VIVAnews Forums
Welcome to VIVAforum!
If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed. To start viewing messages, select the forum that you want to visit from the selection below.


Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 24 May 2012, 09:22
bams_cool's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jan 2011
Location: Dunia Penuh Cinta
Posts: 347
Thanks: 5
Thanked 8 Times in 7 Posts
bams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top member
Thumbs up Fernando Lugo Mendez : Presiden Yang MENOLAK Digaji

FERNANDO LUGO MENDEZ bukan konglomerat atau politisi bergelimang uang. Mantan uskup ini hanya pekerja sosial yang kere. Tapi sungguh tak disangka, penganut sosialisme yang mendalami ajaran Pancasila ini malah menolak mendapat gaji selaku Presiden Paraguay, yang diumumkannya pada malam sebelum pelantikannya, Jumat, 16 Agustus 2008 lalu. Keputusan Lugo ini adalah keajaiban terbesar di dunia politik, sepanjang sejarah demokrasi di jagat raya ini.

Sendirian dia melawan arus besar yang berlaku di semua negara, termasuk di AS, di mana jabatan presiden memberikan privilese serta kesempatan memperkaya diri dan kelompok. Keputusan Lugo yang mencengangkan itu disambut gembira oleh ribuan pendukungnya. Namun, Presiden Ekuador Rafael Correa mengingatkan dengan cemas,”Begitu Lugo mulai mengubah berbagai hal, serangan akan dimulai.” Serangan dimaksud bakal berasal dari kalangan kapitalis, termasuk kekuatan politik yang berkiblat ke AS. Bukanlah kebetulan jika semua pemimpin sosialis Amerika Latin hadir dalam acara pelantikan Fernando Lugo, yang berlangsung sederhana di ibukota Asuncion.

Mereka dipersatukan oleh semangat anti-Amerika Serikat, atau setidak-tidaknya berani melawan dan mengatakan TIDAK terhadap negara adi kuasa itu. Sebaliknya negara-negara yang dipimpin para politisi konservatif yang pro Amerika, yaitu Meksiko, Kolumbia, Peru, hanya mengirim utusan. Para presiden beraliran sosialis yang hadir dalam pelantikan “presiden kaum miskin” itu antara lain Hugo Chavez dari Venezuela, Luiz Inacio Lula da Silva (Brasil), Cristina Kirchner (Argentina), Michelle Bachelet (Cili), Evo Morales (Bolivia), dan Rafael Correa (Ekuador). Kehadiran mereka membuat acara pelantikan tersebut menjadi semacam perayaan kebangkitan sosialisme gaya baru di bumi Amerika Latin. Fernando Lugo, 56 tahun, memenangkan pemilu presiden Paraguay pada April lalu. Sebelumnya dia bekerja sebagai uskup Katolik di wilayah-wilayah miskin negara yang bertetangga dengan Brasil, Argentina, dan Bolivia itu. Dia mendapat izin cuti sementara dari Vatikan, memenangkan pemilu, dan menjadi uskup pertama di dunia yang berhasil memenangkan pemilihan presiden.

Gaji presiden Paraguay lebih kecil dibanding gaji anggota DPR-RI

TAHUKAH Anda berapa gaji seorang presiden di Paraguay ? Menurut kantor berita Associated Press, gaji presiden Paraguay adalah sebesar 4.000 dolar AS atau sekitar Rp.37 juta per bulan. Sangat kecil dibandingkan gaji anggota DPR-RI, yaitu sebesar Rp.49 juta per bulan. Dan makin kecil lagi dibandingkan gaji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekitar Rp.150 juta per bulan. Dengan menolak mendapat gaji, pengagum pemikiran Bung Karno ini akan benar-benar menjadi relawan di tampuk kekuasaan Paraguay. Lugo akan menjadi satu-satunya pimpinan negara di dunia yang murni volunteer alias bekerja tanpa mendapat upah. Luar biasa! Memang, dia naik ke puncak kekuasaan di negara itu, berkat dukungan kaum miskin, terutama para petani tanpa tanah dan serikat buruh.

Mungkin keputusannya itu adalah wujud solidaritas paling nyata kepada kalangan miskin, yang mencapai 35,6 persen dari total populasi. Tindakan mulia Fernando Lugo ini cocok betul dengan semboyan kampanye Sutrisno Bachir : karena hidup adalah perbuatan. Sekarang giliran Sutrisno dan para pemimpin Indonesia lainnya untuk mencontoh tindakan nyata Lugo : karena hidup adalah perbuatan nyata ! Hidup adalah melayani…

Petani tak memiliki tanah

PARAGUAY adalah negara paling miskin di kawasan Amerika Latin. Pendapatan utama negara ini bersumber dari produk-produk pertanian, terutama kedelai dan produk turunannya yang menyumbang lebih dari setengah hasil eks****ya, yang pada tahun 2007 tercatat 2.390 juta dolar AS. Tingkat pertumbuhan ekonominya sebenarnya cukup bagus, yaitu 6,4 persen per tahun. Dengan jumlah penduduk “hanya” 6,5 juta jiwa, negara dengan luas wilayah 406.762 km persegi ini seharusnya bisa memakmurkan rakyatnya.

Namun karena negara salah urus; sempat dikuasai oleh kediktatoran selama 39 tahun, korupsi dan nepotisme merajalela, dan lebih dari sepertiga penduduknya adalah petani tanpa tanah; maka label negara termiskin di kawasan itu terpaksa disandangnya.

Cobaan di hari pertama berkuasa : obat dan BBM menghilang dari pasar

KEMENANGAN Lugo yang mengejutkan telah mengakhiri dominasi Partai Colorado selama 61 tahun di negeri yang cantik itu. Tapi bukan tidak mungkin, “Golkar”-nya Paraguay itu akan kembali berkuasa, jika pemerintahan koalisi yang dipimpin Lugo gagal meredam anarkisme yang timbul akibat euforia di kalangan petani miskin. Segera setelah memastikan Lugo menang dalam pemilu, para petani tanpa tanah langsung menyerobot tanah-tanah pertanian yang dikuasai perusahaan-perusahaan besar.

Pada saat yang sama pememerintahan Lugo yang baru berusia sehari sudah langsung digoyang oleh para kapitalis, dengan cara menimbun BBM yang mengakibatkan barang vital itu menghilang dari pasar. Obat-obatan juga raib dari rak-rak apotik. Ini bisa menimbulkan krisis.
Reply With Quote
  #2  
Old 31 May 2012, 10:50
ri4nx's Avatar
Platinum Member
 
Join Date: Mar 2011
Location: solo
Posts: 23,265
Thanks: 0
Thanked 242 Times in 188 Posts
ri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top memberri4nx super top member
Default

jarang ada presiden kayak gn neh .........
Reply With Quote
  #3  
Old 7 June 2012, 09:55
fajarismayoko Male
Guest
 
Posts: n/a
Default

bole di tukar ma presiden kita ga ?
Reply With Quote
  #4  
Old 7 June 2012, 10:58
TangTingTung's Avatar
Senior Member
 
Join Date: May 2012
Location: Lovely Country
Posts: 563
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
TangTingTung super top memberTangTingTung super top memberTangTingTung super top memberTangTingTung super top memberTangTingTung super top memberTangTingTung super top memberTangTingTung super top memberTangTingTung super top memberTangTingTung super top memberTangTingTung super top memberTangTingTung super top member
Default

Mau bener aja susah ya... Presiden yang baik aja masih mau di goyang pemerintahannya
Reply With Quote
  #5  
Old 11 June 2012, 20:11
kasurrusak's Avatar
Senior Member
 
Join Date: Mar 2012
Location: negri antah berantah
Posts: 932
Thanks: 3
Thanked 7 Times in 7 Posts
kasurrusak super top memberkasurrusak super top memberkasurrusak super top memberkasurrusak super top memberkasurrusak super top memberkasurrusak super top memberkasurrusak super top memberkasurrusak super top memberkasurrusak super top memberkasurrusak super top memberkasurrusak super top member
Default

andaikan itu presiden RI.......
Harimau Asia akan bangun dari tidur panjangnya.
Reply With Quote
  #6  
Old 14 June 2012, 16:48
Joe12's Avatar
New Member
 
Join Date: Apr 2012
Location: Medan
Posts: 25
Thanks: 0
Thanked 3 Times in 1 Post
Joe12 is an unknown quantity at this point
Default

Sepertinya para petinggi perlu membaca artikel ini, dan mulai bercermin.....

Mari belajar tentang salah satu suku di Indonesia, suku Karo

AdF.ly - shrink your URLs and get paid! 1
AdF.ly - shrink your URLs and get paid! 2



HIDUP BUDAYA INDONESIA
Reply With Quote
  #7  
Old 22 June 2012, 08:40
bams_cool's Avatar
Junior Member
 
Join Date: Jan 2011
Location: Dunia Penuh Cinta
Posts: 347
Thanks: 5
Thanked 8 Times in 7 Posts
bams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top memberbams_cool super top member
Default Hilangnya Keteladanan

Hal yang hilang saat ini dari para pemimpin kita adalah KETELADANAN.

Ketika pemerintah mencanangkan gerakan penghematan dan kesederhanaan, namun para pejabat baik di eksekutif maupun di legislatif justru mempertontonkan hal-hal yang bertolak belakang. Hidup bermewah-mewah, pakaian necis, harum semerbak dengan parfum mahal, berkendara dengan mobil dinas yang tak kalah mewah.

Selain itu, kita tidak pernah tahu, sebenarnya mau dibawa kemana Indonesia ini oleh para pemangku kekuasaan saat ini.

Ingat jaman Soeharto? Jaman SD dulu kita sudah diminta menghapal GBHN (Garis-Garis Besar Haluan Negara) yang berisikan REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun),,, kita masyarakat jadi tahu, 5- 25 tahun yang akan datang mau kemanakah negeri ini... sayang sekali, karena ini dianggap adalah warisan Orde Baru, jadi justru malah ditinggalkan...

Coba bayangkan, kalau dahulu tidak dibangun PUSKESMAS... bisa dibayangkan bagaimana kondisi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di tingkat kecamatan di seluruh negeri ini. Belum lagi begitu menggaungnya program Pos Yandu...

Masih teringat dahulu ada GN-OTA (Gerakan Nasional _ Orang Tua Asuh), sekarang bagaimana?

Hmmm.... ternyata ada juga baiknya jaman Oede Baru ya, selain harus diakui memang ada buruknya juga!
Reply With Quote
  #8  
Old 14 July 2012, 01:51
zarkuz Male
Guest
 
Location: banjarmangu rt02 rw
Posts: n/a
tembak

nyatanya para petinngi negara banyak yang dibutakan oleh uang
kayaknya yang masyarakat menengah kebawah dan masyarakat yang peduli sama yang lemah harus bergerak
kalau cuma beberapa yang nuntun pihak atas tidak akan bergetar
namun bila semua bersatu menuntut apa yang jadi haknya maka bukan hanya pihak atas namun bisa seluruh kepalsuan di indonesia akan hilang


Kami nggak makan uang tapi kami makan makanan
(Kami nggak butuh uang tapi kami butuh kesejahteraan)

waktunya memerdekakan tanah air dari kepalsuan
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 07:27.