bayi lahir. Di Jawa sendiri terdapat beberapa variasi, ada yang ditanam sesegera mungkin di rumah orang tuanya, ada yang dihanyutkan ke sungai atau laut, ada juga setelah dimasukkan ke bejana tanah (kendil) kemudian digantung pada blandar (tiang melintang) di dapur atau ruang tengah (sentong).

Perbedaan ini tidak menjadikan masalah, seperti di daerah Jogja dan Solo kebanyakan tembuni diperlakukan dengan ditanam di tanah. Sementara disebagian wilayah Karesidenan Kedu, khususnya Wonosobo, Karesidenan Banyumas, serta di daerah sekitar Karanganyar dan Tawangmangu, para orang tua lebih suka menggantung tembuni yang dimasukkan ke dalam bejana tanah. Untuk sebagian daerah pesisir, cukup banyak orang yang lebih suka menghanyutkan (melabuh) tembuni tersebut.

Meski ada beberapa macam cara memperlakukan tembuni, namun ada satu kesamaan, yaitu setelah dicuci dan dibersihkan dengan hati-hati menggunakan air bersih, tembuni dimasukkan ke dalam bejana tanah. Kemudian disertakan juga beberapa ’uba-rampe’ ke dalamnya. Secara detail tata-cara tersebut diuraikan dalam baris-baris Kidungan di bawah ini:

KIDUNGAN PANGRUKTINING ARI-ARI

(1) Bebukane golong-galing kaki (utawa : nini), putu banteng Wulung.
Kaki Among Nini Among kiye, lah tunggunen gusti arsa guling, sira sun opahi striya mujung.

(2) Kakang Kawah Adi Ari-ari payo pada nglumpuk.
mBok Nirbiyah lan Diah den age, batok bolu lan uyah ywa kari, lan arta rong duwit, dome aja kantun.

(3) Beras abang lawan lenga wangi, miwah gantal loro.
Tetulisan Arab lan Jarwane, den lebokken ing kendil tumuli, nganggo lawon putih, karya lemek iku.

Tiga bait Kidungan di atas menerangkan secara gamblang perlengkapan apa saja yang harus dimasukkan ke dalam bejana tanah bersama tembuni Sang Bayi, yaitu: garam, uang sepasang, jarum yang tajam, beras merah, gantal (sirih yang digulung dana diikat) dua ikat, kertas yang bertuliskan huruf Arab, Latin dan Jawa. Sebelumnya dipersiapkan dahulu kain mori putih secukupnya sebagai alas tembuni dan berbagai perlengkapan yang menyertainya. Kemudian minyak wangi disiramkan secukupnya, kain putih dari ujung ke ujung ditangkupkan dengan rapi, terakhir kendil ditutup dengan tutupnya.

Garam merupakan simbol kehidupan, dan nantinya si anak jika besar akan mampu ’menggarami’ dunia, agar menjadi tempat yang nikmat dan enak bagi siapa saja bak rasa masakan yang lezat. Uang menggambarkan harapan, kelak nanti sang Anak tidak akan kekurangan dalam hal materi. Berjumlah sepasang, agar dalam mencari materi dia tetap menjaga hubungan baik dengan orang-orang disekelilingnya, tidak asal ’tabrak’ dan juga agar tidak lupa bersedekah jika lebih.


Jarum yang tajam adalah gambaran pikiran yang tajam dari sang anak. Beras merah meyimpan harapan agar sang anak tidak pernah kekurangan pangan. Dipilih Beras Merah dengan maksud apa yang dimakan memberikan kekuatan dan kesehatan bagi sang bayi. Beras Merah juga menggambarkan kejujuran dalam berusaha, dan lambang keterikatan dengan keluarga. Sedang warna merah sendiri dalam budaya Jawa menggambarkan sisi keduniawian dari kehidupan. Kertas bertuliskan huruf Arab, Jawa dan Latin, dimaksudkan agar sang anak akan menjadi anak yang beragama, cerdas secara spiritual, emosi dan rasio. Gantal (sirih) menjadikan anak tumbuh sehat dan kuat, serta kelak akan mendapat jodoh yang ideal. Kesemuanya itu beserta tembuni dimasukkan kedalam mori putih, sebagai lambang kepasrahan kepada Yang Maha Esa atas segala doa dan harapan yang dibubungkan dan daya upaya yang telah dilakukan.

Selanjutnya kita simak lanjutan Kidungan di atas tersebut sebagai berikut:

(4) Kutu-kutu walang ataga sami, bareng laringong.
Kang gumremet kang kumelip kabeh, lah tunggunen gusti arsa guling sira sun opahi, jenang sungsum telu.

(5) Dandanane saking suwarga di, batok isi konyoh.
Batok tasik tapel lan pupuke, ana nggawa bokor lawan kendi, ana nggawa maning kebut wiyah payung.

(6) Widadari gumrubyung nekani pra samya amomong ana ngreksa in kanan kering.
Ana nggawa kasur lawan guling kajang sirah adi, kemul sutra alus.

(7) Benjang lamun bayi neka nangis, ingembana gupoh.
Marang latar pojok lor prenahe, pra leluhur rawuh anyuwuki, meneng aja nangis, jabang bayi turu.

Bait 4, menyatakan agar si Orang Tua membuat bubur sumsum sebagai sarana penolak segala penyakit dan bahaya. Kemudian di saat akan menananam kendil berisi tembuni, Bapak dan Ibu harus berdandan rapi seperti akan pergi ke pesta. Kendil di gendong menggunakan selendang, dan dilambari kasur kecil lengkap dengan bantal dan gulingnya, serta diselimuti sutra halus. Sang Ayah berdiri di sampingnya sambil memayungi Sang Ibu yang menggendong kendil berisi tembuni, di tangan satunya membawa kebutan.

Selanjutnya kendil tersebut dimasukkan ke dalam lubang tanah yang telah disiapkan dan ditimbun dengan rapi. Bila malam datang, tepat di atas timbunan itu diberi lampu minyak tanah (senthir), dan agar tidak mati tertiup angin ditutupi oleh kendil yang dibalik yang telah dilubangi dasarnya. Biasanya pemasangan senthir ini dilakukan minimal 35 hari (selapan) dan kadang sampai 3 bulan lamanya.

Dalam bait terakhir, dinyatakan apabila kelak sang bayi menangis terus. Maka orang tua harus menggendongnya ke pojok utara pekarangan rumahnya, dengan maksud agar para leluhur datang untuk menghibur bayi agar tenang.
kangpaijo03 likes this.
Reply With Quote
The Following User Says Thank You to a5tut1 For This Useful Post:
kangpaijo03 (16 January 2013)
  #2  
Old 16 December 2012, 11:42
bayu ninja's Avatar
Super Member
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 44,179
Thanks: 32
Thanked 48 Times in 40 Posts
bayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top member
Default

kaLo di daerah ane di tanam di samping rumah ,,,

dan tiap malem di kasih lampu ...
Reply With Quote
  #3  
Old 16 December 2012, 15:57
evanbastian's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 19,558
Thanks: 0
Thanked 206 Times in 183 Posts
evanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top memberevanbastian super top member
Default

Quote:
Originally Posted by bayu ninja View Post
kaLo di daerah ane di tanam di samping rumah ,,,

dan tiap malem di kasih lampu ...
kalo di tempat ane beda lg gan,ti taruh kendi dan di gantung samping rumah
__________________
NO SIGGY
Reply With Quote
  #4  
Old 16 December 2012, 19:44
anaa's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Location: Prince-News.blogspot
Posts: 21,888
Thanks: 25
Thanked 292 Times in 270 Posts
anaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top member
Default

waaah itu tradisi dari jaman jaduul,,,
__________________
No Siggy Kakaak
Reply With Quote
  #5  
Old 16 December 2012, 19:46
anaa's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Location: Prince-News.blogspot
Posts: 21,888
Thanks: 25
Thanked 292 Times in 270 Posts
anaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top memberanaa super top member
Default

Quote:
Originally Posted by bayu ninja View Post
kaLo di daerah ane di tanam di samping rumah ,,,

dan tiap malem di kasih lampu ...
waaah di tanam gaan ??emangnya biar tumbuh pa ??..dikubur kali gaan,,
__________________
No Siggy Kakaak
Reply With Quote
  #6  
Old 16 December 2012, 20:38
akuganteng's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Mar 2011
Location: Dihatimu :*
Posts: 15,903
Thanks: 6
Thanked 196 Times in 156 Posts
akuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top memberakuganteng super top member
Default

wah ane dah tau nih gan
Reply With Quote
  #7  
Old 16 December 2012, 20:39
grobakz's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Mar 2011
Location: purwokerto
Posts: 14,130
Thanks: 5
Thanked 170 Times in 147 Posts
grobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top member
Default

abruu tauu nii gann
Reply With Quote
  #8  
Old 16 December 2012, 20:40
grobakz's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Mar 2011
Location: purwokerto
Posts: 14,130
Thanks: 5
Thanked 170 Times in 147 Posts
grobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top membergrobakz super top member
Default

Quote:
Originally Posted by akuganteng View Post
wah ane dah tau nih gan
samaa gann ,. ,.
Reply With Quote
  #9  
Old 16 December 2012, 21:51
kumpiscat's Avatar
New Member
 
Join Date: May 2012
Location: 20
Posts: 23
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
kumpiscat is an unknown quantity at this point
Default

Asal usulnya gimana ya? Aneh juga kebiasaan gini cm ada di Indonesia...
Reply With Quote
  #10  
Old 17 December 2012, 10:29
arekndableg's Avatar
New Member
 
Join Date: Sep 2011
Location: jakarta
Posts: 22
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
arekndableg is an unknown quantity at this point
Default

owalah gan kepercayaan orang jaman dulu itu namun tetap di pelihara sama yang masih menjaga tradisi...
untuk hasil dari harapan tersebut ya masih saja orang tua yang harus mendidik anaknya biar selamat dunia akherat...
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 17:19.