VIVAnews Forums
VIVA | NEWS | BOLA | LIFE | SOCIO | BLOG
Welcome to VivaForum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #21  
Old 21 December 2011, 22:36
profgypi's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jun 2011
Location: http://forum.vivanews.com/fashion/248131-sixpack-builder-free-personal-trainer-pt-online.html
Posts: 382
Thanks: 2
Thanked 2 Times in 1 Post
profgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top member
Default

Quote:
Quote:
Manajemen Waktu untuk Pejalan

Ketika Anda sedang melakukan perjalanan, pernahkah Anda merasa terburu-buru dan dikejar waktu? Atau justru sebaliknya — merasa waktu berjalan terlalu lama?

Saya pribadi mengalami hal seperti itu. Jika terlalu terburu-buru, maka kita bisa tertinggal pesawat, bis, kereta, dan membayar kompensasi dengan mahal. Kita pun tidak bisa menikmati perjalanan dengan maksimal.



Tetapi jika waktu terasa berjalan begitu lama, kita akan bosan dan membuang waktu. Jalan keluar dari persoalan di atas adalah manajemen waktu. Berikut ini kiat manajemen waktu bagi para pejalan

Persiapan pra-perjalanan

Untuk tujuan dalam negeri (atau luar negeri namun tak butuh visi), kita bisa membeli tiket dan menyiapkan akomodasi serta rencana perjalanan menjelang Hari-H. Tetapi perhatikan, apakah ada persiapan lain yang dibutuhkan (seperti vaksinasi, pengaturan transportasi, atau barang yang harus dibawa).

Untuk tujuan luar negeri yang memerlukan visa, idealnya satu-dua bulan sebelum berangkat, kita sudah mulai melakukan aplikasi visa.

Untuk pembelian tiket, perhatikan detail jam keberangkatan dan kedatangan. Beberapa tiket pesawat memang lebih murah untuk keberangkatan dan kedatangan pada malam hari, tetapi pikirkan lagi akibatnya: transportasi darat lebih sulit/mahal. Kita juga kehilangan kesan pertama suatu tujuan di siang hari.

Usahakanlah datang di tujuan Anda pada pagi hari, supaya ada waktu beristirahat yang cukup sebelum berkegiatan kembali.

Transportasi

Lakukanlah riset kecil-kecilan untuk mengetahui berapa lama waktu yang Anda perlukan dalam menempuh jarak dari satu titik ke titik lain. Perjalanan dari bandara ke pusat kota, misalnya, umumnya menghabiskan waktu 30 menit. Tetapi bisa pula berjam-jam karena kemacetan, dsb.

Sediakan pula waktu yang cukup untuk mencapai moda transportasi Anda. Jangan sampai ketika Anda di sana kebingungan mencari stasiun dan berputar-putar selama satu jam.

Perhatikan juga jeda transit antara moda yang kita pergunakan. Jeda tidak boleh terlalu dekat, sebab itu artinya tidak akan ada cukup waktu untuk mengejar moda berikutnya. Contoh: kita datang ke sebuah kota dengan kereta api. Sampai stasiun pukul 14.00 waktu setempat. Sementara, kita harus melanjutkan perjalanan dengan pesawat pukul 15.00 — dan perjalanan ke bandara ternyata butuh 45 menit. Sudah pasti ketinggalan!

Hari

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk tinggal di sebuah tempat? Jawabannya bergantung pada kegiatan kita selama di tempat itu. Kalau sekadar singgah sebagai batu loncatan perjalanan berikutnya, satu malam biasanya cukup.

Tetapi jika kita ingin melakukan banyak hal di suatu tempat, maka perhitungkan berapa lama waktu yang dibutuhkan. Jangan sampai terburu-buru dan tidak maksimal hasilnya. Sebaliknya, jangan pula terlalu bertele-tele atau tidak terencana sehingga waktu kita terbuang percuma di suatu tempat.

Transit

Jika kita mengalami transit yang agak lama (lebih dari dua jam), pergunakanlah waktu itu untuk beristirahat dan menyegarkan diri. Antara lain dengan mandi, makan dan tidur. Manfaatkanlah jeda waktu dengan efisien.
Quote:
Quote:
Kiat Praktis Bugar di Perjalanan

Sebagai warga Jakarta, setiap hari saya menghabiskan sebagian besar waktu saya dalam ruangan berpendingin udara dan bepergian dengan kendaraan bermotor. Alhasil, ketika berjalan-jalan di sebuah tempat atau negara yang menuntut saya banyak berjalan kaki, stamina saya cepat habis (maklum, “stamina Jakarta”).

Ternyata untuk menjadi pejalan yang baik, dibutuhkan fisik yang prima — modal uang dan hasrat saja tidak cukup.



Jadi, sebelum berangkat ke sebuah tempat yang sudut-sudutnya hanya bisa dinikmati dengan berjalan kaki, ada baiknya kita melakukan beberapa kiat berikut agar tetap bugar:

Berolahraga teratur

Lakukan olahraga secara teratur minimal 20 menit tanpa henti setiap tiga hari sekali (atau seminggu sekali, jika tidak punya waktu). Jenis olahraga yang disarankan adalah yang melatih pernafasan dan stamina, seperti berjalan kaki, berlari, dan berenang. Lakukan ini setidaknya satu bulan sebelum keberangkatan.

Bagi saya pribadi, karena biasa pergi bermodalkan ransel yang cukup berat, saya berlatih sambil menyandang ransel tersebut.

Beli vitamin dan konsultasi dokter

Belilah beberapa vitamin untuk diminum sebelum dan selama perjalanan. Lebih baik lagi jika berkonsultasi dokter tentang vitamin apa yang baik untuk dikonsumsi. Jika merasa sakit sebelum perjalanan, segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat.

Istirahat cukup

Klise memang, tapi efektif. Paling tidak tiga hari sebelum berangkat, kita sebaiknya tidur teratur dengan waktu yang cukup. Ini akan membuat badan kita siap menghadapi terpaan fisik selama di perjalanan — apalagi jika menempuh jarak jauh dengan beda zona waktu yang signifikan.

Makan sehat dan teratur

Setidaknya tiga hari sebelum berangkat, hindari makanan/minuman yang merugikan tubuh (kasus setiap orang berbeda-beda). Jangan telat makan dan konsumsi makanan berserat agar pencernaan lancar.

Riset daerah tujuan

Lakukan riset kecil-kecilan tentang keadaan cuaca, suhu dan sejauh apa kegiatan di tujuan akan mempengaruhi stamina/fisik. Hasilnya akan membuat kita lebih siap dengan barang apa saja yang dibawa, sepatu yang nyaman, atau ekspektasi intensitas kegiatan fisik yang dijalani disesuaikan dengan latihan fisik di rumah.

Rileks dan nikmati

Selama di pesawat, mobil, bis, kereta atau kapal laut, usahakan untuk rileks dan tidak melakukan sesuatu yang menghabiskan energi. Latihan kecil-kecilan seperti pemanasan masih diperkenankan.

Pada akhirnya, semua perjalanan pasti melelahkan. Tetapi jika kita menikmatinya, segala perasaan lelah tadi akan hilang ketika kita melihat atau mengalami sesuatu yang baru.

Semoga perjalanan Anda menyenangkan dan sehat selalu sampai akhir!
sumber:
beberapa sumber...



Quote:
monggo gan mampir ke cerita inspiratif ane:
Ketika Tindakan Lebih Dari Sekedar Kata-Kata
(Pejuang Anak Jalanan)
http://bit.ly/vnjBHT
Reply With Quote
  #22  
Old 21 December 2011, 22:37
profgypi's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jun 2011
Location: http://forum.vivanews.com/fashion/248131-sixpack-builder-free-personal-trainer-pt-online.html
Posts: 382
Thanks: 2
Thanked 2 Times in 1 Post
profgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top member
Default

Quote:
Quote:
Membuat Rencana Perjalanan yang Baik

Liburan yang tidak direncanakan adakalanya menyenangkan, apalagi jika segalanya diserahkan ke agen perjalanan. Untuk beberapa perjalanan jarak dekat yang tempatnya lebih familier, cara spontan memang biasa.

Namun bagaimana kalau kita ingin tinggal lebih lama di suatu tempat yang jauh dan sama sekali tidak familier? Di sinilah keterampilan merencanakan perjalanan diperlukan. Rencana perjalanan akan menjadi koridor agar perjalanan lancar dan anggaran tepat sasaran.

Dalam perjalanan bersama teman atau keluarga, rencana tertulis malah lebih penting lagi. Sebuah rencana perjalanan yang jelas merinci kegiatan dan anggaran akan menghindarkan kita dari kebingungan — yang ujungnya justru membuang waktu. Bayangkan apa yang terjadi jika kita gagal menikmati suatu atraksi hanya karena lupa mengecek apakah pada hari itu ada atraksi atau tidak, dan tak punya rencana cadangan.

Jangan pula kita tidak mengetahui cara persis ke suatu tempat padahal kita membawa anak kecil yang rentan rewel.

Di samping itu, sebuah rencana perjalanan juga akan membuat kita lebih termotivasi. Coba bandingkan keinginan biasa “Oke, tiga bulan lagi saya akan pergi ke Lombok!” dengan rencana rinci dengan anggaran. Liburan seolah sudah di depan mata.

Membuat rencana perjalanan tertulis sangatlah mudah. Bentuknya bisa berupa tabel sederhana yang merunut kegiatan secara kronologis. Dalam lampiran, Anda bisa menyertakan dokumen pendukung seperti tiket dan peta.

Berikut ini adalah contoh rencana perjalanan yang biasa saya buat. Saya ambil Semarang, Surabaya dan Malang sebagai contoh.



Rencana perjalanan tidak mutlak diikuti. Realitas di lapangan bisa saja berbeda, namun setidaknya kita sudah punya semacam skenario: Sutradara telah mengatur detail perjalanan, dan Anda tinggal menjalaninya saja.

Oh ya, tabel ini juga tidak perlu dibawa-bawa ke mana-mana, cukup dilihat jika perlu. Selamat berjalan-jalan!
Quote:
Quote:
Yang Perlu Diriset Sebelum Jalan-jalan

Faktor paling penting dari kesuksesan sebuah perjalanan adalah persiapan, terutama riset yang komprehensif. Sumbernya bisa didapat dari Internet, buku, majalah, referensi teman, dan lain-lain. Berikut ini hal-hal yang wajib diriset untuk sebuah perjalanan:

Lokasi dan akses

Sudah pasti hal pertama yang harus diriset adalah lokasi. Riset lokasi bukan hanya menyangkut daerah wisata yang akan Anda kunjungi, tapi juga tempat menginap, tempat makan dan tempat belanja (jika perlu). Jangan lupa meriset akses dari dan ke tempat tujuan. Ketahui juga cara mencapai tempat menginap dari bandara/stasiun/halte bus dan cara menuju objek wisata dari tempat menginap. Supaya tidak tertipu, bekali diri Anda dengan informasi tarif transportasi.

Kondisi geografis

Pentingnya mengetahui kondisi geografis sebuah destinasi wisata adalah supaya kita tidak salah gaya. Beberapa daerah memiliki kondisi geografis yang bisa menipu. Misalnya Pulau Sempu di Jawa Timur. Begitu mendengar kata pulau, tentu yang terbayang adalah wisata pantai. Namun untuk mencapai pantai yang luar biasa indah itu, Anda harus trekking dari satu jam di dalam hutan. Terbayang kan, kostum seperti apa yang perlu Anda siapkan?



Cuaca

Terkadang kita malas meriset cuaca dan menganggapnya sepele karena merasa tahu. Padahal tidak selamanya cuaca persis seperti teori, apalagi dengan adanya pemanasan global dan tetek-bengek lain. Contoh yang paling mudah adalah cuaca di negara kita saat ini. Waktu SD dulu, saya belajar bahwa musim kemarau berlangsung pada Maret-Agustus. Sekarang semuanya menjadi tidak pasti. Hal ini memengaruhi kostum yang akan kita bawa.

Kebiasaan dan adat istiadat

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Sebelum berkunjung ke suatu tempat, pastikan Anda memahami kebiasaan dan adat istiadat setempat. Melanggar adat hukumannya lebih berat dari melanggar hukum seperti aturan lalu lintas, misalnya. Paling mudah adalah berlaku santun dan tidak berlebihan. Perhatikan juga cara Anda berpakaian karena di beberapa daerah, pakaian adalah hal yang sangat sensitif.

Acara

Beberapa daerah menyelenggarakan acara khusus seperti festival dan karnaval dengan jadwal yang tetap setiap tahun. Meriset acara di tempat destinasi sangat penting karena selain Anda bisa ikut ambil bagian, acara-acara khusus seperti itu biasanya membuat harga penginapan dan transportasi menjadi lebih mahal, layaknya musim liburan.

Situasi politik

Meskipun tujuan Anda bukan daerah konflik, meriset situasi politik tetap diperlukan. Situasi politik di sini tidak melulu berarti konflik bersenjata, tapi bisa juga kegiatan lain seperti pemilihan kepala daerah. Tentu Anda tidak ingin terjebak dalam iring-iringan kampanye selama liburan, kan? Di samping itu, bila secara tiba-tiba destinasi Anda berubah menjadi daerah rawan, Anda bisa segera membuat rencana lain sebelum sampai tujuan.

Mata uang

Jika Anda berencana jalan-jalan ke luar negeri, jangan lupa meriset mata uang negara tujuan. Bukan hanya jenis mata uang yang berlaku, tapi juga cari informasi bagaimana sistem penukaran mata uang tersebut. Apakah rupiah laku ditukar di sana? Atau lebih baik membawa mata uang internasional seperti dolar Amerika? Apakah money changer mudah didapat?
Bahasa

Kesulitan bahasa memang bukan kendala, tapi akan lebih baik bila kita mengetahui dan menguasai bahasa yang digunakan di tempat tujuan. Minimal Anda menguasai percakapan praktis, seperti bertanya harga barang atau di mana toilet. Bekali diri dengan kamus praktis sebagai acuan.
sumber:
beberapa sumber...



Quote:
monggo gan mampir ke cerita inspiratif ane:
Ketika Tindakan Lebih Dari Sekedar Kata-Kata
(Pejuang Anak Jalanan)
http://bit.ly/vnjBHT
Reply With Quote
  #23  
Old 21 December 2011, 22:39
profgypi's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jun 2011
Location: http://forum.vivanews.com/fashion/248131-sixpack-builder-free-personal-trainer-pt-online.html
Posts: 382
Thanks: 2
Thanked 2 Times in 1 Post
profgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top member
Default

Quote:
Quote:
Mencari Format Panduan Wisata yang Sesuai

Bukan, artikel ini bukanlah tips, tapi lebih kepada sebuah renungan.

Perjalanan selalu membutuhkan riset, kecuali perjalanan itu dilakukan ke daerah yang sudah kita kunjungi puluhan kali atau informasinya benar-benar lekat “luar kepala”.

Setiap riset perjalanan di zaman modern selalu didahului dengan dunia digital: mencari lewat mesin pencari, mengunduhnya jika perlu, lalu mengatur anggaran dan rencana perjalanan lewat perangkat digital pula. Bahkan, pemesanan tiket dan akomodasi pun dilakukan melalui internet.

Ketika sudah sampai di lokasi, apa yang kita lakukan? Kita membuka buku panduan wisata, yang juga pula ada versi digitalnya. Semua disematkan di dalam sebuah aplikasi mobile yang mungil namun memikat. Lebih luas dari itu, ada panduan wisata yang kemudian memuat embel-embel “sosial”, ketika kita bisa membagi pengalaman perjalanan dengan semua orang walaupun orang lain tidak ikut bersama kita.

Namun, apakah semua ini sesuai dengan karakter pelaku perjalanan? Ketika kita berwisata, apa yang menjadi fokus utama kita? Menikmati perjalanan, bukan? Apakah pernah kita alami di sela-sela perjalanan yang kita lakukan, kita justru sibuk melihat layar ponsel atau perangkat keras yang ada di tangan?

Banyak aplikasi mobile justru lebih cocok digunakan di negara maju yang koneksi internet nirkabelnya cukup baik sehingga dapat menerima dan mengirim data secara konstan tanpa hambatan berarti. Namun, apa yang terjadi ketika berkelana di negara yang koneksi internet nirkabelnya cukup buruk, misalnya, Indonesia?



Konsumsi baterai menjadi pertimbangan utama. Selain itu, ketersediaan paket data yang hemat dan berkualitas menjadi pertimbangan lain. Jangan sampai kita justru sibuk mencari koneksi data sehingga pengalaman autentik terlewatkan.

Bagaimana dengan buku panduan versi cetak? Pilihan banyak dan tak harus tergantung oleh koneksi data. Boleh saja, tetapi pengalaman saya pribadi menunjukkan bahwa buku termasuk tidak cukup ringkas untuk dibawa-bawa. Yang tepat barangkali adalah buku yang ukurannya kecil dan informasinya singkat namun akurat. Buku panduan wisata yang tebal cenderung lebih cocok dipelajari sebelum perjalanan, atau ketika punya waktu luang.

Nah, seperti apakah panduan wisata yang ideal? Menurut saya, sebuah panduan wisata itu harus mudah diakses tanpa bergantung koneksi data atau fisik yang terlalu memberatkan. Selanjutnya, panduan wisata itu harus memberikan informasi yang jujur dan memberikan edukasi.

Edukasi di sini bukan berarti menggurui, tetapi mengajak pemirsanya untuk ikut memikirkan kepentingan lokal, misalnya memberitahu bisnis-bisnis lokal yang baik untuk dikunjungi dan dibeli produksinya, dibanding berbelanja di sentra-sentra perbelanjaan kapitalis seperti mal.

Jika panduan wisata itu harus dibawa-bawa, maka usahakan ia tidak mengganggu perjalanan utama dan tidak mengkonsumsi baterai alat terlalu cepat. Jika unsur multimedia dan visual sangat dipentingkan, maka ia lebih cocok dikonsumsi ketika kita dalam kondisi diam, seperti di tempat akomodasi, atau justru dalam proses perencanaan sebelum melakukan perjalanan.

Satu hal yang lagi yang luput dari kebanyakan panduan wisata adalah alur cerita (storytelling). Ketika disodorkan dengan berbagai pilihan informasi, pengguna belum tentu tahu mana yang baik buatnya. Lebih dari sekadar rekomendasi, panduan wisata harus bisa menyuguhkan kemasan cerita yang menarik untuk diikuti oleh pengguna, layaknya “me” sebuah film hidup, atau menyusuri sebuah museum hidup.

Contohnya, jika berkeliling Jakarta, kita bisa mengemasnya menjadi urut-urutan tertentu, misalnya sesuai narasi kronologis sejarah. Selain belajar tentang sejarah secara tekstual, pengguna pun dapat melihat kondisi terkini situs yang dikunjunginya. Dengan begitu, ia tidak hanya berusaha memenuhi harapan-harapannya, tetapi juga menerima kondisi riil yang ada dan menjadikannya sebuah pembelajaran. Ini semua merupakan bagian dari wadah besar bernama "responsible travel".
Quote:
Quote:
Bersahabat dengan Gadget Selama Perjalanan

Bagi generasi muda, gadget menjadi barang wajib untuk dibawa selama perjalanan. Rasanya, tanpa alat elektronik kesayangan seperti telepon genggam, pemutar lagu portabel, komputer jinjing dan komputer tablet, perjalanan menjadi tak sempurna.

Kebutuhannya tidak lagi sekadar menghubungi keluarga atau teman dekat ketika berada di perjalanan, tetapi lebih luas dari itu: kebutuhan sosial, mendapatkan informasi & pengetahuan, sampai menghibur diri.

Tetapi, jangan sampai kebutuhan ini berubah menjadi ketergantungan. Ketergantungan akan membuat perjalanan kita menjadi tak ubahnya hanya memindahkan fisik, tetapi tidak membuat kita menikmati dan mendapatkan manfaat dari perjalanan itu sendiri.



Jika Anda suka membawa gadget, perhatikan beberapa faktor berikut ini agar gadget Anda justru bermanfaat, tidak membawa mudarat.

Kebutuhan: Sesuaikan jumlah gadget dengan kebutuhan bepergian. Jika bepergian ke sebuah pulau atau pantai di mana kegiatan utamanya adalah olahraga atau rekreasi air, maka kemungkinan gadget yang Anda perlukan hanya ponsel dan kamera saku. Kalau tujuan perjalanan adalah murni dokumentasi, maka Anda bisa membawa kamera dan kit lensa lengkap. Pintar-pintarlah memilih.

Selektif: Usahakan memiliki gadget seringan, seringkas dan selengkap mungkin fiturnya untuk tujuan perjalanan Anda. Misalnya, sebuah ponsel pintar yang bisa membaca dan mengirim email, menelusuri halaman web dan menelepon akan cukup daripada membawa komputer tablet atau komputer jinjing sebagai “tambahan”.

Jika lebih ingin membawa komputer tablet, maka tinggalkan komputer jinjing, dan sebaliknya. Untuk ponsel, cari ponsel yang bisa diganti-ganti kartunya sehingga Anda bisa membeli paket perdana seluler di daerah tujuan.

Efisiensi: Bawalah pemanjang atau pencabang kabel agar bisa mengisi baterai beberapa gadget sekaligus. Bawa baterai cadangan. Pelajari jenis stop kontak yang ada di daerah tujuan. Cari gadget yang hemat energi. Jika membawa hard disk eksternal atau kartu memori kamera, usahakan membawa yang kapasitasnya sangat besar sehingga tidak perlu membawa beberapa alat sekaligus.

Etika: Gadget digunakan pada waktu yang tepat, tidak ketika berinteraksi dengan orang lain, berjalan menyusuri keramaian atau berada di tempat suci, misalnya. Ada waktu di mana Anda bisa menggunakannya sehingga tidak merugikan orang lain.

Selain itu, manfaatkan fitur-fitur di gadget Anda untuk patuh pada kondisi yang berlangsung, misalnya Airport Mode ketika mengudara, non-aktifkan dering telepon ketika berada di tempat penting, atau tidak mengambil foto sembarangan apalagi di tempat-tempat sensitif seperti kedutaan atau fasilitas pemerintah.

Keamanan: Belilah asuransi perjalanan yang mencakup penggantian untuk kehilangan alat elektronik atau bagasi.

Kemas ringkas: Seberapa banyak pun gadget yang dibawa, usahakan mengemasnya seringkas mungkin dan mudah dicapai jika diminta untuk dikeluarkan oleh petugas imigrasi atau keperluan lainnya.

Selamat bepergian dengan gadget-gadget Anda, semoga menyenangkan.
sumber:
beberapa sumber...



Quote:
monggo gan mampir ke cerita inspiratif ane:
Ketika Tindakan Lebih Dari Sekedar Kata-Kata
(Pejuang Anak Jalanan)
http://bit.ly/vnjBHT
Reply With Quote
  #24  
Old 21 December 2011, 23:25
profgypi's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jun 2011
Location: http://forum.vivanews.com/fashion/248131-sixpack-builder-free-personal-trainer-pt-online.html
Posts: 382
Thanks: 2
Thanked 2 Times in 1 Post
profgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top member
Default

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
have a nice holiday gan
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Quote:
monggo gan mampir ke cerita inspiratif ane:
Ketika Tindakan Lebih Dari Sekedar Kata-Kata
(Pejuang Anak Jalanan)
http://bit.ly/vnjBHT
Reply With Quote
  #25  
Old 22 December 2011, 07:19
profgypi's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jun 2011
Location: http://forum.vivanews.com/fashion/248131-sixpack-builder-free-personal-trainer-pt-online.html
Posts: 382
Thanks: 2
Thanked 2 Times in 1 Post
profgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top member
Default

happy thursday agan-agan sekalian...
Reply With Quote
  #26  
Old 22 December 2011, 09:34
birtintong's Avatar
New Member
 
Join Date: Dec 2011
Posts: 95
Thanks: 1
Thanked 2 Times in 1 Post
birtintong is an unknown quantity at this point
Default

trit yang bagus nih, tapi kok sepi ya ga ada yang comment??
Reply With Quote
  #27  
Old 22 December 2011, 10:08
profgypi's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jun 2011
Location: http://forum.vivanews.com/fashion/248131-sixpack-builder-free-personal-trainer-pt-online.html
Posts: 382
Thanks: 2
Thanked 2 Times in 1 Post
profgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top member
Default

Quote:
Originally Posted by birtintong View Post
trit yang bagus nih, tapi kok sepi ya ga ada yang comment??
iy ni, ga ada yg comment, piye jal?
Reply With Quote
  #28  
Old 22 December 2011, 13:39
profgypi's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jun 2011
Location: http://forum.vivanews.com/fashion/248131-sixpack-builder-free-personal-trainer-pt-online.html
Posts: 382
Thanks: 2
Thanked 2 Times in 1 Post
profgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top member
Default

dtunggu komennya agan-agan sekalian...
Reply With Quote
  #29  
Old 22 December 2011, 13:56
birtintong's Avatar
New Member
 
Join Date: Dec 2011
Posts: 95
Thanks: 1
Thanked 2 Times in 1 Post
birtintong is an unknown quantity at this point
Default

kayaknya artikel ini kurang berguna, buktinya tidak ada yang komentar sama sekali nih gan
Reply With Quote
  #30  
Old 22 December 2011, 23:00
profgypi's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jun 2011
Location: http://forum.vivanews.com/fashion/248131-sixpack-builder-free-personal-trainer-pt-online.html
Posts: 382
Thanks: 2
Thanked 2 Times in 1 Post
profgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top memberprofgypi super top member
Default

Quote:
Originally Posted by birtintong View Post
kayaknya artikel ini kurang berguna, buktinya tidak ada yang komentar sama sekali nih gan
iya ni kl emg ga guna ditutup aja tritnya ini, hmmm....
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 07:01.